GPNesia.com – Isu cedera bahu yang dialami Marc Marquez kembali menjadi sorotan di tengah performanya yang belum kembali ke level terbaik pada musim ini.
Kondisi tersebut memunculkan berbagai analisis, termasuk dari mantan pembalap MotoGP, Alex Barros, yang menilai bahwa proses pemulihan cedera seperti yang dialami Marquez tidak bisa dianggap singkat dan membutuhkan kesabaran tinggi.
Cedera bahu Marquez disebut-sebut masih memengaruhi kemampuan balapnya, terutama dalam situasi pengereman yang menuntut kekuatan penuh dan stabilitas tubuh.
Sejumlah pengamat bahkan menduga kondisi tersebut turut berperan dalam kecelakaan yang terjadi pada Grand Prix Spanyol akhir pekan lalu, meski Marquez sendiri mengaku bertanggung jawab penuh atas insiden tersebut.
Pembalap asal Spanyol itu juga diketahui memiliki standar yang sangat tinggi terhadap dirinya sendiri. Ia menilai kesalahan yang terjadi di Jerez tidak dapat diterima, meskipun banyak pihak menilai kondisi fisiknya belum pulih sepenuhnya dan masih membutuhkan waktu adaptasi.
Dalam sebuah wawancara bersama Nico Abad, Alex Barros memberikan pandangan yang cukup terbuka mengenai situasi yang dihadapi Marquez musim ini.
Ia bahkan menyebut bahwa pengalaman pribadinya dengan cedera bahu membuatnya memahami betapa sulitnya proses pemulihan yang sedang dijalani Marquez saat ini.
Dengan nada bercanda, ia menggambarkan bahwa nasib kurang beruntung Marquez terasa terlihat dari kondisi performanya di lintasan.
Namun di balik itu, ia menegaskan bahwa cedera pada bagian bahu, terutama yang melibatkan tendon dan operasi, merupakan jenis cedera yang sangat kompleks dan tidak bisa pulih secara instan.
Menurut Alex Barros, pengalaman pribadinya menunjukkan bahwa pemulihan hingga kondisi 100 persen bisa memakan waktu hampir satu tahun penuh.
Bahkan setelah periode tersebut, tidak semua pembalap bisa kembali ke performa sempurna seperti sebelumnya.
Ia menilai bahwa kondisi 80 hingga 90 persen masih mungkin dicapai, tetapi untuk kembali sepenuhnya ke level maksimal adalah tantangan yang sangat besar.
Pernyataan tersebut memperkuat pandangan bahwa Marquez perlu waktu lebih panjang untuk kembali tampil konsisten.
Kondisi ini juga menjadi perhatian serius mengingat persaingan MotoGP musim ini semakin ketat dengan banyaknya pembalap dan pabrikan yang tampil kompetitif.
Di sisi lain, perkembangan positif datang dari Ducati setelah menjalani sesi uji coba di Jerez pada hari Senin.
Hasil pengujian tersebut disebut memberikan beberapa peningkatan teknis yang dapat membantu Marquez dalam upayanya kembali bersaing di papan atas.
Hal ini juga membuat Alex Barros menilai bahwa peluang Marquez untuk kembali bersaing dalam perebutan gelar masih terbuka.
Ia bahkan menyatakan keyakinannya untuk “bertaruh” pada Marquez dalam persaingan kejuaraan, dengan alasan bahwa Ducati menunjukkan perkembangan yang menjanjikan.
Selain itu, ia menyoroti bahwa Aprilia juga tampil sangat kuat, sehingga persaingan musim ini semakin menarik.
Dalam balapan terbaru, kemenangan juga sempat diraih oleh Alex dengan Ducati dalam sebuah performa yang dianggap luar biasa, menunjukkan bahwa motor pabrikan Italia tersebut masih memiliki potensi besar untuk mendominasi.
Marc Marquez sendiri turut mengapresiasi kemajuan yang ditunjukkan Ducati setelah tes tersebut. Ia merasa lebih percaya diri dengan arah pengembangan tim, yang memberinya harapan baru untuk bisa memperkecil selisih poin di klasemen sementara.
Saat ini, Marquez tertinggal sekitar 44 poin dari pemimpin klasemen, Marco Bezzecchi. Dengan kondisi tersebut, Grand Prix Prancis yang akan datang menjadi salah satu kesempatan penting untuk memangkas jarak dan kembali masuk dalam persaingan gelar.
Dengan berbagai dinamika tersebut, pandangan Alex Barros menjadi salah satu referensi yang menegaskan bahwa proses pemulihan cedera bahu bukan hanya soal fisik, tetapi juga kesabaran dan adaptasi jangka panjang bagi seorang pembalap elite seperti Marc Marquez.







