Moto3 Catalunya 2026, Veda Pratama Hadapi Dominasi Pembalap Spanyol

Veda Ega Pratama dan Julukan Boeing 954 Jelang Moto3 Catalunya 2026
FOTO: HONDA TEAM ASIA

GPNesia.com – Persaingan sengit dipastikan tersaji pada ajang Moto3 Catalunya 2026 yang digelar di Sirkuit Catalunya, Barcelona, Spanyol, pada 15-17 Mei 2026.

Seluruh pembalap diprediksi bakal tampil agresif demi memperebutkan posisi terbaik dalam seri keenam musim ini.

Para pembalap tuan rumah datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah menunjukkan dominasi penuh pada seri sebelumnya di Sirkuit Jerez.

Tiga posisi podium berhasil dikuasai rider Spanyol melalui Maximo Quiles dari CFMoto Aspar Team, Adrian Fernandez dari Leopard Racing, dan David Munoz yang membela Liqui Moly Dynavolt Intact GP.

Hasil tersebut membuat Moto3 Spanyol menjadi satu-satunya balapan dari lima seri awal musim ini yang seluruh posisi podium berhasil diamankan pembalap lokal.

Kondisi itu menjadi tantangan tersendiri bagi pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama, yang kembali harus menghadapi kekuatan para rider Negeri Matador pada balapan Moto3 Catalunya 2026 akhir pekan ini.

Veda memiliki catatan cukup positif di Catalunya setelah sebelumnya mampu meraih finis terbaik di posisi keenam pada Race 1 JuniorGP 2025.

Meski demikian, persaingan kali ini dipastikan lebih berat karena para pembalap Spanyol juga memiliki ambisi besar tampil maksimal di depan pendukung sendiri.

Sorotan tertuju kepada dua pembalap Red Bull KTM Ajo, Alvaro Carpe dan Brian Uriarte. Keduanya bertekad bangkit setelah meraih hasil kurang memuaskan pada seri Moto3 Prancis.

Carpe gagal meraih poin untuk pertama kalinya musim ini, sedangkan Uriarte hanya mampu finis di posisi ke-15.

“Kami menyambut balapan kedua dari seri ganda ini dengan semangat untuk bangkit kembali setelah balapan Minggu lalu,” ujar Carpe seperti dikutip dari laman resmi KTM Ajo.

“Kecelakaan itu cukup parah, tetapi untungnya kami tiba di Barcelona dalam kondisi fisik 100 persen. Kami sangat ingin tampil baik di sirkuit yang sangat saya sukai dan saya anggap sebagai salah satu sirkuit kandang saya.”

“Kami fokus untuk tampil baik seperti yang kami lakukan secara keseluruhan di Prancis dan kembali ke posisi yang kami inginkan. Kami percaya diri dan saya yakin balapan di hadapan penonton tuan rumah akan memberi kami dorongan ekstra,” lanjut juara Red Bull Rookies Cup 2024 tersebut.

Carpe sendiri memiliki kenangan manis di Catalunya setelah pernah memenangkan Race 2 JuniorGP 2024 di lintasan tersebut.

Namun pada musim lalu, dia hanya mampu mengakhiri balapan Moto3 di posisi ke-13 ketika masih berstatus rookie.

Sementara itu, Brian Uriarte juga mengusung motivasi tinggi untuk memperbaiki hasil balapan sebelumnya.

Rider yang sudah menjadi rival Veda Ega sejak musim lalu itu merasa performanya sebenarnya cukup kompetitif, hanya saja belum mampu mendapatkan hasil maksimal.

“Kami melanjutkan ke Barcelona setelah akhir pekan yang campur aduk di Prancis,” kata Uriarte.

“Penampilan kami sangat positif, tetapi balapan Minggu tidak berjalan sesuai rencana, jadi kami sangat ingin membalikkan keadaan di Grand Prix Catalunya.”

“Kami tahu kami kuat baik di lintasan kering maupun basah seperti yang kami tunjukkan di Le Mans. Kami hanya perlu menyempurnakan detail-detail dan menjadi sedikit lebih presisi dalam situasi tertentu.”

“Kami belajar dari segala hal, jadi kami yakin akan memanfaatkannya di sini dan hal itu akan memberi kami keunggulan tambahan,” ujarnya menambahkan.

Pada seri Moto3 Catalunya 2026 ini, Maximo Quiles diperkirakan masih menjadi kandidat kuat peraih kemenangan meski musim lalu hanya finis di posisi ke-12 di Catalunya.

Selain Quiles, sejumlah pembalap Spanyol lainnya juga diprediksi berpeluang bersaing di barisan depan seperti Adrian Fernandez, David Almansa, hingga David Munoz.

Add as preferred source on Google
Exit mobile version