Veda Ega Pratama Jelang Moto3 Spanyol 2026: Tenang, Percaya Diri, dan Penuh Modal Podium

Avatar photo
Veda Ega Pratama

GPNesia.com – Nama Veda Ega Pratama kembali menjadi sorotan jelang bergulirnya Moto3 Spanyol 2026 yang akan digelar di Sirkuit Jerez, Spanyol, pada 24–26 April 2026.

Pembalap muda berusia 17 tahun itu tampak menjalani masa persiapan dengan suasana yang jauh dari tekanan, bahkan terlihat menikmati setiap proses latihan yang dijalani bersama Honda Team Asia.

Dalam unggahan terbaru akun resmi Instagram @honda_team_asia, Veda Ega Pratama terlihat tersenyum santai, memperlihatkan kondisi mental yang stabil menjelang balapan penting tersebut.

Tidak hanya itu, ia juga diketahui menjalani sesi latihan di Sirkuit Alcarras, Spanyol, yang menjadi salah satu titik persiapan intensif tim.

“Latihan di Alcarras dalam 1 menit. Hanya energi positif,” tulis akun @honda_team_asia, menggambarkan atmosfer latihan yang ringan namun tetap fokus.

Meski terlihat tenang, Veda Ega Pratama bersama Honda Team Asia tidak benar-benar berada dalam mode santai penuh.

Pasalnya, jeda antara Moto3 Amerika Serikat yang berlangsung akhir Maret 2026 dan seri Spanyol hanya berjarak sekitar satu bulan, membuat intensitas persiapan tetap tinggi.

Dalam periode tersebut, ia dan beberapa rider Honda Team Asia menjalani latihan di dua sirkuit berbeda, yakni Sirkuit Alcarras dan Sirkuit Aspar.

Kombinasi dua lintasan ini memberikan variasi karakter trek yang membantu pengembangan teknik balap serta adaptasi terhadap kondisi berbeda.

Latihan yang konsisten ini menjadi faktor penting dalam membangun kepercayaan diri Veda Ega Pratama menjelang balapan di Jerez. Menariknya, sirkuit tersebut bukanlah tempat asing baginya.

Pada ajang Red Bull Rookies Cup 2025, ia pernah mencatatkan hasil impresif dengan finis di posisi ketiga di Sirkuit Jerez, meski saat itu memulai balapan dari grid ke-15.

Hasil tersebut menjadi salah satu bukti kemampuan comeback yang kuat dari pembalap asal Gunungkidul, Yogyakarta tersebut.

Dengan rekam jejak tersebut, muncul pertanyaan besar: mampukah Veda Ega Pratama kembali menembus lima besar di Moto3 Spanyol 2026? Melihat performa musim ini, peluang tersebut cukup terbuka.

Catatan statistik menunjukkan bahwa dalam kondisi normal tanpa insiden jatuh, performa Veda Ega Pratama sangat kompetitif. Pada dua seri awal Moto3 2026, ia finis di posisi kelima di Thailand, kemudian naik podium ketiga di Moto3 Brasil 2026.

Seri Brasil menjadi salah satu titik paling penting dalam musimnya. Balapan yang digelar di Sirkuit Internasional Ayrton Senna, Goiania, pada 22 Maret 2026 itu menjadi panggung pembuktian Veda Ega Pratama sebagai salah satu talenta muda paling menjanjikan di kelas Moto3.

Bukan hanya soal podium, hasil tersebut juga membawa dampak besar di luar lintasan. Ia mendapatkan berbagai bentuk apresiasi, termasuk hadiah spektakuler berupa dua unit mobil serta bonus uang tunai dari sejumlah pihak di Indonesia.

Salah satu apresiasi datang dari Rizky Bustaman atau Haji Putra, pemilik HP969 Racing Team, yang memberikan satu unit mobil sebagai bentuk kebanggaan atas pencapaian Veda Ega Pratama.

Selain itu, pengusaha HS, Haji Muhammad Suryo, juga mengirimkan satu unit Honda Brio ke rumahnya di Gunungkidul.

Dukungan keluarga pun menjadi faktor penting. Ayahnya, Sudarmono, menegaskan bahwa apresiasi tersebut menjadi dorongan moral besar bagi perjalanan karier Veda Ega Pratama di dunia balap internasional.

Tak berhenti di situ, bonus finansial juga datang dari Gilang Widya Pramana atau Juragan99 melalui brand MS Glow For Men.

Skema bonus yang dijanjikan mencakup Rp100 juta untuk juara pertama, Rp50 juta untuk posisi kedua, dan Rp25 juta untuk posisi ketiga yang berhasil diraih Veda Ega di Brasil.

Meski tengah menikmati hasil manis tersebut, fokusnya kini kembali diarahkan ke seri Eropa. Veda Ega menegaskan bahwa target berikutnya adalah menjaga konsistensi performa di Moto3 Spanyol 2026.

Dalam klasemen sementara, ia saat ini berada di posisi ke-7, sebuah pencapaian yang menunjukkan perkembangan signifikan di tengah persaingan ketat Moto3. Bahkan, meski sempat mengalami kecelakaan di Austin, performanya tetap mendapat apresiasi dari banyak pihak di paddock.

Sirkuit Jerez sendiri memiliki makna khusus bagi Veda Pratama. Ia sudah enam kali menjajal lintasan tersebut dalam berbagai ajang seperti Red Bull MotoGP Rookies Cup dan FIM JuniorGP.

Pada musim 2025, ia bahkan kembali mencatatkan podium di trek yang sama, memperkuat optimisme jelang balapan 2026.

Dengan pengalaman panjang, adaptasi yang semakin matang, serta momentum positif dari Brasil, peluang Veda Pratama untuk kembali tampil kompetitif di Jerez terbuka lebar.

Kombinasi kepercayaan diri dan dukungan besar dari berbagai pihak menjadi modal penting dalam menjaga konsistensi performa di level dunia.

Moto3 Spanyol 2026 bukan sekadar balapan lanjutan, tetapi juga menjadi ujian penting untuk mengukur sejauh mana perkembangan Veda Ega dalam peta persaingan global.

Jika tren positif terus berlanjut, bukan tidak mungkin ia kembali mencatatkan hasil besar di salah satu sirkuit paling teknis di kalender Moto3 tersebut.

Baca berita terbaru hari ini seputar MotoGP, Moto2, Moto3, F1 dan Otomotif di GPNesia.com melalui Google News + Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi. Bila ingin mengutip silahkan menggunakan link aktif mengarah pada domain GPNesia.com.