Garrett Gerloff Puncaki FP2 Most, Tapi Enggan Jemawa

Garrett Gerloff
FOTO: Worldsbk.com

GPNesia.com – Pembalap Kawasaki, Garrett Gerloff, tampil impresif dengan memimpin sesi latihan bebas kedua (FP2) WorldSBK Republik Ceko 2026 di Sirkuit Most.

Meski berhasil mencatatkan waktu tercepat pada akhir sesi, Garrett Gerloff menegaskan dirinya tidak ingin terlalu percaya diri menghadapi balapan utama akhir pekan ini.

Rider asal Amerika Serikat tersebut memanfaatkan penggunaan ban baru di penghujung FP2 untuk merebut posisi teratas.

Ia berhasil mengungguli pembalap pabrikan Ducati, Nicolo Bulega, yang sebelumnya sempat mengalami kecelakaan pada awal sesi latihan bebas.

Menariknya, setelah mencetak lap tercepat, Gerloff mengaku sempat memastikan kembali jenis ban yang digunakan motornya saat kembali ke garasi tim.

Pembalap Kawasaki itu tampaknya menyadari bahwa hasil apik di latihan belum tentu menjamin performa serupa ketika balapan berlangsung pada Sabtu dan Minggu.

Dalam wawancara usai FP2 bersama WorldSBK.com, Garrett Gerloff mengungkapkan keterkejutannya atas hasil yang diraih di Most.

“Siapa yang tahu? Yang pasti itu tidak akan terjadi di balapan, kan?” ujar Gerloff seperti dikutip dari Crash.

Ia kemudian menjelaskan bagaimana dirinya sempat bertanya kepada kru tim terkait ban yang dipakai saat mencatatkan waktu tercepat.

“Saya masuk dan berkata, ‘Itu ban balap, kan?’, lalu tim menjawab, ‘Ya, itu ban balap’, jadi saya bilang, ‘Oke, terserah’,” katanya.

Meski begitu, Gerloff mengaku puas dengan perkembangan yang dirasakan bersama tim Kawasaki. Ia menilai ada peningkatan signifikan sejak seri sebelumnya di Balaton dan hasil tersebut ternyata mampu berlanjut di Republik Ceko.

“Tidak, sungguh bagus, saya sangat senang dengan tim dan cara kami bekerja. Saya merasa kami menemukan sesuatu di Balaton, dan saya berharap itu juga akan berhasil di Republik Ceko, tetapi saya tidak menyangka hasilnya akan sebagus ini,” ucapnya.

Kendati memimpin sesi latihan, pembalap berusia 30 tahun tersebut mengakui masih memiliki masalah dalam menjaga konsistensi performa di lintasan. Ia merasa masih sering melakukan kesalahan dalam beberapa putaran sehingga belum sepenuhnya puas dengan performanya sendiri.

“Saya tidak konsisten saat latihan, jadi saya benar-benar perlu meningkatkan konsistensi dan segalanya. Saya hanya melakukan satu putaran lalu membuat banyak kesalahan,” tutur Gerloff.

Karena itu, ia memilih untuk tetap realistis dan tidak terlena dengan catatan waktu tercepat di FP2. Menurutnya, hasil tersebut memang menyenangkan, terutama bagi seluruh kru Tim Kawasaki WorldSBK yang telah bekerja keras sepanjang musim.

“Saya tidak ingin terlalu berbangga diri, tetapi rasanya menyenangkan akhirnya bisa merasakan hasil yang baik untuk Tim Kawasaki WorldSBK dan semua orang yang telah bekerja keras serta banyak berkorban. Jadi, rasanya menyenangkan karena semua kerja keras itu sedikit membuahkan hasil,” katanya lagi.

Performa Garrett Gerloff sebenarnya sudah mulai menunjukkan tren positif sejak seri Balaton dua pekan lalu ketika dirinya mampu finis di posisi lima besar. Hasil itu kini kembali menjadi target realistis yang ingin dicapai di Most.

“Saya sangat ingin kembali masuk lima besar,” ujar Gerloff.

“Saya rasa, secara realistis, itulah target kami, yaitu finis di lima besar.”

Namun, ia menyadari persaingan di WorldSBK musim ini sangat ketat. Semua pembalap dinilai terus meningkatkan performa sehingga setiap sesi menjadi tantangan tersendiri.

“Ini pasti akan sulit, semua orang sedang berjuang keras, dan kami hanya memiliki sedikit momentum bagus saat ini,” katanya.

Meski demikian, Gerloff menegaskan dirinya tidak takut menghadapi balapan pada Sabtu nanti. Fokus utamanya saat ini adalah terus memperbaiki performa motor dan meningkatkan kualitas berkendara.

“Tapi besok akan menjadi pertandingan yang sulit dan saya tidak khawatir tentang itu,” ucapnya.

“Kami hanya perlu terus memperbaiki diri.”

Ia juga merasa motor Kawasaki miliknya masih memiliki ruang pengembangan yang cukup besar. Hal itu justru membuatnya optimistis karena tim masih dapat menemukan peningkatan tambahan menjelang balapan utama.

“Masih ada beberapa hal yang ingin saya tingkatkan pada motor ini, dan itu bagus. Saya senang motor ini tidak terasa sempurna, jadi semoga masih ada ruang untuk pengembangannya. Kita lihat saja nanti, tapi ini cara yang bagus untuk mengakhiri hari Jumat,” tutup Garrett Gerloff.

Add as preferred source on Google
Exit mobile version