GP Nesia – Penampilan kompetitif kembali ditunjukkan oleh pebalap senior Inggris, Tommy Bridewell, yang mencatatkan hasil terbaiknya pada ajang WorldSBK Ceko 2026 yang berlangsung di sirkuit Most.
Setelah menunjukkan perkembangan signifikan di seri Hungaria sebelumnya, performa Bridewell kini semakin stabil bersama tim Superbike Advocates dengan motor Ducati yang ia tunggangi.
Pada balapan Race 1 hari Sabtu, Tommy Bridewell memulai dari posisi ke-15 dan berhasil finis di urutan ke-13.
Hasil tersebut menjadi fondasi penting bagi peningkatan performanya di hari berikutnya, terutama dalam menghadapi persaingan ketat di kelas World Superbike yang dikenal sangat kompetitif.
Momentum positif benar-benar terlihat pada Superpole Race pagi hari. Start dari posisi ke-15, Bridewell melakukan awal balapan yang sangat baik dan mampu bersaing di grup tengah hingga depan.
Ia akhirnya menutup balapan di posisi ke-8, sebuah capaian yang tidak hanya menjadi hasil terbaiknya di seri tersebut, tetapi juga mengalahkan sejumlah nama besar seperti Alex Lowes, Michael van der Mark, dan Andrea Locatelli.
Hasil impresif itu turut membawanya meraih posisi start ke-8 pada Race 2.
Dalam balapan penutup tersebut, ia mampu mempertahankan konsistensi sepanjang 22 lap yang menuntut secara fisik dan mental, hingga akhirnya menyelesaikan lomba di posisi ke-10.
Performa ini menegaskan peningkatan signifikan dalam adaptasinya di kompetisi WorldSBK.
Dalam keterangannya kepada WorldSBK.com, Tommy Bridewell mengungkapkan rasa puas atas hasil yang diraih.
Ia menyebut bahwa pencapaian tersebut merupakan buah kerja keras tim Superbike Advocates serta dukungan teknis dari Ducati.
“Saya merasa luar biasa. Ini adalah bukti nyata dari kerja keras tim Superbike Advocates dan dukungan besar yang kami terima dari Ducati,” ujarnya.
Ia juga mengakui bahwa kualifikasi masih menjadi tantangan utama baginya, terutama dalam mengoptimalkan performa ban. Namun, ia sudah memperkirakan kesulitan saat harus memulai dari posisi ke-15.
“Di kualifikasi saya masih kesulitan, terutama dalam memaksimalkan ban. Tapi saya tahu ketika start dari posisi ke-15, itu akan sulit. Namun kami punya potensi kecepatan untuk masuk sembilan besar, dan itu berhasil kami capai. Start saya bagus, tikungan pertama dan kedua berjalan baik, lalu saya bisa menjaga ritme. Itu hari yang sangat positif,” tambahnya.
Menutup komentarnya, ia menyoroti betapa beratnya balapan jarak panjang di Most yang terdiri dari 22 putaran. Menurutnya, tantangan fisik dan mental menjadi bagian yang justru membuat WorldSBK menarik.
“Balapan jarak jauh di sini sangat menguras fisik dan mental. Tapi justru itu yang saya sukai dari WorldSBK. Jarak dan intensitasnya membuat semuanya lebih menantang,” tutup Tommy Bridewell.
