Pol Espargaro Rangkap Peran: Dari Tes Rider hingga Manajer Pembalap Muda

Pol Espargaro dan Daniel Holgado

GPNesia.com – Sosok Pol Espargaro kini tak hanya dikenal sebagai tes rider KTM, tetapi juga menjalani berbagai peran lain di dunia balap.

Selain menjadi reporter untuk televisi Spanyol, ia juga mengemban tanggung jawab sebagai manajer pembalap muda berbakat, Daniel Holgado.

Peran baru ini diakui Pol Espargaro hadir tanpa perencanaan matang. Ia menceritakan bahwa awal mula menjadi manajer terjadi secara tidak sengaja ketika Holgado menghubunginya pada GP Amerika tahun lalu.

Saat itu, pembalap muda tersebut tengah menghadapi masalah dengan manajernya dan membutuhkan bantuan, tidak hanya dalam aspek manajemen, tetapi juga latihan dan pengembangan diri secara menyeluruh.

“Awalnya saya hanya merasa seperti kakak yang membantu adiknya,” ungkap Espargaro. Namun, seiring waktu, Holgado menunjukkan performa yang semakin impresif di Moto2 hingga menjadi salah satu pembalap teratas di klasemen musim ini.

Tak sekadar mengurus kontrak dan karier, Pol Espargaro juga berperan sebagai pelatih bagi Holgado. Ia memberikan arahan terkait cara menghadapi media, menjaga nutrisi, hingga mengelola kesehatan mental dan fisik. Menurutnya, dukungan keluarga Holgado menjadi salah satu faktor penting dalam perkembangan sang pembalap di level elit.

Saat ini, Daniel Holgado menempati peringkat ketiga klasemen Moto2 dan disebut-sebut berpeluang naik ke MotoGP musim depan. Bahkan, rumor menyebutkan adanya ketertarikan dari beberapa tim, termasuk kemungkinan bergabung dengan Gresini MotoGP.

Espargaro menilai Holgado sebagai salah satu talenta muda paling menjanjikan, bersama pembalap lain seperti David Alonso. Di usia yang baru menginjak 20 tahun, Holgado dinilai telah menunjukkan kedewasaan dan performa yang mengesankan sejak musim debutnya di Moto2.

Meski menghadapi tekanan besar dari persaingan dan rumor media, Holgado dinilai mampu mengelola situasi dengan baik. Espargaro menegaskan bahwa lingkungan yang suportif menjadi kunci penting dalam menjaga stabilitas emosional pembalap muda tersebut.

Terkait masa depan, Espargaro mengaku belum memiliki rencana untuk memperluas perannya sebagai manajer bagi pembalap lain. Ia menilai hubungan yang terjalin dengan Holgado sangat personal dan sulit untuk direplikasi.

“Hubungan kami lebih dari sekadar manajer dan pembalap. Saya melihatnya seperti adik sendiri,” ujarnya.

Dengan berbagai peran yang dijalani saat ini, Espargaro menunjukkan bahwa karier di dunia balap tidak selalu berhenti di lintasan, melainkan bisa berkembang ke berbagai arah yang tak terduga.

Baca berita terbaru hari ini seputar MotoGP, Moto2, Moto3, F1 dan Otomotif di GPNesia.com melalui Google News + Facebook

Exit mobile version