Red Bull MotoGP Rookies Cup 2026 Jadi Ajang Kiandra Ramadhipa Tunjukkan Aksi

Avatar photo
Red Bull MotoGP Rookies Cup

Pebalap muda asal Sleman, Muhammad Kiandra Ramadhipa, menjadi sorotan utama Indonesia di ajang Red Bull MotoGP Rookies Cup 2026, setelah dipastikan sebagai satu-satunya wakil Tanah Air.

Persiapan matang dijalani Kiandra menjelang balapan perdana yang digelar mulai 20 April mendatang, sebagai upaya meningkatkan performa dan pengalaman dari musim sebelumnya.

Musim ini menjadi penampilan kedua Kiandra di Red Bull Rookies Cup 2026, setelah pada tahun lalu ia berkompetisi bersama Veda Ega Pratama dan berhasil menorehkan prestasi di posisi 10 besar klasemen akhir.

Pengalaman tersebut menjadi modal penting untuk mengasah kemampuan balapnya di level internasional.

Ayah Kiandra, M. Yoki Arafat, mengungkapkan bahwa putranya kini tengah menjalani training camp di Spanyol. Program latihan yang dijalani dirancang untuk meningkatkan berbagai aspek performa, mulai dari ketahanan fisik hingga teknik balap secara menyeluruh.

“Rama (Kiandra) berangkat tanggal 17 Maret. Kemudian ikut winter camp beberapa hari, lalu lanjut training camp. Belajar dari tahun lalu tentu masih banyak kekurangan, jadi persiapan sekarang kami fokus perbaiki hal itu,” ujar Yoki, Sabtu (4/4/2026).

Agenda terdekat Kiandra adalah mengikuti sesi tes resmi atau precision test di Sirkuit Jerez, Spanyol, yang menjadi tolok ukur performa sebelum menghadapi balapan perdana musim ini.

“Minggu depan ada tes, precision test dari Red Bull, terus dua minggu berikutnya baru race-nya di Jerez,” jelas Yoki.

Meski begitu, Kiandra tidak memasang target tinggi di musim ini. Persaingan yang ketat dan kemampuan pebalap yang merata menjadi alasan utama ia lebih realistis dalam menentukan target.

“Target spesifik belum berani dipatok. Yang jelas harapannya bisa finis lebih baik dibanding tahun kemarin,” tambah Yoki.

Menjadi satu-satunya wakil Indonesia di Red Bull MotoGP Rookies Cup 2026, menurut Yoki memang sudah menjadi kebijakan awal, di mana setiap musim Indonesia biasanya hanya memperoleh satu slot. Kehadiran dua pebalap Indonesia pada musim 2025 merupakan pengecualian.

“Sejak awal Indonesia cuma dapat satu slot. Tahun kemarin ada dua karena Veda masih di tahun kedua, sementara Rama dipromosikan,” jelasnya.

Yoki menegaskan bahwa semua keputusan terkait pemilihan pebalap, termasuk promosi dan jumlah peserta dari tiap negara, berada di bawah kewenangan Dorna sebagai penyelenggara.

“Semua keputusan ada di Dorna. Rama berada di bawah Astra, tapi jika Dorna minta, kami harus mengikuti. Jadi ketika Rama diminta promosi ke Red Bull, otomatis kami ikut,” pungkasnya.

Dikutip detikOto, M. Kiandra Ramadhipa yang debut di musim 2025 menorehkan prestasi impresif, menempati posisi delapan besar klasemen. Di race kedua, ia mampu terus menempel barisan depan, menunjukkan performa gemilang sebagai rookie.

Di musim pertamanya bersaing di Red Bull Rookies Cup, Kiandra finis di posisi ketujuh, sementara total poin yang dikumpulkan mencapai 102 poin. Prestasi tersebut menjadi bukti konsistensi dan kemampuan adaptasi pebalap asal Gunungkidul, Yogyakarta, ini di ajang internasional.

Sementara itu, Veda Ega Pratama yang juga bersaing di RBRC 2025 berhasil menjadi runner up, menempati posisi di bawah rider asal Spanyol, Brian Uriarte. Meski belum meraih gelar juara, performa ciamik Veda sepanjang musim memberikan motivasi tambahan bagi Kiandra untuk lebih maksimal di Red Bull Rookies Cup 2026.

Add as preferred source on Google

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi. Bila ingin mengutip silahkan menggunakan link aktif mengarah pada domain GPNesia.com.