Max Verstappen Gagal Menang di NLS5 Akibat Kerusakan Mercedes No. 3

Avatar photo
Max Verstappen Gagal Menang di NLS5

GPNesia.com – Harapan juara dunia Formula 1 Max Verstappen untuk mengamankan kemenangan pada ajang NLS5 di Nürburgring harus berakhir pahit setelah mobil Mercedes nomor 3 mengalami kerusakan teknis yang memicu pitstop panjang dan menghentikan peluang mereka di posisi terdepan.

Juara dunia F1 empat kali tersebut kembali turun ke Nürburgring pada akhir pekan ini untuk mengikuti dua seri sekaligus, yakni NLS4 dan NLS5, sebagai bagian dari persiapan serta kualifikasi menuju Nürburgring 24 Hours. Dalam agenda ini, Max Verstappen tampil bersama tim Verstappen yang dikelola Winward Racing menggunakan Mercedes-AMG GT3 nomor 3 dan berbagi kemudi dengan pembalap Austria Lucas Auer.

Sebelumnya, Max Verstappen tidak ambil bagian dalam NLS3 pekan lalu karena mobil nomor 3 Team Verstappen sedang digunakan di ajang GT World Challenge Europe yang berlangsung di Paul Ricard. Kembalinya sang juara dunia ke lintasan Nordschleife pun menjadi sorotan besar bagi para penggemar balap ketahanan.

Namun akhir pekan tersebut tidak berjalan mulus. Balapan NLS4 harus dibatalkan setelah kecelakaan serius yang melibatkan tujuh mobil terjadi pada satu jam pertama, insiden tragis yang merenggut nyawa pembalap senior Juha Miettinen. Situasi ini membuat seluruh paddock berduka sebelum melanjutkan agenda berikutnya.

Pada NLS5 yang tetap digelar sesuai jadwal, suasana balapan diawali dengan mengheningkan cipta selama satu menit di grid sebagai bentuk penghormatan. Dalam sesi kualifikasi, mobil Mercedes nomor 3 mencatat hasil start di posisi kelima melalui Lucas Auer, sementara Max Verstappen dipercaya menjadi starter utama balapan.

Sejak awal, Verstappen langsung menunjukkan performa kompetitif. Ia berhasil naik ke posisi keempat hanya dalam beberapa lap awal, sebelum secara perlahan mengambil alih pimpinan balapan setelah melewati satu jam pertama. Konsistensi dan kecepatan Max Verstappen kembali terlihat saat ia memperlebar jarak dari para pesaingnya.

Pada stint pertama, Verstappen melanjutkan performa dominannya dan tetap berada di dalam mobil untuk stint kedua. Dalam fase ini, ia bahkan berhasil membangun keunggulan sekitar 30 detik dari para rivalnya. Namun momentum tersebut tidak bertahan lama. Hanya 38 menit setelah pitstop pertamanya, mobil nomor 3 terpaksa kembali masuk pit.

Situasi berubah drastis ketika mobil digiring ke garasi tim untuk pemeriksaan lebih lanjut di bagian depan Mercedes. Pada fase ini, Max Verstappen dilaporkan mengalami getaran tidak normal saat berada di lintasan. Tim kemudian menemukan adanya kerusakan pada bagian splitter mobil, meskipun penyebab pastinya belum dapat dipastikan.

Kerusakan tersebut membuat mobil nomor 3 harus berhenti hampir setengah jam di pitlane. Kondisi ini secara langsung mengakhiri peluang kemenangan yang sebelumnya sudah berada dalam genggaman. Harapan Max Verstappen untuk meraih kemenangan NLS kedua pun resmi sirna akibat kendala teknis tersebut.

Setelah perbaikan selesai dilakukan, Lucas Auer kembali turun ke lintasan untuk menyelesaikan sisa dua jam terakhir balapan. Namun keterlambatan besar yang terjadi membuat mereka hanya mampu finis di posisi ke-21 di kelas GT3 teratas, serta ke-39 secara keseluruhan.

Balapan NLS5 sendiri akhirnya dimenangkan oleh BMW nomor 16 dari Rowe Racing yang dikemudikan oleh Max Hesse, Jordan Pepper, dan Kelvin van der Linde. Kemenangan tersebut menandai dominasi mereka di tengah berbagai drama yang terjadi di lintasan Nürburgring.

Masalah yang menimpa mobil Verstappen ini juga menambah daftar kesialan mereka di musim NLS tahun ini. Sebelumnya, kemenangan pada NLS2 telah dicabut dari kru nomor 3 akibat kesalahan penggunaan ban, sehingga ini menjadi pukulan kedua bagi tim yang diperkuat Max Verstappen di ajang tersebut.

Meski hasil akhir tidak sesuai harapan, beberapa anggota tim tetap mencoba mengambil sisi positif dari akhir pekan yang berat tersebut.

Dalam catatan terpisah dari paddock, Rea—yang juga terlibat dalam pengembangan teknis bersama Honda—mengungkapkan bahwa ia tetap puas dengan progres kerja tim selama akhir pekan meskipun tidak berhasil meraih poin. Ia menilai berbagai perubahan setup sejak sesi latihan bebas pertama memberikan arah pengembangan yang menjanjikan.

“Para kru melakukan beberapa perubahan pengaturan yang bagus sejak Sesi Latihan Bebas 1 dan kami bekerja dengan baik untuk mengeksplorasi beberapa opsi dengan motor,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa jika kesempatan kembali hadir, tim sudah memiliki lebih banyak data untuk meningkatkan kecepatan di akhir balapan. “Jika kami harus kembali besok, tentu saja kami sudah memiliki lebih banyak ide untuk dicoba agar lebih cepat di akhir balapan.”

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa meskipun hasil tidak mencerminkan perkembangan yang terjadi, progres teknis tetap terlihat sepanjang akhir pekan. Di akhir pernyataannya, ia turut menyampaikan dukungan moral kepada beberapa pembalap yang tengah menjalani pemulihan cedera.

“Saya tahu hasilnya tidak benar-benar mencerminkannya, tetapi kami telah membuat beberapa kemajuan akhir pekan ini. Sekarang akhir pekan telah berakhir, saya ingin mendoakan yang terbaik untuk Somkiat [Chantra] dalam pemulihannya, dan juga Jake [Dixon]. Semoga mereka bisa kembali balapan di Balaton.”

Dengan demikian, akhir pekan di Nürburgring menjadi campuran antara drama, tragedi, dan kekecewaan bagi banyak pihak, termasuk Max Verstappen, yang kembali harus menunda ambisinya untuk menambah koleksi kemenangan di ajang balap ketahanan tersebut.

Baca berita terbaru hari ini seputar MotoGP, Moto2, Moto3, F1 dan Otomotif di GPNesia.com melalui Google News + Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi. Bila ingin mengutip silahkan menggunakan link aktif mengarah pada domain GPNesia.com.