GP Nesia – Pada gelaran balapan Moto2 Catalunya 2026 yang berlangsung di Sirkuit Barcelona pada Minggu (17/5/2026), pembalap Beta Tools SpeedRS, Celestino Vietti berhasil mengamankan posisi podium kedua dalam sebuah balapan yang berlangsung ketat dan penuh tekanan sejak awal hingga akhir.
Balapan ini menjadi momen penting bagi tim Beta Tools SpeedRS sekaligus bagi pembalap asal Italia tersebut.
Start dari posisi terdepan atau pole position, Vietti langsung menunjukkan agresivitas tinggi dengan menggeber motor Boscoscuro dan memimpin jalannya lomba sejak lap-lap awal.
Sepanjang balapan yang berlangsung selama 21 lap di lintasan Catalan, pembalap didikan Valentino Rossi itu mampu mempertahankan ritme kompetitif dan menjaga posisi terdepan dengan kecepatan yang konsisten.
Namun, dominasi tersebut akhirnya mendapat tantangan serius dari pembalap Spanyol, Manuel Gonzalez, yang tampil bersama tim Liqui Moly Dynavolt Intact GP.
Gonzalez akhirnya berhasil mengambil alih posisi terdepan di fase akhir balapan. Ia keluar sebagai pemenang Moto2 Catalunya 2026 di Barcelona, sementara Celestino Vietti harus merelakan posisinya setelah mengalami penurunan performa signifikan ketika balapan menyisakan tiga lap terakhir.
Penurunan performa tersebut membuat Vietti tidak mampu lagi mempertahankan keunggulan dari tekanan Gonzalez yang tampil lebih kuat dalam pengelolaan ban di fase penentuan.
Meski demikian, ia tetap berusaha maksimal hingga garis finis dan berhasil mengamankan posisi kedua yang sangat berharga.
Hasil tersebut juga membawa dampak positif dalam klasemen sementara kejuaraan, di mana Celestino Vietti berhasil naik ke posisi ketiga secara keseluruhan. Capaian ini menjadi modal penting bagi dirinya dan tim dalam persaingan musim yang masih panjang.
Usai balapan, tim Beta Tools SpeedRS dijadwalkan kembali turun ke lintasan pada hari Selasa untuk menjalani sesi uji coba resmi. Agenda tersebut dianggap krusial sebagai bagian dari pengembangan motor dan evaluasi performa menjelang seri berikutnya.
Dalam keterangannya, Vietti menyampaikan rasa puas sekaligus evaluasi atas hasil yang diraih. Ia mengaku senang dengan kerja keras tim sepanjang akhir pekan, meski sedikit kecewa karena kehilangan kemenangan di lap-lap terakhir akibat keunggulan strategi pengelolaan ban lawan.
“Saya sangat senang untuk diri saya sendiri dan untuk tim karena kami bekerja dengan sangat baik sepanjang akhir pekan. Sayang sekali kalah dalam balapan di lap-lap terakhir, tetapi Manu mengelola ban dengan lebih baik dan memiliki sesuatu yang lebih di akhir. Sekarang kami akan memanfaatkan tes ini sebaik mungkin, mengerjakan beberapa detail untuk tiba di Mugello yang terasa seperti rumah bagi saya dengan lebih termotivasi dan siap untuk tampil baik,” ujar Celestino Vietti.





