GPNesia.com – Petinggi Ducati, Davide Tardozzi, mengungkapkan kunci penting yang harus dimiliki timnya untuk bisa mengalahkan dominasi Aprilia Racing pada musim ini.
Menurut Davide Tardozzi, peningkatan downforce pada motor Ducati menjadi faktor krusial yang harus segera dibenahi agar mampu bersaing di level tertinggi.
Pada seri terakhir MotoGP di GP Spanyol, Ducati memang sukses meraih kemenangan melalui performa impresif Alex Marquez.
Namun demikian, secara keseluruhan kecepatan motor Ducati masih dinilai kalah dibandingkan Aprilia. Situasi ini semakin diperparah setelah dua pembalap utama tim pabrikan, Marc Marquez dan Francesco Bagnaia, gagal menyelesaikan balapan.
Kondisi tersebut membuat Ducati menyadari perlunya evaluasi menyeluruh, terutama di sektor aerodinamika.
Davide Tardozzi menegaskan bahwa aspek downforce menjadi perhatian utama karena sangat berpengaruh terhadap stabilitas motor, khususnya saat melibas tikungan dengan kecepatan tinggi.
“Saya rasa sangat penting untuk memiliki downforce yang dapat diberikan oleh aerodinamika yang tepat, terutama di tikungan cepat di mana kita tahu Aprilia telah membuat lompatan besar dan di mana selama akhir pekan – selain Alex, yang sangat cepat – Aprilia berkinerja lebih baik daripada kami,” ujar Tardozzi dalam wawancara dengan media setempat.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa tim Ducati telah melakukan berbagai pengujian guna menemukan konfigurasi aerodinamika terbaik.
Eksperimen dilakukan dengan mengombinasikan berbagai elemen desain untuk meningkatkan performa motor, terutama di titik-titik krusial lintasan.
“Jadi kami melakukan beberapa pengujian, bereksperimen dengan campuran aerodinamika untuk menemukan solusi yang tepat, terutama di Tikungan 11 dan 12, tempat Marc Marquez mengalami kecelakaan kemarin. Sayangnya, kemarin juga ada sedikit angin, beban di bagian depan tidak seperti seharusnya, dan pada dasarnya motor sedikit terangkat di sana dan kehilangan grip depan. Itulah mengapa kami bekerja keras hari ini di dua tikungan itu, di sektor empat, untuk meningkatkan beban aerodinamis di bagian depan,” jelasnya.
Pernyataan ini menegaskan bahwa Ducati tidak hanya fokus pada kecepatan lurus, tetapi juga pada kestabilan dan cengkeraman ban depan yang sangat dipengaruhi oleh distribusi beban aerodinamis.
Dengan langkah pengembangan ini, Ducati berharap dapat segera menutup celah performa dari Aprilia yang saat ini tampil lebih konsisten di berbagai kondisi lintasan.
