Meneropong Masa Depan Fabio Di Giannantonio di MotoGP 2027

Fabio Di Giannantonio

GPNesia.com – Nama Fabio Di Giannantonio sedang naik daun setelah sukses menjadi pembalap yang konsiten dengan perkembangan Ducati Desmosedici GP26.

Pembalap Pertamina Enduro VR46 Racing Team satu ini sedang banyak yang meneropong masa depannya untuk MotoGP musim 2027 mendatang.

Rider VR46 Racing Team ini berhasil 3 kali naik podium dalam 8 balapan pertama pada awal musim 2026 dengan menempatkannya di peringkat 3.

Pencapain itu membuat Di Giannantonio memperoleh 70 poin atau terpaut 30 poin dari pemuncak klasemen MotoGP 2026, Marco Bezzecchi.

Belakangan ini pula banyak muncul pertanyaan kemana arah masa depan Diggia di MotoGP 2027? Bertahan di VR46 Racing atau tim lainnya?

Sampai hingga hari ini, masa depannya masih belum pasti. Seperti kebanyakan pembalap MotoGP, kontraknya juga akan habis akhir tahun ini.

Dengan menilik hasil yang mampu ditorehkannya awal musim ini, rider asal Roma itu saat ini merupakan prospek yang sangat diminati di pasar pembalap.

Dalam wawancara kepada sejumlah media, Di Giannantonio mengatakan dengan juru bahwa dirinya tidak suka main tarik ulur soal masa depan.

“Saya bersyukur atas kondisi sekarang. Kami akan memikirkan masa depan dengan tenang. Ketertarikan tim lain, tentu saja itu berarti saya melakukan pekerjaan dengan baik,” katanya.

“Kami tahu prioritas kami, bersama tim saya telah berbicara dengan pihak-pihak yang tertarik. Namun saat ini, rasanya seperti 2023. Tapi tentu saja, ketertarikan itu membuat saya senang.”

“Memang, orang butuh berita untuk para penggemar. Tetapi ini baru seri ke-4 musim ini. Saya akan mengenakan warna ini hingga akhir musim.”

“Saya bisa bilang bahwa ini adalah tim terbaik yang pernah saya miliki. Kita harus lebih fokus padanya saat ini,” imbuh Diggia.

Ia juga memberi gambaran mengapa dia tidak mau berbicara lebih jauh soal masa depannya.

“Bayangkan, kalau sekarang saya banyak ngomong sama media. Setelah itu saya akan kembali ke garasi untuk merayakan hasil bersama tim. Coba bayangkan, bagaimana jadinya,” kata pembalap berusia 27 tahun ini.

Sementara Manajer Pertamina Enduro VR46 Racing Team, Uccio Salucci mengulas situasi terbaru dan menjelaskan berbagai aspek mulai dari performa Fabio Di Giannantonio, dinamika bursa pembalap, relasi dengan Ducati, peluang kedatangan Fermin Aldeguer, hingga munculnya talenta muda dari VR46 Riders Academy.

Salucci terlebih dahulu menyoroti awal musim yang berjalan positif bagi timnya, yang belakangan kerap menjadi salah satu acuan kuat bagi Ducati di lintasan balap. Ia menyampaikan rasa puas atas pencapaian tersebut.

“Hal ini sangat memuaskan bagi kami. Kami memulai musim dengan cara yang tepat. Pada tahun sebelumnya kami menjalani musim yang cenderung naik turun, tetapi dalam lima atau enam balapan terakhir saya sudah merasakan arah perkembangan yang benar. Saya selalu berpendapat bahwa untuk menjalani musim dengan baik, kita harus menutup musim sebelumnya dengan hasil yang solid, lalu melanjutkan momentum itu ke musim berikutnya.”

Selanjutnya, Uccio menegaskan pentingnya kolaborasi erat dalam tim, terutama dengan Di Giannantonio yang menunjukkan perkembangan signifikan.

“Tim ini berkembang dengan sangat baik, dan Fabio juga mengalami peningkatan yang luar biasa. Sejak bergabung bersama kami, dia benar-benar mengalami transformasi besar. Kami banyak membantunya, terutama dalam aspek di luar lintasan seperti di rumah, mulai dari pengaturan pola kerja, fisioterapi, hingga program latihan. Dia pembalap yang kuat, cerdas, mau mendengarkan, dan sangat profesional. Menurut saya, perkembangan ini 50-50, antara kontribusi dirinya dan kerja tim.”

Pembahasan kemudian berlanjut ke situasi bursa pembalap, di mana nama Di Giannantonio menjadi salah satu yang cukup diperhitungkan untuk masa depan.

“Saya merasa senang, karena saya masih ingat ketika kami merekrutnya dua tahun lalu, dia tidak memiliki banyak hal. Kini melihatnya menjadi sosok yang diminati di pasar pembalap tentu membuat saya bangga. Namun di sisi lain, situasinya menjadi lebih kompleks. Bagi kami dia adalah prioritas utama, dan kami sedang berupaya menyiapkan tawaran yang pantas untuknya, baik dari sisi teknis maupun finansial. Harapan kami tentu dia mau bertahan bersama kami untuk beberapa tahun ke depan.”

Meski demikian, Salucci menegaskan VR46 tetap menyiapkan berbagai skenario lain jika situasi tidak berjalan sesuai harapan, walaupun Di Giannantonio tetap menjadi opsi utama.

“Kami selalu memiliki rencana B, C, bahkan D. Diggia adalah prioritas, dan tentu saya akan kecewa jika harus beralih ke rencana lain, tetapi dalam dunia olahraga, balap, dan kehidupan secara umum, kita harus selalu memiliki alternatif. Ada Luca Marini, saya belum tahu apakah dia akan dipertahankan oleh Honda. Kami juga belum pasti mengenai Franco karena kami pernah bekerja bersamanya. Saya juga menyukai Vietti, dia memiliki tempat khusus bagi saya. Dan mengapa tidak mempertimbangkan Bulega? Ada banyak kemungkinan yang sedang kami evaluasi.”

Add as preferred source on Google

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi. Bila ingin mengutip silahkan menggunakan link aktif mengarah pada domain GPNesia.com.
Exit mobile version