GPNesia.com – Spekulasi mengenai perubahan besar di MotoGP menjelang era regulasi mesin 850cc pada musim 2027 terus berkembang.
Salah satu nama yang menjadi sorotan adalah Davide Brivio, kepala tim Trackhouse Racing, yang dikabarkan akan mengambil peran baru bersama Honda.
Meski demikian, pria asal Italia tersebut memilih untuk tidak memberikan komentar lebih jauh terkait masa depannya.
Di sisi lain, Brivio justru memberikan apresiasi kepada Fabio Quartararo yang disebut-sebut akan menjadi bagian dari proyek besar Honda pada musim mendatang.
Perpindahan pembalap asal Prancis itu dari Yamaha menuju pabrikan rival Jepang tersebut telah menjadi pembicaraan hangat di lingkungan paddock MotoGP.
Beredar luas keyakinan bahwa Quartararo telah mengambil keputusan untuk mengakhiri perjalanan panjangnya bersama Yamaha dan bergabung dengan Honda saat regulasi baru mulai diterapkan pada 2027.
Selain itu, pembaruan struktur Honda pada periode yang sama juga diyakini akan melibatkan Davide Brivio sebagai sosok yang membantu arah strategis tim.
Laporan yang muncul pada Januari lalu menyebutkan bahwa Quartararo akan menandatangani kontrak berdurasi dua musim dengan Honda mulai 2027.
Keputusan tersebut dikaitkan dengan menurunnya keyakinan sang juara dunia MotoGP 2021 terhadap kemampuan Yamaha untuk kembali bersaing secara konsisten di barisan depan.
Hingga saat ini, kesepakatan tersebut masih belum diumumkan secara resmi karena proses diskusi yang melibatkan MotoGP dan sejumlah pihak terkait masih berlangsung.
Namun, peluang Honda untuk tetap berada di grid kejuaraan pada musim depan dinilai sangat besar, sehingga berbagai langkah penguatan tim terus dilakukan.
Dalam upaya mempercepat kebangkitan performa mereka, Honda juga dikabarkan mendekati sejumlah figur berpengalaman.
Pada Mei lalu muncul laporan yang menyebut bahwa Brivio akan bergabung dengan proyek Honda mulai 2027 untuk membantu membangun strategi jangka panjang tim asal Tokyo tersebut.
Meski rumor terus berkembang, Brivio menegaskan bahwa fokus utamanya saat ini sepenuhnya tertuju pada Trackhouse Racing.
Menurutnya, masih terlalu dini untuk membahas masa depan ketika pekerjaannya bersama tim saat ini masih menjadi prioritas utama.
“Saya tidak ingin menghindari pertanyaan ini, tetapi saat ini saya benar-benar tidak ingin memikirkan masa depan,” ujar Brivio kepada Formula Passion.
Ia menambahkan bahwa seluruh energinya saat ini diarahkan untuk membantu Trackhouse memperoleh hasil terbaik setelah memulai musim 2026 dengan performa yang cukup menjanjikan.
“Saya bekerja untuk Trackhouse dan ingin melihat apakah saya bisa membantu tim mencapai hasil terbaik. Saat ini yang ada adalah Trackhouse. Kita fokus pada Trackhouse terlebih dahulu, baru kemudian memikirkan masa depan,” lanjutnya.
Walaupun enggan berbicara mengenai kemungkinan kepindahannya ke Honda, Davide Brivio tidak menutupi kekagumannya terhadap kemampuan Quartararo.
Menurutnya, kualitas pembalap Yamaha tersebut sudah diakui oleh seluruh pelaku MotoGP.
“Quartararo? Dia adalah pembalap hebat, semua orang mengetahui hal itu,” kata Brivio.
Musim 2026 sendiri menjadi periode yang cukup menantang bagi Quartararo. Kehadiran motor V4 terbaru Yamaha yang diperkenalkan tahun ini belum mampu memberinya paket kompetitif untuk bersaing secara konsisten di posisi terdepan.
Sejauh musim berjalan, hasil terbaik yang berhasil diraih pembalap berusia 27 tahun tersebut adalah finis keenam di Le Mans dan posisi kelima di Barcelona.
Kedua hasil itu menjadi satu-satunya pencapaian finis di dalam 10 besar yang berhasil ia catatkan sepanjang musim.
Kesulitan Quartararo kembali terlihat pada Grand Prix Italia akhir pekan lalu. Balapan di Mugello menjadi kali ketiga musim ini di mana ia gagal meraih poin pada balapan utama setelah tujuh seri berlangsung.
Dalam lomba tersebut, Quartararo hanya mampu mengakhiri balapan di posisi ke-18. Ia tertinggal hingga 34,335 detik dari pemenang balapan, Marco Bezzecchi, yang sukses membawa Aprilia meraih kemenangan di kandang sendiri.
Dengan berbagai rumor yang terus mengiringi perjalanan karier Quartararo dan Brivio menuju 2027, perhatian paddock MotoGP kini tertuju pada bagaimana Honda mempersiapkan diri menghadapi era baru kompetisi.
Meski belum ada pengumuman resmi, sinyal perubahan besar tampak semakin kuat menjelang dimulainya regulasi baru dalam beberapa musim ke depan.













