GPNesia.com – Grand Prix Formula 1 Miami 2026 pada Minggu (3/5) waktu setempat diwarnai keputusan steward yang menjatuhkan penalti lima detik kepada pembalap Red Bull, Max Verstappen, setelah dinyatakan melanggar batas garis keluar pitlane.
Meski demikian, hasil akhir balapan tetap menempatkannya di posisi kelima.
Insiden tersebut bermula ketika Max Verstappen menjalani pitstop lebih awal pada lap ke-6.
Keputusan tersebut diambil setelah safety car keluar pada fase awal lomba, dipicu kecelakaan yang melibatkan dua pembalap, Isack Hadjar dan Pierre Gasly.
Momen itu dimanfaatkan sejumlah tim untuk melakukan strategi pit lebih cepat, termasuk kubu Red Bull.
Namun, dalam proses kembali ke lintasan, mobil Verstappen terpantau melewati garis putih pembatas di area pintu keluar pit.
Pada awalnya, pengawas balapan tidak dapat langsung mengambil keputusan karena keterbatasan sudut pandang kamera yang tersedia selama insiden berlangsung.
Setelah balapan selesai, steward kemudian melakukan peninjauan ulang menggunakan rekaman video tambahan dari sudut berbeda.
Dari analisis tersebut, terlihat jelas bahwa bagian luar ban depan kiri mobil Verstappen menyentuh hingga melewati garis putih solid di area keluar pitlane.
Dalam pernyataan resminya, para steward menjelaskan bahwa pada saat kejadian, bukti visual yang tersedia tidak cukup untuk memastikan pelanggaran secara langsung.
Oleh karena itu, mereka memilih untuk melakukan investigasi lanjutan setelah lomba guna memperoleh gambaran yang lebih akurat dari berbagai sudut kamera.
Hasil peninjauan ulang tersebut kemudian mengonfirmasi adanya pelanggaran terhadap regulasi yang tercantum dalam Lampiran L, Bab IV, Pasal 6 huruf c dari Kode Olahraga Internasional.
Atas dasar pelanggaran itu, steward menjatuhkan penalti waktu lima detik sebagai konsekuensi.
Dalam penjelasan lebih lanjut, steward juga menyebut bahwa pengemudi yang bersangkutan sempat kembali ke lintasan dalam kondisi bendera kuning penuh berkibar.
Hal ini menjadi bagian dari pertimbangan dalam proses evaluasi, meskipun keputusan utama tetap didasarkan pada posisi kendaraan yang melewati garis pembatas pit exit.
Di sisi lain, Max Verstappen hampir saja mengamankan posisi lebih tinggi dari Charles Leclerc dari Ferrari menjelang akhir balapan, tepatnya saat keluar dari tikungan terakhir.
Namun, situasi klasemen berubah setelah Leclerc juga menerima penalti lebih berat, yakni 20 detik, akibat insiden pemotongan beberapa tikungan di lap terakhir ketika mobilnya mengalami kerusakan.
Akibat penalti tersebut, Leclerc yang semula berada di depan akhirnya turun hingga posisi kedelapan. Ia harus rela berada di belakang rekan setimnya Lewis Hamilton serta pembalap Alpine, Franco Colapinto, yang naik posisi berkat perubahan hasil akhir tersebut.
Meski mendapat tambahan waktu penalti, Max Verstappen tetap mempertahankan posisi kelima dalam klasemen akhir GP Miami 2026 karena penalti Leclerc memberikan dampak yang lebih besar terhadap urutan akhir balapan.
Situasi ini membuat perubahan posisi di papan tengah klasemen berlangsung cukup dinamis hingga setelah bendera finis dikibarkan.
Dengan hasil ini, Max Verstappen kembali menjadi sorotan bukan hanya karena performa balapnya yang kompetitif, tetapi juga karena keputusan steward yang turut memengaruhi hasil akhir salah satu balapan paling dramatis musim ini di Miami.







