GPNesia.com – Nasib kurang beruntung masih menaungi perjalanan pembalap Moto2 Indonesia, Mario Suryo Aji pada musim kompetisi 2026.
Rider muda berusia 22 tahun yang memperkuat Honda Team Asia ini harus pulang dengan tangan kosong dari Sirkuit Circuit of The Americas, Austin, Amerika Serikat, setelah mengalami insiden crash yang memupus harapan meraih angka pertamanya di seri Moto2 Amerika.
Kondisi tersebut membuat koleksi poin pembalap binaan PT Astra Honda Motor ini stagnan di angka 3 poin sepanjang musim 2026. Padahal, peluang untuk menambah poin sebenarnya terbuka lebar mengingat posisi yang ia tempuki saat insiden terjadi.
Insiden di Lap-Lap Akhir
Dalam perkembangan balapan yang berlangsung cukup ketat, Mario Suryo Aji berhasil bertahan di urutan ke-15 klasemen sementara. Posisi tersebut sebenarnya sudah cukup untuk membawa pulang satu poin valuable bagi timnya.
Namun, nahas menimpa saat beberapa lap menjelang garis finis, rider asal Indonesia ini kehilangan kendali dan mengalami crash yang mengakhiri perjuangannya lebih awal.
Sebelumnya, performa Mario Suryo Aji menunjukkan tren positif. Ia sempat menembus posisi 10 besar sebelum bendera merah (red flag) dikibarkan akibat insiden di trek.
Setelah restart dilakukan, tantangan semakin berat dirasakan oleh pembalap Moto2 Indonesia ini dalam mempertahankan ritme dan momentum balapan.
Pengakuan Jujur atas Kesalahan Fatal
Pasca-balapan, Mario Suryo Aji dengan terbuka mengakui bahwa insiden tersebut merupakan kesalahan fatal yang seharusnya bisa dihindari.
Ia menyesali momen krusial yang membuatnya gagal finis dan kehilangan peluang emas meraih poin perdana di seri Amerika.
“Sebelum red flag dan juga setelah restart, saya pikir balapan berjalan cukup baik, tetapi pada akhirnya saya melakukan kesalahan dan itu sepenuhnya kesalahan saya,” ungkap Mario dengan nada menyesal.
Lebih lanjut, ia menyatakan bahwa kesalahan tersebut adalah hal yang tidak dapat diterima dalam dunia balap profesional dan tidak boleh terulang lagi di masa mendatang.
Rasa frustrasi jelas terlihat dari ekspresinya, mengingat akhir pekan yang sulit dijalani sejak sesi latihan bebas.
“Itu adalah kesalahan yang tidak dapat diterima dan itu adalah sesuatu yang tidak boleh terjadi lagi. Ini membuat frustrasi karena setelah akhir pekan yang sulit, saya masih percaya kami bisa mendapatkan sesuatu dari balapan ini,” tutur Mario Suryo Aji.
Ia juga merefleksikan bahwa kesulitan yang dialami sejak hari pertama tiba di Austin telah memberikan dampak signifikan terhadap performanya secara keseluruhan, termasuk ritme berkendara dan mental bertanding.
“Tetapi sayangnya saya tidak bisa menyelesaikan pekerjaan. Sejak hari pertama, saya mempersulit diri sendiri dan itu memengaruhi seluruh akhir pekan, ritme, dan juga momentum,” tambahnya dengan penuh introspeksi.
Fokus ke Seri Berikutnya di Moto2 Spanyol 2026
Meskipun hasil di Austin tidak sesuai ekspektasi, semangat juang pembalap Moto2 Indonesia ini tidak padam. Mario Suryo Aji kini memfokuskan pikirannya untuk bangkit dan menunjukkan performa terbaik pada seri berikutnya yang akan digelar di Sirkuit Jerez, Spanyol.
Langkah recovery menjadi prioritas utama, baik secara fisik maupun mental, untuk menghadapi tantangan baru di Eropa. Ia berkomitmen untuk melakukan evaluasi menyeluruh dan memperbaiki segala kekurangan yang teridentifikasi selama akhir pekan di Amerika Serikat.
“Jadi sekarang yang terpenting adalah mengatur ulang mental, pulih dengan benar, dan kembali dengan pola pikir yang lebih kuat untuk Jerez,” ujar Mario Suryo Aji menegaskan tekadnya.
Ia juga tak lupa menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh crew tim yang telah bekerja keras mendukungnya sepanjang minggu balapan di Austin, meski hasil akhirnya belum sesuai harapan bersama.
“Saya ingin berterima kasih kepada tim saya atas semua pekerjaan yang mereka lakukan sepanjang minggu dan saya akan melakukan yang terbaik untuk kembali lebih baik di putaran berikutnya,” pungkas pembalap muda berbakat ini dengan penuh determinasi.
Baca berita terbaru hari ini seputar MotoGP, Moto2, Moto3, F1 dan Otomotif di GPNesia.com melalui Google News + Facebook
