Raul Fernandez, Ketegangan Lama Terungkap Usai Insiden GP Catalunya

Avatar photo
Massimo Rivola Kecewa Jorge Martin Ditabrak Raul Fernandez
FOTO: MOTOGP.COM

GPNesia.com – Insiden tabrakan di GP Catalunya 2026 akhir pekan lalu antara Raul Fernandez dan Jorge Martín ternyata membuka kembali cerita lama yang selama ini tidak banyak diketahui publik.

Peristiwa di lintasan tersebut bukan hanya soal perebutan posisi, tetapi juga memunculkan dugaan adanya ketegangan personal yang telah berlangsung sejak lama di antara keduanya.

Dalam insiden itu, Raul Fernandez disebut-sebut menunjukkan sikap yang mengarah pada anggapan bahwa Jorge Martín menjadi pihak yang bertanggung jawab atas kecelakaan tersebut.

Situasi ini membuat hubungan keduanya kembali menjadi sorotan, terlebih setelah keduanya tidak terlihat saling memastikan kondisi satu sama lain usai benturan terjadi di lintasan.

Fakta mengejutkan datang dari mantan direktur olahraga LCR, Oscar Haro, yang mengungkap bahwa hubungan keduanya memang tidak pernah harmonis sejak masih remaja.

Menurutnya, persaingan tersebut sudah terlihat bahkan sejak mereka berusia sekitar 14 hingga 15 tahun saat mengikuti sesi motocross.

Haro menjelaskan kepada Nico Abad bahwa Raul Fernández kala itu kerap menolak ikut berlatih jika Jorge Martín hadir di lintasan yang sama.

Bahkan, dalam beberapa kesempatan, ia disebut meminta untuk meninggalkan sirkuit hanya karena keberadaan rivalnya tersebut.

“Mereka tidak pernah berteman… saat saya mengajak Raul balap motorcross, jika Jorge ikut, dia tidak mau ikut. Kami berbicara tentang usia 14 atau 15 tahun,” ungkap Haro.

Ia juga menambahkan bahwa jika Jorge Martín berada di lokasi latihan, maka keputusan untuk meninggalkan sirkuit sering kali diambil meskipun situasi tersebut melibatkan pembalap dari tim berbeda.

Rivalitas keduanya disebut sudah terbentuk sangat kuat sejak awal perjalanan karier mereka.

Keterangan tersebut memberi konteks tambahan terhadap insiden di GP Catalunya, sekaligus menjelaskan mengapa tidak ada interaksi hangat setelah kecelakaan terjadi.

Dalam situasi tersebut, Raul Fernández kembali menjadi sorotan karena sikap dan reaksinya di tengah tensi yang meningkat.

Sementara itu, Jorge Martín sendiri diketahui tengah berada dalam kondisi emosional setelah insiden tersebut.

Ia disebut frustrasi karena kehilangan peluang penting dalam perebutan posisi klasemen, terutama dalam persaingan dengan rekan satu timnya di Aprilia, Marco Bezzecchi.

Kekecewaan itu sempat membuat Martín meluapkan emosi kepada bos Aprilia, Paolo Bonora, sebuah tindakan yang kemudian menuai kritik dari sejumlah penggemar.

Meski demikian, ia telah menyampaikan permintaan maaf terkait cara dirinya merespons situasi tersebut.

Di sisi lain, kabar terbaru justru lebih berfokus pada kondisi kesehatan Martín setelah kecelakaan lanjutan dalam sesi uji coba di Barcelona.

Meski tidak mengalami patah tulang, hingga kini belum ada rincian resmi mengenai tingkat cedera yang dialaminya.

Harapan kini tertuju pada pemulihan Jorge Martín agar ia dapat kembali bersaing di lintasan, melanjutkan persaingan gelar yang masih terbuka dengan Marco Bezzecchi, sekaligus meredakan tensi panjang yang kembali mencuat setelah insiden bersama Raul Fernández di GP Catalunya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *