Toto Wolff Terkejut Lompatan Red Bull di Tengah Persaingan Ketat F1

Toto Wolff Terkejut Lompatan Red Bull di Tengah Persaingan Ketat F1
Toto Wolff Terkejut Lompatan Red Bull di Tengah Persaingan Ketat F1. sumber: (racingnews365)

GPNesia.com – Kepala tim Mercedes, Toto Wolff, mengaku tidak menyangka dengan lonjakan performa signifikan yang ditunjukkan Red Bull dalam akhir pekan balapan terbaru.

Tim asal Milton Keynes tersebut mencatat perkembangan teknis yang mencolok setelah membawa sejumlah pembaruan besar pada mobil RB22 di Florida, yang langsung mengubah peta persaingan di lintasan.

Red Bull diketahui memperkenalkan tujuh komponen pembaruan sekaligus, termasuk modifikasi sayap belakang yang dijuluki “Macarena”, terinspirasi dari konsep aerodinamika Ferrari.

Paket upgrade ini membawa dampak langsung terhadap performa Max Verstappen, yang sebelumnya kesulitan pada awal musim.

Pembalap asal Belanda itu mampu melonjak dari posisi tengah ke persaingan papan atas, bahkan berhasil mengamankan start baris depan bersama pebalap muda Mercedes, Kimi Antonelli, untuk balapan utama.

Hasil tersebut kemudian berlanjut dengan performa stabil, di mana Verstappen mencatat finis kelima pada sprint race dan kembali berada di posisi yang sama pada balapan utama.

Peningkatan ini dinilai sebagai lompatan besar setelah periode awal musim yang jauh dari kata ideal bagi Red Bull.

Di sisi lain, Toto Wolff menilai kebangkitan Red Bull sebagai kejutan terbesar di paddock Formula 1 musim ini.

Ia menyebut perubahan performa tim tersebut terlalu cepat jika dibandingkan dengan data awal musim yang menunjukkan mereka tertinggal lebih dari satu detik dari pemimpin lomba.

“Saya harus mengatakan Red Bull adalah kejutan besar karena mereka melakukan lompatan yang sangat signifikan, dari tertinggal lebih dari satu detik menjadi benar-benar bersaing di barisan depan,” ujar Toto Wolff dalam wawancara dengan La Gazzetta dello Sport.

Namun, Wolff juga menyoroti bahwa perkembangan McLaren sudah lebih bisa diprediksi sejak awal musim.

Lando Norris berhasil meraih pole position pada sesi sprint, sebelum tim asal Woking tersebut mengamankan hasil finis 1-2 dalam balapan sprint.

Performa kuat McLaren kembali berlanjut di grand prix utama, di mana Norris finis kedua, sementara Oscar Piastri melengkapi podium di posisi ketiga setelah terus menekan Antonelli sepanjang balapan.

Dalam pernyataannya, Toto Wolff menambahkan bahwa dinamika regulasi baru membuat perkembangan performa tim menjadi sangat cepat dan sulit diprediksi.

“Kami baru memulai siklus regulasi ini, dan kurva pengembangannya sangat tajam. Kami memperkirakan McLaren dengan paket upgrade besar bisa mendapatkan sekitar setengah detik,” jelasnya.

Ia juga menekankan bahwa fluktuasi performa antar tim merupakan hal yang wajar dalam fase awal regulasi baru, terutama dengan banyaknya pengembangan yang dilakukan secara simultan oleh tim-tim papan atas.

Dari sisi Red Bull, kepala tim Laurent Mekies menjelaskan bahwa timnya masih tertinggal lebih dari satu detik saat balapan di Jepang dan China. Namun, perkembangan signifikan mulai terlihat dalam akhir pekan terakhir.

“Kami meninggalkan Jepang dengan selisih 1,2 detik dari pole, dan di China sekitar 1,0 detik,” kata Mekies kepada media, termasuk RacingNews365.

“Melihat kami kini bisa berada hanya enam persepuluh detik di sesi Jumat, dan kurang dari dua persepuluh detik pada Sabtu, itu adalah bukti nyata kemajuan kami.”

Toto Wolff kemudian kembali menegaskan bahwa Mercedes juga akan membawa paket pengembangan baru pada balapan di Kanada. Ia menyebut kondisi kompetitif musim ini sangat dinamis dan dapat berubah dari satu seri ke seri lainnya.

“Kami juga akan membawa pengembangan di Kanada, tetapi saya pikir sangat normal jika sepanjang tahun ini kita melihat perubahan performa dari balapan ke balapan,” tutupnya.

Add as preferred source on Google
Exit mobile version