Iker Lecuona Beri Perlawanan Sengit di Most

Iker Lecuona Lawan Nicolo Bulega
FOTO: Worldsbk.com

GPNesia.com – Persaingan panas tersaji pada putaran Republik Ceko 2026 ajang FIM Superbike World Championship di Sirkuit Autodrom Most.

Pembalap Aruba.it Racing Ducati, Nicolo Bulega, harus berjuang keras sebelum akhirnya mengamankan kemenangan setelah mendapat tekanan ketat dari Iker Lecuona sepanjang balapan.

Kemenangan tersebut menjadi raihan ke-13 bagi Bulega pada musim 2026 sekaligus memperpanjang catatan impresifnya menjadi 17 kemenangan beruntun.

Namun, dominasi itu tidak diraih dengan mudah karena Iker Lecuona terus menempel ketat hingga lap terakhir.

Usai balapan, Iker Lecuona mengaku puas dengan performanya meski gagal merebut posisi pertama. Menurutnya, kecepatan motor yang dimiliki kali ini bahkan melampaui ekspektasi tim.

“Saya sangat senang karena setidaknya saya sudah berusaha di balapan. Kami memiliki kecepatan yang sangat bagus, jauh lebih cepat dari yang saya harapkan; bahkan Nicolo mengatakan kami sangat, sangat cepat. Sulit untuk menyalip karena kami memiliki motor yang sama, tetapi dengan gaya berkendara yang berbeda,” ujar Iker Lecuona.

Pembalap asal Spanyol itu menjelaskan dirinya harus bekerja ekstra keras sejak awal lomba demi memangkas jarak dari Bulega yang sempat unggul hampir satu detik. Situasi tersebut membuat kondisi bannya menurun pada lap-lap penentuan.

“Masalah utama bagi saya adalah saya harus terlalu memaksakan diri di tiga lap pertama untuk mengejar ketertinggalan hampir satu detik dari Nicolo, dan kemudian saya kesulitan di beberapa lap terakhir dengan ban. Saya hampir jatuh dua kali karena saya mencoba mengejar Nicolo di lap terakhir,” kata Iker Lecuona.

Ia juga mengungkapkan bahwa setelah nyaris terjatuh dua kali di lap terakhir, dirinya memilih bermain aman demi memastikan podium kedua tetap berada dalam genggaman. Baginya, duel melawan Bulega menjadi salah satu pertarungan terbaik yang pernah ia jalani di WorldSBK.

Saat ditanya apakah balapan tersebut menjadi penampilan terbaiknya sejauh ini di kejuaraan dunia superbike, Iker Lecuona menjawab dengan penuh keyakinan.

“100%! Performa kami sangat bagus, dan kecepatannya sedikit mengejutkan kami. Kemarin saya sedikit kesulitan. Di Superpole saya mengharapkan lebih tetapi saya tidak melakukan lap yang sempurna sehingga P3 sudah bagus. Besok, kami memiliki dua kesempatan lagi untuk mencoba mengalahkan Nicolo,” tuturnya.

Sementara itu, Nicolo Bulega mengakui kemenangan yang diraihnya di Autodrom Most terasa sangat berat. Meski finis terdepan, pembalap Italia tersebut mengaku tidak sepenuhnya nyaman dengan kondisi motornya sepanjang lomba.

“Ini balapan yang sangat sulit, Iker sangat kuat. Sejujurnya, saya tidak dalam kondisi 100 persen dengan motor saya,” ujar Bulega kepada WorldSBK.com.

Bulega menyebut dirinya mengalami masalah pada sektor pengereman depan, sesuatu yang sangat krusial di lintasan Most yang memiliki banyak area pengereman keras.

“Saya kehilangan sedikit feeling, terutama di tikungan-tikungan kecil. Saya mengalami sedikit masalah dengan rem depan, dan trek ini sangat kritis untuk rem,” katanya.

Meski menghadapi kendala teknis, Bulega tetap mampu mempertahankan ritme balapan. Pada tiga lap terakhir, ia memutuskan meningkatkan kecepatan dan mencoba membuka jarak dari tekanan yang terus diberikan rivalnya tersebut.

“Kami menjalani pertarungan yang hebat; saya sangat menikmatinya. Di tiga lap terakhir, ketika saya menyalipnya, saya mencoba melupakan masalah-masalah kecil yang saya alami, meningkatkan kecepatan, dan menciptakan jarak antara saya dan dia,” ucap Bulega.

Exit mobile version