GP Nesia – Pembalap muda Mercedes, Kimi Antonelli, tampil gemilang dengan meraih kemenangan penting dalam Grand Prix Kanada 2026 yang berlangsung dramatis pada Minggu (25/5).
Hasil tersebut membuat Kimi Antonelli semakin kokoh di puncak klasemen sementara kejuaraan dunia Formula 1 setelah memperlebar jarak menjadi 43 poin.
Balapan di Sirkuit Gilles Villeneuve sejak awal langsung menyajikan persaingan sengit antara Kimi Antonelli dan rekan setimnya di Mercedes, George Russell.
Kedua pembalap beberapa kali saling menyalip dalam perebutan posisi terdepan, menghadirkan duel intens yang membuat jalannya lomba berlangsung penuh ketegangan.
Russell sempat memberikan tekanan besar kepada Antonelli dan terlihat mampu menjaga ritme balapan.
Namun situasi berubah drastis ketika pembalap asal Inggris tersebut mengalami gangguan teknis pada unit daya mobilnya saat memasuki Lap 30.
Masalah itu membuat Russell tidak dapat melanjutkan balapan dan harus menghentikan mobilnya di sisi lintasan.
Insiden tersebut memaksa race control mengeluarkan Virtual Safety Car.
Momentum itu dimanfaatkan sebagian besar pembalap untuk melakukan pit stop, sementara Kimi Antonelli tetap berada di posisi terdepan dengan keunggulan nyaman atas pembalap Red Bull, Max Verstappen, yang berada di urutan kedua.
Setelah balapan kembali normal, Antonelli tampil tanpa tekanan berarti. Pembalap Italia itu terus menjaga konsistensi kecepatannya hingga akhirnya menyentuh garis finis dengan selisih 10,7 detik dari pesaing terdekatnya.
Kemenangan tersebut menjadi kemenangan keempat secara beruntun bagi Kimi Antonelli pada musim 2026.
Persaingan menarik juga terjadi dalam perebutan posisi podium. Pembalap Ferrari, Lewis Hamilton, berhasil tampil impresif dengan merebut posisi kedua.
Juara dunia tujuh kali itu sukses melewati Verstappen pada lap-lap akhir untuk mengamankan hasil penting bagi Ferrari.
Sementara itu, Verstappen harus puas finis di posisi ketiga. Meski gagal mempertahankan posisi runner-up, hasil tersebut tetap menjadi podium pertamanya pada musim ini bersama Red Bull.
Ferrari kembali menempatkan pembalapnya di lima besar melalui Charles Leclerc yang finis di urutan keempat. Posisi kelima ditempati pembalap Red Bull junior, Isack Hadjar, yang mampu menunjukkan performa kompetitif sepanjang balapan.
Penampilan solid juga diperlihatkan Franco Colapinto bersama Alpine dengan finis di posisi keenam.
Di belakangnya, pembalap Racing Bulls, Liam Lawson, sukses mengungguli rekan Alpine lainnya, Pierre Gasly, yang harus puas mengakhiri lomba di posisi kedelapan.
Tambahan poin juga diraih Williams melalui Carlos Sainz yang finis di urutan kesembilan. Sementara pembalap Haas, Oliver Bearman, berhasil mengamankan satu poin terakhir setelah menyelesaikan balapan di posisi ke-10.
Hari yang sulit justru dialami McLaren. Oscar Piastri gagal meraih poin setelah hanya mampu finis di posisi ke-11.
Strategi tim yang memulai balapan menggunakan ban intermediate menjadi bumerang, karena kedua mobil McLaren harus melakukan pit stop lebih awal untuk mengganti ke ban slick setelah kondisi lintasan berubah lebih cepat dari perkiraan.






