Valentino Rossi Teringat Momen Horor Usai Insiden Barcelona

Valentino Rossi Teringat Momen Horor Usai Insiden Barcelona
FOTO: VR46RACINGTEAM.IT

GP NesiaValentino Rossi kembali menjadi sorotan setelah hadir langsung menyaksikan balapan MotoGP Barcelona yang penuh ketegangan.

Meski akhir pekan di Sirkuit Catalunya membawa kebahagiaan bagi VR46 Racing Team berkat performa impresif Fabio Di Giannantonio, ada pula momen yang membangkitkan kembali kenangan buruk bagi legenda balap Italia tersebut.

Keberhasilan Fabio Di Giannantonio tampil kompetitif dan memperlihatkan kecepatan luar biasa di lintasan memang menjadi salah satu catatan positif bagi tim milik Valentino Rossi.

Namun suasana paddock sempat berubah mencekam ketika terjadi insiden jatuh yang membuat banyak pihak terdiam.

Rossi yang berada langsung di area sirkuit mengaku merasakan kembali ketakutan yang pernah menghantuinya pada MotoGP Austria 2020.

Saat itu, Valentino Rossi nyaris menjadi korban kecelakaan fatal di Red Bull Ring setelah motor Johann Zarco dan Franco Morbidelli melintas sangat dekat dengan Yamaha miliknya dalam kecepatan lebih dari 300 kilometer per jam di lintasan lurus menurun.

Insiden tersebut hingga kini masih dianggap sebagai salah satu kecelakaan paling berbahaya dalam sejarah MotoGP modern.

Dalam wawancaranya bersama Sky Italia setelah balapan Barcelona, Rossi mengungkapkan bahwa kejadian di Catalunya langsung mengingatkannya pada pengalaman mengerikan tersebut.

“Ya ampun, sungguh menakutkan. Itu sangat buruk,” ujar Rossi ketika menggambarkan situasi yang ia lihat langsung dari dekat.

Legenda yang telah meraih sembilan gelar juara dunia itu menyebut insiden di Barcelona membuatnya kembali mengingat momen paling menegangkan sepanjang karier profesionalnya.

Meski begitu, ia tetap memberikan apresiasi besar kepada Fabio Di Giannantonio yang mampu menjaga fokus di tengah situasi sulit.

Menurut Rossi, pembalap muda VR46 Racing Team tersebut menunjukkan kualitas luar biasa sepanjang balapan. Ia menilai Diggia mampu tampil tenang tanpa melakukan kesalahan berarti hingga lap-lap akhir.

“Diggia luar biasa. Dia menjalani balapan yang menakjubkan, tanpa kesalahan, dan kecepatan yang mengesankan di tahap akhir,” puji Rossi.

Selain menyoroti performa anak didiknya, Valentino Rossi juga berbicara mengenai tekanan mental yang biasanya dialami pembalap setelah mengalami atau menyaksikan kecelakaan keras di lintasan.

Ia mengakui rasa takut sebenarnya selalu ada, tetapi para rider dituntut tetap melanjutkan balapan.

“Pada akhirnya, Anda tidak punya banyak pilihan. Anda tidak bisa masuk ke pit dan berkata, ‘Saya takut, saya tidak akan balapan lagi’, meskipun mungkin seharusnya begitu,” katanya sambil bercanda.

Ucapan Rossi tersebut memperlihatkan bagaimana kerasnya dunia MotoGP, di mana para pembalap harus mampu mengendalikan tekanan mental sekaligus mempertaruhkan keselamatan setiap kali turun ke lintasan.

Bagi Valentino Rossi, insiden di Barcelona bukan sekadar kecelakaan biasa, tetapi juga pengingat bahwa risiko besar selalu menjadi bagian dari olahraga balap motor level tertinggi.

Exit mobile version