GP Nesia – Perjalanan karier pembalap muda tanah air di ajang dunia kembali mendapat rintangan berat. Setelah menunjukkan potensi gemilang awal musim, Mario Suryo Aji kini harus menghadapi kenyataan pahit berupa meja operasi akibat cedera serius pada bagian leher.
Nasib sial ini memaksanya absen pada seri Catalunya dan mempertegas bahwa jalan menuju puncak kelas Moto2 tidaklah pernah mudah, di mana ia kembali diuji untuk memulai segalanya dari nol saat kompetisi sedang memanas.
Melalui akun resmi media sosial mereka pada hari Kamis, 21 Mei 2026, Honda Team Asia memberikan kabar terbaru mengenai kondisi rider andalannya tersebut.
Tim mengkonfirmasi bahwa operasi telah sukses dilaksanakan pada hari Selasa sebelumnya.
Prosedur medis tersebut menjadi langkah darurat menyusul diagnosis retak pada tulang servikal atau yang lebih dikenal sebagai tulang leher.
Secara spesifik, cedera ini mengenai area tulang belakang C6 dan C7 yang berlokasi di pangkal leher, sebuah kondisi yang cukup mengkhawatirkan bagi seorang atlet balap.
Di tengah rasa sakit dan proses penyembuhan, semangat juang pembalap berusia 22 tahun asal Magetan ini tampaknya masih membara.
Ia bahkan sempat menemukan keceriaan di tengah kesulitan dengan mengunggah foto dari ruang perawatan rumah sakit.
Kebetulan unik terjadi saat ia keluar dari ruang operasi bertepatan dengan momen bersejarah bagi klub kesayangannya, Arsenal, yang memastikan diri sebagai juara Liga Inggris musim 2025-2026.
“Saya keluar dari ruang operasi di hari yang sama saat Arsenal keluar sebagai juara,” cicitnya dalam unggahan tersebut.
Unggahan itu tentu saja mengundang banyak komentar bernada doa dan dukungan.
Salah satu sosok yang mampir memberikan semangat adalah pembalap MotoGP, Maverick Vinales. “Speed recovery mate (cepat pulih kawan),” tulis pembalap yang dijuluki Top Gun tersebut lengkap dengan emotikon semangat.
Honda Team Asia dalam keterangannya menegaskan bahwa operasi berjalan lancar dan sang pembalap kini memulai fase pemulihan.
“Mario Aji menjalani operasi pada Selasa kemarin setelah retak tulang servikal yang memengaruhi tulang belakang C6 dan C7. Operasi berjalan dengan sukses dan dia sekarang memulai proses pemulihan. Kami berharap bisa melihatmu kembali bersama tim sesegera mungkin. Tetap semangat, Mario,” demikian pernyataan tim.
Kasus yang menimpa pebalap Indonesia ini memiliki kemiripan dengan cedera yang pernah dialami Alex Marquez.
Kala itu, Alex mengalami retak kecil pada tulang C7 ditambah patah tulang selangka kanan usai kecelakaan besar di MotoGP Catalunya, yang memaksanya absen pada seri GP Italia dan GP Hungaria.
Hingga kini, belum ada kepastian apakah Mario Suryo Aji juga akan melewatkan dua balapan yang sama tersebut.
Mengingat jadwal GP Italia dan GP Hungaria akan berlangsung berurutan pada tanggal 31 Mei dan 7 Juni, waktu pemulihan menjadi sangat krusial sebelum jeda dua pekan menjelang seri ke-9 di GP Ceska pada 21 Juni.
Cedera leher ini menjadi hambatan terkini bagi di tengah upayanya membuktikan kemampuan terbaiknya.
Musim lalu, ia pun sempat harus absen dalam waktu lama untuk menjalani operasi bahu yang kerap mengalami dislokasi, kendati saat itu ia mampu finis di posisi ke-9 pada Moto2 Americas.
Awal musim ini, performanya sebenarnya menunjukkan tren positif di mana ia rutin nangkring di posisi 10 besar selama sesi latihan bebas. Namun, keberuntungan sepertinya belum berpihak saat balapan berlangsung.
Dari lima balapan terakhir hingga GP Prancis, ia baru mampu menyelesaikan balapan sebanyak dua kali saja.
Setelah GP Prancis, ia mulai mengeluhkan sensasi tidak nyaman pada tangan kirinya, yang setelah diperiksa ternyata memerlukan tindakan operasi pada bagian lain.
“Setelah balapan di Le Mans, kami mendapati adanya cedera yang membuat saya merasa tidak nyaman saat mengendarai motor. Jadi saat ini prioritasnya adalah memulihkan diri dengan baik dan memastikan saya bisa kembali dalam kondisi terbaik,” ucap Mario Suryo Aji melalui rilis tim.
Ia mengakui bahwa ini adalah momen yang tidak mudah dihadapi.
“Saya merasa kami masih memiliki pekerjaan yang belum selesai dan potensi bagus untuk ditunjukkan, tetapi terkadang pemulihan harus didahulukan,” imbuhnya.
Ia pun menutup pernyataannya dengan ucapan terima kasih kepada tim dan pendukungnya, serta berjanji akan fokus penuh pada rehabilitasi demi bisa kembali membalap secepat mungkin.







