Joan Mir Gagal Podium Kedua MotoGP Catalunya 2026 Gegara Tekanan Ban

Avatar photo
Joan Mir Gagal Podium Kedua MotoGP Catalunya 2026
FOTO: HONDA HRC CASTROL (@HRC_MotoGP)

GP Nesia – Grand Prix MotoGP Catalunya 2026 menghadirkan drama besar yang berujung pahit bagi pembalap Honda HRC Castrol, Joan Mir, setelah ia harus kehilangan posisi podium kedua akibat penalti tekanan ban yang dijatuhkan oleh penyelenggara balapan.

Hukuman tersebut diberikan karena Joan Mir dinilai melanggar regulasi tekanan minimum ban yang telah ditetapkan, sehingga ia dikenai penalti waktu sebesar 16 detik yang membuat posisinya merosot jauh dalam hasil akhir lomba.

Balapan di Catalunya sendiri berlangsung sangat kacau dan penuh insiden, termasuk dua kali pengibaran bendera merah (red flag) akibat kecelakaan beruntun yang melibatkan sejumlah pebalap papan atas MotoGP.

Situasi ini membuat jalannya lomba harus dihentikan sementara sebanyak dua kali demi keselamatan para pembalap di lintasan.

Insiden pertama terjadi pada lap ke-12 ketika Alex Marquez dan Pedro Acosta terlibat tabrakan di lintasan lurus menuju Tikungan 10.

Benturan keras tersebut membuat balapan dihentikan untuk pertama kalinya karena kondisi lintasan dinilai tidak aman untuk dilanjutkan.

Setelah restart pertama dilakukan, balapan kembali tidak berjalan mulus. Kali ini kecelakaan terjadi di Tikungan 1 yang melibatkan Johann Zarco, Luca Marini, dan Francesco Bagnaia.

Insiden tersebut kembali memaksa race direction mengeluarkan bendera merah kedua dan menghentikan jalannya lomba.

Pada restart kedua, Fabio Di Giannantonio tampil sebagai pemenang balapan setelah berhasil menjaga konsistensi hingga garis finis.

Sementara itu, Joan Mir sebenarnya sempat menyentuh garis finis di posisi kedua dan tampil impresif sepanjang lomba, namun hasil tersebut berubah drastis setelah penalti 16 detik diterapkan akibat pelanggaran tekanan ban.

Akibat penalti tersebut, Francesco Bagnaia sempat naik ke posisi ketiga dalam klasemen hasil balapan sementara.

Namun, posisinya juga belum sepenuhnya aman karena pebalap Ducati itu turut masuk dalam daftar investigasi steward FIM terkait pelanggaran tekanan ban, yang berpotensi mengubah hasil akhir lebih lanjut.

Selain Joan Mir, beberapa pebalap lain seperti Raul Fernandez, Toprak Razgatlioglu, Alex Rins, dan Jack Miller juga turut menerima penalti serupa terkait regulasi tekanan ban yang diperketat pada seri ini.

Hal tersebut menambah panjang daftar drama yang terjadi sepanjang Grand Prix Catalunya 2026.

Dalam keterangannya setelah balapan, Joan Mir menyampaikan bahwa hari tersebut merupakan hari yang sangat berat, namun ia tetap memberikan doa terbaik untuk Alex Marquez dan Johann Zarco yang mengalami kecelakaan.

Ia menegaskan bahwa kondisi para pebalap adalah hal yang paling penting di atas segalanya.

“Saya memulai balapan dengan sangat baik dan saya tahu dengan ini saya memiliki kesempatan untuk berjuang meraih sesuatu yang hebat. Fokusnya adalah untuk tetap berada di dekat Acosta dan kemudian melihat apa yang terjadi di lap-lap terakhir, itu menjadi cukup menegangkan di akhir,” ujar Joan Mir.

Ia juga mengapresiasi kerja keras tim Honda HRC Castrol yang telah bekerja maksimal sepanjang akhir pekan. Menurutnya, performa tim sangat menentukan dalam situasi sulit seperti yang terjadi di Catalunya.

“Hasil di lintasan menunjukkan potensi saya dan motor saya dan saya berharap kita dapat menunjukkan kecepatan ini di lebih banyak sirkuit. Penalti itu disayangkan, tetapi itu tidak mengurangi kecepatan yang kami tunjukkan dan di mana kami melewati garis finis,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *