GPNesia.com – Pembalap muda Aspar Team, Máximo Quiles, datang dengan rasa percaya diri tinggi menjelang seri ketujuh Moto3 Italia 2026 yang akan berlangsung di Sirkuit Mugello.
Penampilan impresif sepanjang musim ini membuat rider binaan Marc Marquez tersebut berada dalam posisi yang sangat menguntungkan untuk melanjutkan dominasinya.
Dari enam seri awal Moto3 2026, Máximo Quiles berhasil menunjukkan performa luar biasa dengan mengoleksi enam podium, termasuk empat kemenangan.
Hasil konsisten tersebut menempatkannya di puncak klasemen sementara dengan raihan 140 poin.
Keunggulan poin yang cukup jauh dari para pesaing membuat situasi Quiles semakin nyaman. Saat ini dia unggul 64 poin atas pembalap Leopard Racing, Adrian Fernandez, yang menempati posisi kedua dalam klasemen sementara.
Modal besar itu membuat pembalap asal Spanyol tersebut tampil lebih tenang menjelang balapan di Mugello akhir pekan ini.
Apalagi, dia baru saja meraih kemenangan penting pada seri sebelumnya di GP Catalunya meski harus melewati jalannya lomba yang tidak mudah.
Dalam balapan sepanjang 18 lap tersebut, Quiles nyaris tidak pernah memimpin jalannya perlombaan.
Namun, kecerdikan dan ketenangannya dalam membaca situasi membuat rekan setim Marco Morelli itu mampu merebut posisi terdepan pada fase akhir balapan hingga akhirnya keluar sebagai pemenang.
“Saya sangat senang setelah kemenangan di Barcelona, meskipun itu balapan yang sulit,” ujar Quiles melalui laman resmi Aspar Team.
Kemenangan di Catalunya menjadi suntikan motivasi tambahan bagi Quiles untuk kembali tampil maksimal di Italia.
Dia mengaku kini sepenuhnya fokus menghadapi Grand Prix Italia demi menjaga tren positif yang sedang dimilikinya musim ini.
Meski datang sebagai pemimpin klasemen, Quiles tetap ingin menjalani seluruh sesi dengan hati-hati demi menemukan pengaturan motor terbaik sebelum balapan utama dimulai.
“Sekarang saya sepenuhnya fokus pada Grand Prix Italia,” kata Quiles.
“Tujuannya tetap sama, yaitu menjalani setiap sesi latihan satu per satu untuk mendapatkan pengaturan terbaik,” lanjutnya.
Selain membawa kepercayaan diri tinggi, Máximo Quiles juga memiliki kenangan spesial dengan Sirkuit Mugello.
Pada musim 2025 lalu, saat masih berstatus rookie di Moto3, dia sukses meraih kemenangan pertamanya di lintasan sepanjang 5,25 kilometer tersebut.
Momen itu membuat Mugello memiliki nilai emosional tersendiri bagi Quiles. Karena alasan itulah, dia bertekad kembali tampil kompetitif dan berjuang keras demi mempertahankan performa terbaiknya di Italia.
“Saya meraih kemenangan pertama saya di Mugello, jadi akan sangat istimewa untuk kembali ke sini,” ungkap Quiles.
“Saya rasa kita akan sangat menikmatinya,” tambahnya.
Meski demikian, persaingan di Moto3 Italia 2026 dipastikan tidak akan mudah. Salah satu pembalap yang berpotensi memberikan tekanan adalah rider Honda Team Asia asal Indonesia, Veda Ega Pratama.
Veda juga memiliki catatan apik di Mugello. Pada ajang Red Bull Rookies Cup 2025, pembalap asal Gunungkidul, Yogyakarta tersebut berhasil menyapu bersih dua balapan dengan kemenangan di sirkuit yang sama.
Saat ini Veda berada di posisi kelima klasemen sementara Moto3 2026. Dia masih tertinggal 82 poin dari Quiles, tetapi performanya sejauh musim ini menunjukkan bahwa dirinya layak diperhitungkan sebagai salah satu penantang kuat di Mugello.
