GPNesia.com – Pembalap asal Inggris Tommy Bridewell berhasil menorehkan pencapaian penting dengan finis di posisi kelima pada Race 1 WorldSBK 2026 di Sirkuit MotorLand Aragon.
Hasil tersebut diraih setelah ia sukses menahan tekanan kuat dari Lorenzo Baldassarri pada lap-lap akhir dan mengamankan finis lima besar pertamanya di ajang Kejuaraan Dunia Superbike.
Mengusung tim Superbike Advocates, Tommy Bridewell menunjukkan progres signifikan sepanjang musim WorldSBK MOTUL FIM.
Setelah sebelumnya mencatat hasil terbaik di Republik Ceko, performanya kembali meningkat di Aragon, menegaskan tren positif adaptasinya di kompetisi level dunia tersebut.
Pada sesi Tissot Superpole, Bridewell mencatat waktu 1 menit 47,942 detik yang menempatkannya di posisi kedelapan.
Namun, ia kemudian naik ke posisi ketujuh setelah Alberto Surra mendapat penalti start dari belakang grid.
Selisih waktunya dengan peraih pole position, Nicolo Bulega, hanya sekitar satu detik, memberi modal penting untuk balapan utama 18 lap.
Saat Race 1 dimulai, Tommy Bridewell langsung tampil agresif dengan melesat ke posisi lima dari start ketujuh.
Ia sempat membuntuti Alex Lowes dan Sam Lowes yang berada di posisi tiga dan empat. Bahkan pada Lap 2, ia berhasil menyalip pembalap Bimota dan memperkuat posisinya di grup depan.
Memasuki pertengahan lomba, jarak antara Bridewell dan Alex Lowes sempat stabil, bahkan hanya terpaut sedikit lebih dari satu detik pada Lap 12.
Namun, menjelang akhir balapan ia mulai tertekan dan kehilangan ritme, sehingga Baldassarri terus mendekat dan memberikan ancaman serius hingga garis finis.
Meski mendapat tekanan ketat, Tommy Bridewell tetap mampu mempertahankan posisi kelima hingga akhir balapan, menjadikannya hasil terbaik dalam karier WorldSBK-nya sejauh ini.
Catatan tersebut juga melampaui hasil sebelumnya yang ia raih di Autodrom Most ketika finis kedelapan.
Usai balapan, Tommy Bridewell mengungkapkan rasa bangganya. Ia menyebut dirinya hampir kehabisan kata-kata atas pencapaian tersebut, terutama karena tim dibentuk dalam waktu singkat namun mampu bersaing di level dunia.
Ia juga menyoroti performa Ducati serta kerja keras seluruh anggota tim Superbike Advocates yang membuat hasil tersebut terwujud.
Ia menambahkan bahwa kondisi balapan yang sangat kompetitif membuat hasil ini terasa istimewa, terlebih Aragon baru menjadi pengalaman keduanya di lintasan tersebut.
Menurutnya, kecepatan yang ditunjukkan sepanjang akhir pekan menjadi bukti kualitas motor dan kerja tim yang solid.
Menatap hari Minggu, Tommy Bridewell menilai kondisi ban akan menjadi faktor krusial, terutama dalam Balapan Superpole yang menentukan posisi start Race 2.
Ia menekankan pentingnya start yang baik, menjaga ritme, serta memaksimalkan peluang di tengah kondisi cuaca panas yang diperkirakan masih berlanjut, meski sedikit lebih sejuk dibanding hari sebelumnya.










