GP Nesia – Start impresif pembalap Indonesia tersebut langsung mencuri perhatian di ajang Moto3 musim 2026. Performa konsisten sejak awal membuat Veda Ega Pratama menembus jajaran rookie terbaik dengan catatan yang tergolong istimewa dibanding para debutan lainnya.
Mengusung tim Honda Team Asia, pembalap muda ini telah mengoleksi 61 poin dari enam seri balapan. Dalam periode tersebut, ia berhasil mencatatkan satu kali podium dan tiga kali finis di posisi enam besar, sebuah capaian yang menegaskan stabilitas performanya di musim debut.
Konsistensi tersebut menempatkan Veda Ega Pratama di posisi keempat dalam daftar rookie terbaik setelah enam balapan Moto3 sepanjang era modern. Lebih menarik lagi, ia masih menjadi rookie terbaik di Moto3 2026 sejauh ini, mengungguli debutan lain yang juga memiliki reputasi tinggi.
Salah satu pembanding terdekat datang dari Brian Uriarte, yang berstatus juara Red Bull Rookies Cup dan JuniorGP. Namun, performa Veda Ega Pratama tetap berada di atasnya dalam klasemen rookie sementara, menunjukkan adaptasi cepatnya di level Grand Prix.
Dalam sejarah enam balapan awal rookie Moto3, hanya tiga nama yang pernah mencatat kemenangan, yaitu Pedro Acosta, Máximo Quiles, dan Romano Fenati. Di antara mereka, Acosta menjadi yang paling dominan dengan tiga kemenangan beruntun dari seri kedua hingga keempat, serta total empat podium dari enam balapan awalnya.
Dominasi Acosta berujung pada gelar juara dunia Moto3 2021 sebelum ia naik kelas ke Moto2 pada musim berikutnya. Catatan akselerasi kariernya masih dianggap sebagai salah satu yang tercepat dalam sejarah Moto3 modern.
Sementara itu, Quiles dan Fenati masing-masing mencatat satu kemenangan dalam enam seri awal mereka sebagai rookie. Di sisi lain, beberapa nama besar seperti Fabio Quartararo dan Enea Bastianini justru memiliki poin lebih rendah dibanding pencapaian awal sang pembalap Indonesia tersebut.
Perbandingan ini semakin menegaskan bahwa Veda Ega Pratama berada dalam jalur perkembangan yang positif di musim debutnya, bahkan melampaui beberapa rookie yang kini telah berkarier di MotoGP.
Jika dirangkum dalam daftar, posisi rookie terbaik Moto3 setelah enam balapan dalam satu musim adalah sebagai berikut:
- Pedro Acosta (2021) – 111 poin
- Máximo Quiles (2025) – 86 poin
- Romano Fenati (2012) – 61 poin
- Veda Ega Pratama (2026) – 58 poin
- Nicolò Bulega (2016) – 55 poin
- Fabio Quartararo (2015) – 52 poin
- Celestino Vietti (2019) – 52 poin
- David Alonso (2023) – 51 poin
- Marcos Ramírez (2017) – 43 poin
- Ángel Piqueras (2024) – 36 poin
- Diogo Moreira (2022) – 32 poin
- Jeremy Alcoba (2020) – 30 poin
- Enea Bastianini (2014) – 25 poin
- Jaume Masiá (2018) – 21 poin
- John McPhee (2013) – 10 poin
Dengan hasil tersebut, Veda Ega Pratama kini menjadi salah satu sorotan utama di kelas Moto3 musim ini. Performa stabil, kemampuan adaptasi cepat, dan konsistensi finis di posisi atas membuat Veda Ega Pratama dipandang sebagai salah satu rookie paling menjanjikan yang patut diperhitungkan ke depan.







