Sergio Perez Tunjukkan Kebangkitan di F1 Bersama Cadillac

Avatar photo
Sergio Perez Tunjukkan Kebangkitan di F1 Bersama Cadillac
FOTO: FORMULA1.COM

GPNesia.comSergio Perez kembali menjadi sorotan setelah menunjukkan performa yang meyakinkan pada musim debutnya bersama Cadillac di ajang Formula 1.

Pembalap asal Meksiko tersebut mengaku senang bisa kembali turun di lintasan setelah setahun absen pada 2025, sekaligus merasa telah membuktikan kepada dirinya sendiri bahwa ia masih berada di antara yang terbaik di level tertinggi balap mobil dunia.

Keputusan Red Bull untuk tidak mempertahankannya pada akhir musim 2024 membuat Sergio Perez harus menepi dari grid sepanjang 2025.

Namun, pada 2026 ia kembali ke kompetisi bersama Cadillac, pabrikan otomotif asal Amerika Serikat yang juga diperkuat oleh pembalap senior Valtteri Bottas.

Meski tim tersebut diperkirakan mengawali musim dari barisan belakang, perkembangan yang mereka tunjukkan mulai terlihat signifikan.

Cadillac sempat memulai musim dengan kesulitan, tetapi pembaruan besar yang dibawa ke seri Miami menjadi titik balik penting.

Performa mobil meningkat dan perlahan membawa mereka mendekati kelompok tengah. Dalam fase ini, Sergio Perez mulai terlihat lebih kompetitif dan mampu menekan tim-tim yang lebih mapan.

Pada balapan di Kanada, Perez tampil sebagai pemimpin tim di lintasan. Ia nyaris melaju ke fase kedua kualifikasi sprint, kemudian finis di posisi ke-11 pada Sprint Race sebelum terkena penalti waktu setelah balapan.

Strategi ban lunak yang agresif serta duel roda-ke-roda menjadi kunci penampilannya yang menonjol sepanjang akhir pekan tersebut.

Namun, keberuntungannya berubah di balapan utama Grand Prix Kanada. Setelah sempat bersaing ketat dengan Esteban Ocon dari Haas, Sergio Perez harus mengakhiri lomba lebih awal akibat kegagalan pada sistem suspensi mobil.

Meski demikian, ia tetap menilai akhir pekan tersebut sebagai salah satu yang paling positif baik bagi dirinya maupun tim.

BACA JUGA:  Davide Brivio Tinggalkan F1, Incar Repsol Honda

“Saya sangat senang dengan performa saya. Saya senang bisa kembali dan membuktikan kepada diri sendiri bahwa saya adalah salah satu yang terbaik di luar sana. Ini sangat menyenangkan dan saya puas dengan level mengemudi saya,” ujar Perez, pemenang enam kali Grand Prix tersebut.

Ia juga menyoroti peningkatan performa Cadillac yang mulai terlihat konsisten. Menurutnya, perkembangan tersebut menjadi sinyal positif bahwa tim berada di jalur yang benar, meski masih membutuhkan konsistensi lebih lanjut di setiap sesi balapan.

Meski ada peningkatan, Sergio Perez menegaskan bahwa sisi operasional tim masih perlu dibenahi, terutama menjelang rangkaian balapan di Eropa.

Ia menyinggung beberapa kendala teknis seperti masalah suspensi serta hambatan dalam sesi latihan yang turut dialami dirinya dan Bottas.

“Saya tidak sabar dengan sisi operasional saat ini. Ini hal yang harus kami tingkatkan karena kami belum memaksimalkan hasil yang ada,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa performa mobil sudah menunjukkan kemajuan, tetapi eksekusi tim di lintasan masih perlu diperbaiki agar tidak kehilangan peluang.

Menjelang balapan di sirkuit jalanan Monte Carlo, Perez tetap optimistis. Ia menyebut Monaco sebagai tantangan unik yang hanya datang sekali dalam setahun dan berharap Cadillac dapat tampil kuat.

Dalam pernyataannya, ia menutup dengan keyakinan bahwa peluang tetap terbuka jika tim mampu menggabungkan performa mobil dan strategi secara optimal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *