Kemenangan spektakuler Marco Bezzecchi bersama Aprilia Racing menorehkan sejarah baru di MotoGP Amerika 2026.
Balapan yang berlangsung di Circuit of the Americas ini bukan hanya menjadi momen penting bagi Bezzecchi, tetapi juga tonggak bersejarah bagi tim Italia yang semakin menunjukkan dominasinya.
Meskipun memulai balapan dari posisi keempat akibat penalti di sesi kualifikasi, Marco Bezzecchi menunjukkan ketangguhan luar biasa.
Kontak pada lap pertama sempat merusak sayap belakang motornya, namun ia berhasil bangkit dan memimpin sejak akhir lap pertama hingga garis finis, menegaskan performa impresifnya.
Dengan kemenangan ini, Bezzecchi mencatatkan lima kemenangan beruntun, menjadikannya pembalap ketiga di era modern MotoGP yang mampu menorehkan prestasi serupa setelah Valentino Rossi dan Marc Márquez.
Ini juga menjadi kemenangan keenamnya di kelas utama bersama Aprilia Racing, sekaligus menjadikannya pembalap pertama yang menjuarai tiga seri pembuka Grand Prix dalam satu musim sejak 2014.
Lebih jauh, Marco Bezzecchi menjadi pembalap era modern pertama yang memenangkan lima balapan GP berturut-turut dengan memimpin dari lap pertama hingga terakhir.
Total lap yang ia pimpin kini mencapai 121, melewati rekor Jorge Lorenzo yang sebelumnya tercatat 103 lap. Dominasi ini menunjukkan konsistensi luar biasa dalam lima balapan terakhirnya.
Kontribusi besar juga datang dari Jorge Martín, yang finis kedua setelah tampil konsisten sepanjang balapan.
Ini merupakan podium keduanya secara beruntun di kelas utama bersama Aprilia Racing, sekaligus podium kedua dalam satu akhir pekan setelah sebelumnya menjuarai sprint race.
Kemenangan ini menambah koleksi Aprilia Racing menjadi 11 kemenangan di kelas utama, termasuk kemenangan kedua di Austin setelah Maverick Viñales menjuarai pada 2024.
Aprilia juga mencatatkan podium satu-dua ketiga di kelas utama, sekaligus menjadi pertama kalinya tim berhasil meraih dua finis satu-dua secara beruntun dalam sejarah.
Dengan tambahan hasil ini, total raihan Aprilia Racing di ajang World Grand Prix Motorcycle Racing kini mencapai 305 kemenangan. Prestasi ini menegaskan posisi tim asal Noale sebagai salah satu kekuatan paling kompetitif di dunia motorsport.
Mengomentari kemenangannya, Marco Bezzecchi mengatakan, “Kesalahan di hari Sabtu bisa dihindari, tapi dukungan tim selalu penuh. Hari ini yang terpenting adalah tampil maksimal di balapan. Saya sangat senang dan bangga—balapan ini adalah impian lama saya. Bisa menyelesaikan balapan seperti ini rasanya luar biasa.”
Sementara itu, Jorge Martín menambahkan, “Saya sangat berterima kasih kepada Aprilia Racing. Hari Sabtu saya berhasil memenangkan sprint race, dan hari ini saya berusaha sebaik mungkin. Marco tampil luar biasa—meski saya mencoba mengejarnya, kondisi fisik membuat saya sedikit menahan di beberapa lap terakhir. Bisa naik podium di sirkuit yang selalu sulit bagi saya adalah pencapaian penting.”
Massimo Rivola, manajer tim, menyampaikan kepuasannya atas performa Aprilia Racing.
“Hari Minggu yang luar biasa bagi tim, dengan dua pembalap tampil maksimal dan motor sangat kompetitif. Hasil ini tidak membuat kami puas, tapi justru menjadi motivasi untuk terus mengembangkan performa motor. Hari ini adalah momen bersejarah, namun kami tetap harus memperhatikan pembalap lain yang menghadapi kesulitan, termasuk Ai Ogura, Justin Marks, dan Davide Brivio dari Trackhouse MotoGP Team. Peluang untuk tiga motor Aprilia di podium harus bisa dimaksimalkan di masa mendatang.”
Baca berita terbaru hari ini seputar MotoGP, Moto2, Moto3, F1 dan Otomotif di GPNesia.com melalui Google News + Facebook







