Álvaro Bautista Cedera Parah Usai Kecelakaan FP3 di WorldSBK Ceko 2026

alvaro bautista barni spark racing team

GPNesia.com – Nasib apes menimpa pembalap Barni Spark Racing Team, Álvaro Bautista, setelah mengalami kecelakaan keras pada sesi Free Practice 3 (FP3) WorldSBK Ceko 2026 di Sirkuit Most.

Insiden tersebut membuat dirinya harus menjalani operasi akibat cedera serius yang diderita pada bagian pergelangan kaki, sekaligus menghentikan langkahnya untuk melanjutkan akhir pekan balapan.

Dalam kejadian tersebut, Álvaro Bautista mengalami crash yang ia gambarkan sebagai situasi kritis ketika motor yang dikendarainya kehilangan stabilitas.

Pembalap asal Spanyol itu menegaskan bahwa kecelakaan tersebut bukan disebabkan oleh kesalahan berkendara langsung, melainkan kondisi motor yang menurutnya sangat sulit dikendalikan dalam situasi tertentu.

Ia bahkan menyebut dirinya seperti “hanya menjadi penumpang” ketika motor mulai kehilangan keseimbangan.

Dalam pesan suara dari bandara, Álvaro Bautista mengungkapkan rasa kecewa karena harus meninggalkan seri balapan lebih awal.

“Hai teman-teman, aku di bandara… aku senang berada di sirkuit, tetapi di FP3 aku mengalami kecelakaan yang bukan kesalahanku,” ujarnya, menggambarkan kekecewaan mendalam atas insiden tersebut.

Menurut penjelasannya, ia sering menghadapi situasi di mana motor terasa tidak stabil, terutama saat memasuki tikungan. Kondisi tersebut membuatnya harus terus berusaha keras menjaga arah laju motor.

Dalam pernyataannya, ia menyoroti bahwa inersia motor kerap mendorongnya keluar jalur, sementara ia berusaha keras menahannya agar tetap berada di lintasan.

“Pada akhirnya, hari ini saya kalah oleh situasi itu,” ungkapnya, menggambarkan momen ketika kecelakaan tak dapat dihindari.

Álvaro Bautista juga menegaskan bahwa dirinya beruntung karena tidak ada pembalap lain di sekitar lokasi insiden.

Menurutnya, jika ada pembalap lain di jalur yang sama, potensi tabrakan beruntun bisa saja terjadi dan berakibat lebih fatal.

Ia juga mengingat bahwa kecelakaan seperti ini bukan yang pertama kali dialaminya, meski kali ini dampaknya jauh lebih serius.

Ia menyebut pernah beberapa kali mengalami kondisi serupa, di mana motor terjatuh ke satu sisi sementara dirinya terdorong ke sisi lain saat mencoba mempertahankan kendali.

Setelah kecelakaan tersebut, pemeriksaan medis memastikan bahwa Álvaro Bautista mengalami patah tulang pada pergelangan kaki dalam tiga bagian.

Cedera tersebut memaksa tim medis mengambil keputusan untuk menghentikan seluruh aktivitasnya di akhir pekan balapan dan segera menjalani tindakan operasi.

Kondisi ini menjadi pukulan berat dalam musim balapnya, bukan hanya karena kehilangan peluang meraih poin di kejuaraan, tetapi juga karena harus menjalani proses pemulihan yang tidak singkat.

Situasi ini membuat perjalanan musimnya kembali terganggu secara signifikan.

Dalam pernyataan lanjutan, Álvaro Bautista juga menyoroti aspek keselamatan dan teknis yang menurutnya berperan dalam insiden tersebut.

Ia menegaskan bahwa masalah ini bukan semata soal performa kecepatan, tetapi juga berkaitan dengan keselamatan pembalap di lintasan. “Ini bukan hanya soal perbedaan kecepatan… ini soal keselamatan,” tegasnya.

Ia juga memperingatkan bahwa kondisi seperti yang dialaminya bukan hal yang benar-benar baru dan berpotensi terulang jika tidak ada perubahan pada aspek teknis.

“Hal seperti ini sudah pernah terjadi, dan bisa saja terjadi lagi dengan konsekuensi yang lebih serius,” ujarnya.

Meski demikian, Álvaro Bautista tetap menyampaikan pesan optimistis kepada para pendukungnya. Ia menegaskan akan berusaha keras menjalani pemulihan dan kembali ke lintasan secepat mungkin.

“Saya akan bekerja keras untuk kembali dan mendapatkan kembali performa saya,” katanya menutup pernyataannya.

Kini, pembalap Spanyol tersebut memasuki masa pemulihan yang akan menentukan kondisi fisiknya dalam beberapa pekan ke depan.

Harapannya adalah dapat kembali bersaing di ajang World Superbike tanpa kehilangan terlalu banyak momentum musim, meskipun cedera ini menjadi hambatan besar yang harus ia hadapi.

Exit mobile version