GPNesia.com – Tim Leopard Racing menuntaskan balapan Moto3 Prancis 2026 dalam situasi yang penuh tantangan di Sirkuit Le Mans, Minggu (10/5).
Dalam balapan yang berlangsung di lintasan basah tersebut, Adrián Fernández berhasil meraih podium kedua setelah finis di posisi kedua.
Sementara rekan setimnya, Guido Pini, mengamankan posisi keenam hingga garis akhir. Kondisi cuaca yang sulit menjadi tantangan utama pada hari balapan.
Race dinyatakan berlangsung dalam kondisi basah dan akhirnya dipersingkat menjadi 13 lap.
Adrián Fernández memulai balapan dari posisi pole position, sedangkan Guido Pini start dari posisi ke-11 di baris keempat.
Meski kedua pembalap sempat mengalami start yang kurang ideal, keduanya mampu segera memperbaiki posisi.
Fernández yang berasal dari Spanyol berhasil naik ke posisi kedua pada lap ketiga.
Di sisi lain, pembalap Italia Guido Pini juga tampil agresif dan sudah berada di posisi keenam pada fase awal balapan.
Performa kompetitif terus ditunjukkan pembalap Leopard Racing sepanjang balapan berlangsung.
Guido Pini sempat menembus posisi keempat pada lap kelima setelah melakukan tekanan besar kepada para rivalnya.
Namun, persaingan ketat membuatnya kembali turun posisi sebelum akhirnya menyelesaikan balapan di urutan keenam.
Sementara itu, Adrián Fernández mampu menjaga konsistensi kecepatannya hingga akhir lomba.
Ia mempertahankan posisi kedua sampai bendera finis dikibarkan dan memastikan podium keduanya musim ini dalam ajang Grand Prix Moto3.
Setelah balapan berakhir, Fernández mengungkapkan bahwa kondisi lintasan membuat balapan terasa seperti perjudian.
Ia mengakui sempat kehilangan momentum saat start, namun mampu memulihkan keadaan dengan cepat.
“Balapan hari ini agak seperti lotere, dan untungnya semuanya berjalan baik untuk kami. Saya tidak memulai dengan baik, yang mengganggu tahap awal balapan. Saya berhasil memulihkan posisi dengan cepat, tetapi saya melihat banyak kecelakaan dan tidak ingin mengambil risiko yang tidak perlu,” ujar Fernández.
Ia juga menjelaskan sempat mencoba mengejar posisi terdepan, tetapi memilih bermain aman demi menjaga peluang finis di podium.
“Saya mencoba mengikuti dan mengejar Quiles, tetapi saya mengalami beberapa momen menegangkan dan memutuskan untuk tetap tenang. Pilihannya adalah podium atau nol poin. Saya sangat senang bisa meraih podium berturut-turut dan saya sudah menantikan balapan di Barcelona minggu depan,” tambahnya.
Di sisi lain, Guido Pini merasa puas karena mampu menyelamatkan akhir pekan yang tidak mudah dengan tambahan poin penting.
Pembalap muda Italia itu mengatakan timnya memang cukup kompetitif saat balapan basah, meski kondisi lintasan tetap menyulitkan semua pembalap.
“Hari ini kami berhasil menyelamatkan akhir pekan yang sulit. Kami tahu kami kompetitif dalam kondisi basah, tetapi tetap saja balapan ini sangat sulit. Kami membawa pulang beberapa poin hari ini, jadi pada akhirnya saya senang,” kata Pini.
Pembalap Leopard Racing itu juga mengaku antusias menghadapi seri berikutnya di Barcelona dan Mugello, dua lintasan yang menurutnya sangat disukai.
“Saya sangat menantikan balapan mendatang karena Barcelona adalah sirkuit yang sangat saya sukai, dan terlebih lagi Mugello. Kami akan terus berusaha untuk menikmati diri kami sendiri dan memberikan yang terbaik,” tutupnya.







