Suzuka 8 Hours Edisi ke-47, Jack Miller dan Zarco Siap Bersaing

Suzuka 8 Hours, Jack Miller dan Zarco

GPNesia.com – Ajang balap ketahanan legendaris Jepang, Suzuka 8 Hours, kembali menjadi sorotan dunia MotoGP setelah sejumlah nama besar dipastikan turun pada edisi ke-47 yang akan digelar pada 5 Juli 2026.

Kompetisi ini kembali menghadirkan kombinasi pembalap papan atas MotoGP dan World Superbike dalam format balapan ketahanan yang menuntut konsistensi, strategi, serta daya tahan mesin dan fisik.

Dari kubu Yamaha, pembalap Pramac MotoGP Jack Miller dipastikan akan kembali ambil bagian bersama tim pabrikan Yamaha.

Ia akan berkolaborasi dengan Andrea Locatelli, salah satu rider unggulan World Superbike, serta Katsuyuki Nakasuga yang dikenal sebagai spesialis sekaligus peraih empat kemenangan di ajang tersebut.

Yamaha sendiri telah mengonfirmasi keikutsertaan mereka untuk musim 2026 setelah sukses menempati posisi kedua pada partisipasi comeback pabrikan tahun sebelumnya.

Dalam persiapan awal, Nakasuga dijadwalkan memimpin sesi uji coba motor sebelum Miller dan Locatelli turun pada tes lanjutan menjelang balapan utama.

Miller mengungkapkan antusiasmenya untuk kembali berlaga di Suzuka 8 Hours, meski mengakui pengalaman tahun sebelumnya penuh tantangan.

Ia menyoroti insiden di sesi Top 10 Trial serta hasil finis kedua yang terasa mengecewakan, namun tetap meninggalkan kesan mendalam berkat dukungan besar dari Yamaha dan para penggemar.

Untuk tahun 2026, Miller bersama tim Yamaha menargetkan kemenangan sebagai bentuk perpisahan manis bagi Nakasuga.

Sementara itu, dari tim LCR Honda, Johann Zarco kembali menjadi pusat perhatian dengan ambisinya meraih kemenangan ketiga secara beruntun di ajang Suzuka 8 Hours.

Ia akan mengendarai motor pabrikan HRC bersama Takumi Takahashi dan legenda World Superbike Jonathan Rea.

Zarco sebelumnya sukses meraih kemenangan pertamanya pada 2024 bersama Takahashi dan Teppei Nagoe, dan kini kembali dengan motivasi tinggi untuk mempertahankan dominasinya.

Honda sendiri masih menjadi kekuatan dominan di Suzuka 8 Hours sejak 2022, dengan komposisi pembalap yang seluruhnya pernah mencicipi kemenangan di sirkuit tersebut.

Takahashi menjadi salah satu figur paling berpengalaman dengan tujuh kemenangan di Suzuka, sementara Rea—peraih enam gelar World Superbike—juga telah mengantongi dua kemenangan di ajang yang sama.

Setelah sebelumnya pensiun penuh dari World Superbike, Rea kembali ke lingkungan Honda sebagai pembalap penguji pada 2026, membuka peluang untuk kembali tampil di balapan utama.

Edisi ke-47 ini juga menjadi perhatian karena jadwal pelaksanaannya dimajukan demi menghindari benturan dengan kalender kejuaraan internasional lainnya.

Dengan kombinasi bintang MotoGP, World Superbike, serta pengalaman pembalap veteran, Suzuka 8 Hours diprediksi kembali menghadirkan persaingan ketat yang menjadi daya tarik utama balap ketahanan paling bergengsi di Jepang tersebut.

Add as preferred source on Google
Exit mobile version