GPNesia.com – Pembalap Mercedes, George Russell, mengungkapkan bahwa dirinya telah melakukan pembicaraan dengan bos tim Mercedes, Toto Wolff, terkait peluang untuk mengikuti jejak Max Verstappen dalam upaya mengejar atau bahkan memecahkan rekor di sirkuit legendaris Nordschleife yang dikenal sebagai “Green Hell”.
Langkah tersebut muncul setelah Verstappen pada tahun lalu mencatat waktu lap tidak resmi 7 menit 45 detik menggunakan mobil GT3 sebagai bagian dari persiapannya menghadapi Nürburgring 24 Hours.
Sementara itu, rekor lap sepanjang masa dipegang oleh Timo Bernhard dengan catatan fenomenal 5:19.546 detik yang dibuat delapan tahun lalu menggunakan Porsche 919 Hybrid Evo.
Pembalap Mercedes itu mengaku terinspirasi oleh aksi Verstappen, yang juga baru saja mencatat kemenangan di balapan NLS2 pada bulan Maret.
Ia bahkan secara terbuka menyebut bahwa dirinya sudah lama tertarik menjajal sirkuit tersebut secara serius.
“Saya menonton balapan Max di Nordschleife, dan juga balapan basah di Imola, keduanya sangat keren,” ujar George Russell kepada media termasuk RacingNews365
. “Nordschleife adalah sesuatu yang suatu hari nanti sangat ingin saya lakukan—tanpa ragu. Saya sudah pernah mengemudikannya sebelumnya, dan saya sudah melakukan ratusan lap di simulator di sana. Jadi saya tidak tahu kapan itu akan terjadi.”
Berbeda dengan Verstappen yang memiliki kesepakatan dengan Red Bull untuk menjajal balapan di luar Formula 1, kebijakan Mercedes disebut lebih berhati-hati dalam memberi izin pembalapnya turun di ajang non-F1, terutama saat musim masih berlangsung.
“Saya pernah mencoba berbicara dengan Toto tentang membawa mobil F1 ke sana dan memecahkan rekor lap sepanjang masa,” tambah George Russell, meski ia tidak menjelaskan secara rinci hasil dari diskusi tersebut bersama Toto Wolff.
Di sisi lain, Russell menegaskan bahwa prioritas utamanya tetap berada di Formula 1. “Saat ini, fokus saya adalah mencoba memenangkan kejuaraan dunia F1,” tegasnya.
Hingga empat seri berjalan, ia tertinggal 20 poin dari rekan setimnya, Kimi Antonelli, setelah pembalap muda Italia itu meraih tiga kemenangan beruntun. Situasi ini membuat persaingan internal di Mercedes semakin menarik untuk diikuti.
Menutup pernyataannya, George Russell kembali menyinggung ambisinya terkait Nordschleife dan masa depan balapannya di luar F1.
“Semoga, ketika saya sudah punya empat gelar, saya akan pergi dan balapan di Nordschleife selama musim F1 saya,” ujarnya sambil mengaitkan kembali inspirasinya dari Verstappen dan potensi dukungan dari Wolff.
Dengan berbagai pernyataan tersebut, George Russell menegaskan bahwa meski fokus utamanya adalah Formula 1, ketertarikan terhadap tantangan ekstrem seperti Nordschleife tetap menjadi impian jangka panjang yang belum ia tinggalkan.
