Oscar Piastri Tanggapi Ketertarikan Red Bull sebagai “Rencana B” Verstappen

Avatar photo
Oscar Piastri
FOTO:MCLAREN.COM

GP Nesia – Rumor bursa pembalap Formula 1 kembali memanas setelah pembalap McLaren, Oscar Piastri, dikaitkan dengan ketertarikan Red Bull Racing sebagai opsi jangka panjang apabila Max Verstappen benar-benar meninggalkan tim.

Meski demikian, Piastri mengaku baru mengetahui kabar tersebut dan tidak pernah terlibat pembicaraan apa pun terkait isu itu.

Laporan Motorsport.com menyebutkan bahwa nama Piastri masuk dalam radar Red Bull sebagai calon pengganti potensial Verstappen jika situasi internal tim berubah di masa depan.

Spekulasi ini muncul di tengah ketidakpuasan juara dunia empat kali tersebut terhadap regulasi baru Formula 1, yang bahkan membuatnya menyebut perlu mempertimbangkan “keputusan hidup” setelah awal yang kurang ideal pada siklus regulasi 2026.

Situasi ini semakin berkembang saat akhir pekan Grand Prix Miami, ketika beberapa sumber paddock mengonfirmasi bahwa Red Bull sedang mempertimbangkan opsi pengganti jangka panjang, termasuk skenario ekstrem jika Verstappen memilih pindah tim, mengambil jeda panjang, atau bahkan meninggalkan Formula 1.

Namun ketika isu tersebut ditanyakan langsung pada paddock Grand Prix Kanada, Oscar Piastri memberikan respons yang cukup tenang. Ia menyebut kabar itu sebagai sesuatu yang baru baginya dan menegaskan tidak ada diskusi apa pun yang pernah terjadi.

“Ini berita baru bagi saya. Jelas belum ada diskusi atau apa pun, tetapi ini suatu kehormatan dan sebenarnya tidak ada banyak hal lain selain itu,” ujar pembalap asal Australia tersebut.

Ia juga menambahkan bahwa ketertarikan dari tim besar seperti Red Bull justru menjadi indikasi positif terhadap performanya di lintasan. Meski demikian, Piastri menegaskan dirinya tetap fokus bersama McLaren dan tidak tergoda dengan spekulasi transfer.

“Saya sangat senang dengan posisi saya saat ini. Saya percaya dengan tim ini bahwa kami bisa memenangkan balapan dan, mudah-mudahan, kejuaraan di masa depan,” lanjutnya.

Pembalap berusia muda itu diketahui masih terikat kontrak dengan McLaren hingga 2027. Sementara itu, Verstappen juga masih memiliki kontrak jangka panjang dengan Red Bull Racing hingga akhir 2028, meski kontrak tersebut disebut memiliki klausul performa yang memungkinkan perubahan situasi.

Di sisi lain, Verstappen turut memberikan pandangannya mengenai arah regulasi Formula 1 yang akan datang. Ia menyoroti rencana perubahan aturan unit daya pada 2027 yang disebut akan mengusung pembagian 60-40 antara tenaga pembakaran dan energi listrik. Menurutnya, perubahan tersebut dapat meningkatkan kualitas produk F1 secara keseluruhan.

“Ini akan membuat produk menjadi lebih baik, jadi itu berarti saya lebih bahagia dan itulah yang ingin saya lanjutkan di Formula 1,” ujar Verstappen.

Ia juga menegaskan bahwa dirinya masih menikmati perkembangan timnya saat ini dan tetap terbuka terhadap perubahan regulasi, meskipun tidak ingin terburu-buru mengambil keputusan terkait masa depannya di F1.

Dengan berbagai spekulasi yang terus berkembang, posisi Oscar Piastri di tengah dinamika Red Bull dan Verstappen kini menjadi salah satu sorotan utama di bursa pembalap Formula 1, meski ia sendiri menegaskan fokus utamanya tetap bersama McLaren.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *