GP Nesia – Pembalap muda Indonesia, Kiandra Ramadhipa, kembali menunjukkan tajinya di dunia balap motor internasional melalui penampilannya di Red Bull MotoGP Rookies Cup 2026 yang berlangsung di Sirkuit Mugello, Italia.
Ajang bergengsi ini akan berlangsung dari tanggal 29 hingga 31 Mei 2026, dan menjadi panggung utama bagi Kiandra untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya menggeber motor KTM.
Selama periode tersebut, sesi latihan bebas pertama (FP1) dan kedua (FP2), serta sesi kualifikasi (QP), dilaksanakan pada hari Jumat (29/5/2026).
Pada hari berikutnya, Sabtu (30/5/2026), digelar balapan pertama (Race 1), diikuti balapan kedua (Race 2) yang berlangsung pada Minggu (31/5/2026).
Penampilan Kiandra Ramadhipa di Mugello menjadi sorotan utama karena keberhasilannya tampil kompetitif di tengah persaingan ketat antara pembalap muda dari berbagai negara.
Sebelumnya, Kiandra Ramadhipa telah mencuri perhatian dunia balap dengan debutnya di Moto3 Junior World Championship 2026.
Pembalap asal Sleman ini berhasil meraih podium ketiga di Sirkuit Catalunya, Spanyol, pada Minggu (24/5/2026).
Prestasi tersebut menjadi bukti nyata bahwa Kiandra Ramadhipa mampu bersaing di level internasional dan menunjukkan potensi besar sebagai salah satu talenta muda dari Indonesia.
Hasil impresif dari keberhasilannya di Catalunya pun menjadi kabar menggembirakan bagi dunia balap nasional.
Di tengah ketatnya persaingan dengan pembalap muda dari Eropa dan Asia, Ramadhipa mampu tampil konsisten sejak awal balapan dan langsung menembus papan atas klasemen sementara.
Keberanian dan kemampuan teknisnya ini mendapatkan perhatian dari tokoh nasional, termasuk Erick Thohir, yang melalui media sosial resmi menyebut Ramadhipa sebagai inspirasi bagi generasi muda Indonesia yang berani bermimpi besar dan pantang menyerah di panggung dunia.
“Ramadhipa menjadi inspirasi generasi muda Indonesia yang berjiwa tangguh dan pantang menyerah demi menorehkan prestasi serta mengharumkan nama Merah Putih di kancah dunia,” tulis Erick Thohir dalam unggahannya.
Pada Race 1 di Sirkuit Barcelona-Catalunya, Kiandra Ramadhipa yang memulai balapan dari posisi ketiga langsung menunjukkan keberanian dan ketangguhan.
Ia terlibat dalam persaingan sengit di barisan depan dan bahkan sempat memimpin pada lap terakhir, meskipun suhu lintasan mendekati 40 derajat Celsius yang menguras fisik dan mentalnya.
Pada akhirnya, Ramadhipa menyelesaikan balapan di posisi kelima, dengan selisih hanya 0,144 detik dari pemenang.
Namun, hasil tersebut mengalami perubahan signifikan setelah dua pembalap lain, Carlos Cano dari CFMoto Aspar Junior Team dan Guillem Planques dari Momoven Racing, terkena penalti akibat pelanggaran saat yellow flag berkibar.
Penalti ini membuat posisi Kiandra Ramadhipa naik ke posisi ketiga, sekaligus meraih podium bersejarah untuk Indonesia di ajang internasional tersebut.
Performanya tidak berhenti di situ. Pada balapan kedua, meskipun menghadapi suhu lintasan yang lebih panas hingga mendekati 50 derajat Celsius, Ramadhipa tetap mampu tampil konsisten dan bersaing di kelompok depan.
Ia berhasil menyelesaikan balapan di posisi keenam, dengan selisih kurang dari 0,3 detik dari pemenang. Dalam keterangan tertulis, Ramadhipa menyatakan optimisme dan tekad untuk menghadapi balapan berikutnya di Estoril.
“Pada Race 2 saya kembali bertarung untuk kemenangan, jadi ada banyak hal positif yang bisa kami ambil dari akhir pekan ini. Saya yakin kami bergerak ke arah yang tepat dan akan kembali lebih kuat di Estoril,” ujar Kiandra Ramadhipa.
Keberhasilan ini tidak diraih secara instan, melainkan melalui proses latihan dan persiapan yang matang. Sejak awal Maret 2026, Kiandra Ramadhipa telah mengikuti berbagai program latihan intensif di Eropa, termasuk winter camp, latihan fisik, serta sesi pengujian motor di Valencia dan Barcelona.
Pengalaman di level junior, seperti meraih kemenangan di Red Bull MotoGP Rookies Cup 2025 di Jerez, Spanyol, juga menjadi modal penting dalam menghadapi tekanan di level Moto3 Junior World Championship.
Dengan tambahan poin dari dua balapan di Catalunya, Kiandra Ramadhipa langsung menempati posisi kedua dalam klasemen sementara dengan koleksi 26 poin.
Ia hanya terpaut 19 poin dari pemimpin klasemen Giulio Pugliese yang mengumpulkan 45 poin, sementara Leonardo Zanni berada di posisi ketiga dengan 25 poin, hanya satu angka di belakang Ramadhipa.
Prestasi ini menandai sejarah baru karena Kiandra Ramadhipa menjadi pembalap Indonesia pertama yang meraih podium di ajang Moto3 Junior World Championship.
Melihat pencapaian luar biasanya di awal musim 2026, nama Kiandra Ramadhipa mulai diperhitungkan sebagai salah satu talenta muda potensial dari Asia yang layak diperhatikan di kancah internasional.
Debut yang spektakuler dan konsistensi performa di berbagai seri balapan memberikan harapan besar bagi publik Indonesia, bahwa suatu saat nanti, pembalap Merah Putih ini akan mampu bersaing di level MotoGP.
Semangat dan perjuangan Kiandra Ramadhipa menjadi inspirasi bagi generasi muda Indonesia untuk terus berani bermimpi dan bekerja keras meraih prestasi di dunia balap motor internasional.
