Lewis Hamilton Menangis Saksikan Arsenal Juara Liga Premier 2026

Avatar photo
Lewis Hamilton
FOTO: FORMULA1.COM

GP Nesia – Pembalap Ferrari, Lewis Hamilton, tak mampu menyembunyikan emosinya saat menyaksikan klub favoritnya, Arsenal, akhirnya memastikan diri menjadi juara Liga Premier 2026.

Gelar tersebut terasa sangat spesial karena menjadi trofi liga pertama bagi klub asal London utara itu setelah penantian panjang selama 22 tahun.

Kepastian Arsenal meraih gelar datang setelah Bournemouth berhasil menahan imbang rival utama mereka dalam perebutan titel, Manchester City.

Hasil tersebut membuat Arsenal tidak lagi terkejar di puncak klasemen dan mengakhiri penantian panjang para pendukung setia mereka.

Dalam konferensi pers pembalap menjelang Grand Prix Kanada 2026, Lewis Hamilton mengaku terbawa suasana ketika melihat Arsenal memastikan gelar juara.

Juara dunia Formula 1 tujuh kali itu mengatakan dirinya sampai meneteskan air mata karena kemenangan tersebut mengingatkannya pada masa kecil di Stevenage.

“Saya pikir bagi semua orang, ini sangat emosional. Jujur saja, saya meneteskan air mata, karena saya ingat ketika saya berusia lima tahun dan saya biasa bermain di daerah Stevenage setempat,” ujarnya.

Hamilton kemudian mengenang masa kecilnya ketika bermain sepak bola bersama teman-temannya di lingkungan tempat tinggalnya.

Ia mengungkapkan bahwa dirinya menjadi satu-satunya anak kulit hitam di antara kelompok pertemanan tersebut dan berusaha menyesuaikan diri dengan lingkungan sekitar.

Menurutnya, teman-temannya mendukung klub yang berbeda-beda, mulai dari West Ham United, Tottenham Hotspur hingga Manchester United.

Karena ingin diterima dalam lingkaran pergaulan itu, ia sempat berganti-ganti tim dukungan ketika masih berusia empat hingga lima tahun.

“Saya dulu bermain sepak bola di sekitar sudut jalan bersama teman-teman. Mereka semua mendukung tim yang berbeda, jadi saya ikut berganti-ganti tim yang saya dukung tergantung dengan siapa saya bermain,” kata Lewis Hamilton.

Pembalap Ferrari itu lalu menceritakan momen yang membuatnya akhirnya memilih Arsenal sebagai klub favoritnya. Ia menyebut sang adik memiliki peran besar dalam keputusan tersebut.

Hamilton mengingat dengan jelas ketika sang adik mengantarnya pulang dan menanyakan klub mana yang ia dukung. Dalam percakapan itu, adiknya menyarankan agar dirinya mendukung Arsenal.

“Dia menyikut lengan saya sedikit dan berkata, ‘Kamu harus mendukung Arsenal.’ Kami bahkan menertawakan lagi momen itu kemarin,” ungkapnya sambil tersenyum.

Bagi Hamilton, keberhasilan Arsenal musim ini terasa sangat berarti karena tim tersebut sebelumnya berkali-kali gagal meraih gelar meski sempat berada di posisi yang menjanjikan.

Karena itu, keberhasilan menjuarai Liga Premier 2026 dianggap sebagai hasil dari proses panjang yang penuh perjuangan.

“Kami telah mengalami begitu banyak momen nyaris menang, dan akhirnya berhasil meraihnya sungguh luar biasa. Banyak emosi yang muncul dalam diri saya, seperti yang saya yakin juga dirasakan banyak orang,” lanjutnya.

Ia juga memberikan pujian terhadap perkembangan Arsenal dalam beberapa musim terakhir. Menurut Hamilton, arah pembangunan tim yang dilakukan klub London tersebut menunjukkan kemajuan yang sangat positif.

“Saya sangat senang dan bangga dengan tim ini. Arsenal tampil luar biasa dan saya pikir arah perkembangan mereka dalam beberapa tahun terakhir benar-benar fantastis,” katanya.

Tidak hanya berbicara soal sepak bola, Hamilton juga menghubungkan keberhasilan Arsenal dengan perjalanan barunya bersama Ferrari di Formula 1.

Pembalap asal Inggris itu mengaku banyak belajar dari kesuksesan sebuah tim besar dalam membangun mental juara dan kerja sama antarpersonel.

Menurutnya, ia selalu mencoba mempelajari bagaimana para pemimpin sukses bekerja dengan tim mereka. Ia juga berusaha menjadi rekan kerja dan rekan setim yang lebih baik agar mampu mengeluarkan potensi maksimal dari seluruh anggota tim.

“Saya selalu mencoba belajar bagaimana saya bisa menjadi kolega yang lebih baik dan bagaimana saya bisa membantu tim mendapatkan hasil maksimal. Kerja tim benar-benar bisa mewujudkan impian,” ujar Hamilton.

Ia menambahkan bahwa dalam sebuah tim besar terdapat banyak karakter dan energi berbeda sehingga dibutuhkan kemampuan beradaptasi agar semua elemen dapat berjalan selaras.

Meski mengakui masih ada sejumlah tantangan pada awal perjalanannya bersama Ferrari, Hamilton merasa optimistis dengan kondisi tim saat ini. Ia percaya kerja keras dan proses yang terus berjalan akan membawa hasil positif di masa mendatang.

“Saya merasa kami berada di posisi yang sangat baik. Saya dan tim berada dalam kondisi bagus. Akan selalu ada masalah awal dan hal-hal yang harus kami benahi, tetapi saya sangat senang,” tutup Lewis Hamilton.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *