Hakim Danish Percaya Diri Hadapi Moto3 Italia 2026

Hakim Danish Moto3 Malaysia, Veda Ega Pratama Haru Akui Kecepatannya
FOTO: INSTAGRAM @HAKIMDANISH_13

POIN PENTING

  • Hakim Danish datang ke Moto3 Italia 2026 dengan kepercayaan diri tinggi setelah meraih hasil terbaik musim ini lewat finis posisi ketujuh di GP Catalunya.
  • Pembalap MT Helmets-MSI itu sempat bersaing di zona podium dan menilai pengalaman bertarung di barisan depan menjadi pelajaran penting untuk meningkatkan performanya.
  • Konsistensi Hakim Danish sepanjang Moto3 2026 mulai mencuri perhatian karena selalu meraih poin sejak seri kedua di Brasil dan kini dianggap sebagai rookie potensial.

GP Nesia – Pembalap muda Malaysia, Hakim Danish, datang dengan rasa optimistis tinggi menjelang Moto3 Italia 2026 yang akan berlangsung di Sirkuit Mugello pada 29-31 Mei.

Kepercayaan diri itu muncul setelah penampilan impresif yang ditunjukkannya pada seri sebelumnya, terutama saat tampil kompetitif di GP Catalunya.

Rider andalan MT Helmets-MSI tersebut menilai performanya di Catalunya menjadi modal penting untuk menghadapi putaran ketujuh Moto3 musim ini.

Pada balapan tersebut, Hakim Danish sukses mencatatkan hasil terbaiknya sejak naik ke kelas Moto3 dengan finis di posisi ketujuh.

Hasil itu terasa spesial karena pembalap berusia 18 tahun tersebut mampu bersaing di rombongan depan sepanjang balapan.

Memulai lomba dari posisi ke-10, Hakim Danish bahkan sempat menempati urutan kedua dan membuka peluang naik podium sebelum akhirnya harus puas mengakhiri balapan di posisi ketujuh.

Penampilan apik tersebut sekaligus membuatnya finis lebih baik dibanding pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama. Rider Honda Team Asia itu menyelesaikan GP Catalunya di posisi kedelapan, tepat di belakang Danish.

Veda yang memulai balapan dari urutan ke-20 tampil cukup agresif hingga mampu memangkas jarak dengan cepat. Saat garis finis, pembalap asal Gunungkidul, Yogyakarta tersebut hanya terpaut 0,03 detik dari Danish.

Meski gagal mengamankan podium, hasil di Catalunya tetap memberikan dorongan moral besar bagi Danish jelang balapan di Italia.

Ia merasa kini mulai memahami cara bertarung di kelompok depan dan memiliki potensi untuk bersaing secara konsisten dengan para pembalap papan atas Moto3 musim ini.

“Penampilan di Catalunya benar-benar memberi saya banyak kepercayaan diri,” ujar Danish seperti dikutip dari laman ZKRacing.

Menurutnya, pengalaman bersaing di barisan depan memberikan pelajaran penting yang tidak didapatkan pada seri-seri sebelumnya.

Ia mengaku mulai memahami bagaimana menjaga ritme balapan ketika berada dalam tekanan perebutan posisi teratas.

“Hal itu karena saya mampu bersaing di kelompok depan sepanjang balapan,” lanjutnya.

Pembalap asal Malaysia itu juga tidak menampik adanya rasa kecewa setelah gagal mempertahankan posisi podium pada lap-lap akhir.

Namun, ia memilih menjadikan momen tersebut sebagai pengalaman penting untuk meningkatkan performa pada balapan berikutnya.

“Saya banyak belajar, terutama bagaimana mengendalikan kecepatan balapan saat berada di depan,” kata Danish.

“Tentu saja saya sedikit kecewa karena gagal meraih podium karena kesalahan kecil di lap terakhir.”

“Tetapi saya menganggapnya sebagai pengalaman berharga untuk terus meningkatkan diri,” tambahnya.

Catatan poin yang terus diraih menjadi bukti bahwa Danish bukan sekadar rookie biasa di Moto3 2026.

Setelah gagal meraih poin pada seri pembuka di Thailand akibat finis di posisi ke-18, ia mampu bangkit dan selalu membawa pulang angka sejak seri kedua di Brasil.

Konsistensi tersebut kini membuat Hakim Danish mulai diperhitungkan sebagai salah satu pembalap muda potensial di Moto3 musim ini.

Dengan modal performa positif di Catalunya, Mugello akan menjadi kesempatan berikutnya bagi Danish untuk membuktikan dirinya mampu bersaing memperebutkan podium.

Exit mobile version