Andai Jadi Rossi, Michael Laverty Pilih Bulega untuk VR46 Racing Team Musim 2027

Michael Laverty
FOTO: MOTOGP.COM

GPNesia.com – Mantan pembalap MotoGP asal Irlandia Utara, Michael Laverty, memberikan pandangannya mengenai arah masa depan tim VR46 Racing Team milik legenda balap motor, Valentino Rossi, yang tengah bersiap menghadapi kemungkinan perombakan besar pada musim 2027.

Dalam situasi tersebut, VR46 disebut sedang mencari komposisi pembalap baru setelah muncul kabar bahwa dua rider mereka, Franco Morbidelli dan Fabio Di Giannantonio, berpotensi meninggalkan tim usai MotoGP 2026 berakhir.

Di Giannantonio bahkan dikabarkan telah mencapai kesepakatan untuk bergabung dengan KTM pada 2027, yang akan mempertemukannya kembali dengan mantan rekan setimnya, Alex Marquez, di Gresini.

Sementara itu, masa depan Morbidelli di VR46 masih belum pasti. Ia disebut berpeluang tidak mendapatkan kursi MotoGP untuk musim berikutnya, membuka ruang lebih besar bagi perubahan struktur tim asal Italia tersebut.

Di sisi lain, VR46 Racing Team diperkirakan akan merekrut Fermin Aldeguer dari Gresini sebagai salah satu langkah regenerasi pembalap muda.

Namun, masih ada satu kursi kosong yang hingga kini belum terisi, memicu berbagai spekulasi di paddock MotoGP.

Beberapa nama yang mencuat sebagai kandidat pengisi kursi tersebut antara lain Luca Marini, Nicolo Bulega, serta Celestino Vietti. Ketiganya dianggap memiliki peluang berbeda untuk menjadi bagian dari proyek jangka panjang VR46.

Dalam sebuah siaran langsung latihan Moto2 di TNT Sports, Michael Laverty ditanya secara hipotetis mengenai pilihan pembalap jika ia berada di posisi Valentino Rossi dan sudah memastikan kedatangan Aldeguer.

Ia kemudian diminta memilih antara Vietti dan Bulega untuk mengisi kursi tersisa tersebut.

Menanggapi pertanyaan itu, Michael Laverty secara terbuka menyatakan bahwa ia akan “mencoba peruntungan” pada Bulega.

Ia menilai pembalap berusia 26 tahun itu memiliki potensi besar untuk menjadi kekuatan baru di era motor 850cc dengan ban Pirelli yang akan digunakan di masa depan.

Menurutnya, Bulega menunjukkan adaptasi yang kuat dalam berbagai kondisi balapan, termasuk pengalamannya di World Superbike bersama Ducati Panigale dengan ban Pirelli, serta kemampuannya beradaptasi saat menggunakan ban Michelin ketika mendapat kesempatan menggantikan pembalap lain.

“Saya akan memilih Nicolo Bulega. Ini bukan meremehkan Vietti, tetapi jalur karier mereka cukup berbeda meski sama-sama berbakat,” ujar Laverty dalam siaran tersebut.

Ia menambahkan bahwa kemampuan adaptasi Bulega membuatnya layak dipertimbangkan sebagai aset jangka panjang VR46.

Lebih lanjut, Michael Laverty menilai bahwa dengan karakter motor 850cc dan karakter ban yang berbeda, Bulega berpotensi menjadi salah satu pembalap yang konsisten sepanjang musim dan mampu bersaing di level tertinggi.

Sementara itu, Nicolo Bulega sendiri juga memberikan tanggapan terkait masa depannya di WorldSBK menjelang putaran Aragon.

Ia menyebut komunikasi dengan manajernya masih berlangsung intensif, termasuk kemungkinan pembicaraan lanjutan setelah agenda di Mugello, sehingga keputusan final belum diumumkan.

Di tengah dinamika tersebut, nama Michael Laverty kembali menjadi sorotan setelah pandangannya dinilai sejalan dengan arah pengembangan VR46 yang sedang mencari kombinasi pembalap muda dan berpengalaman untuk menghadapi era baru MotoGP.

Exit mobile version