Hasil MotoGP Amerika 2026: Marco Bezzecchi Pecahkan Rekor Era Modern di COTA

Hasil MotoGP Amerika 2026 Milik Marco Bezzecchi
Hasil MotoGP Amerika 2026: Bezzecchi Pecahkan Rekor Era Modern di COTA. Foto: motogp.com

GPNesia.comHasil MotoGP Amerika 2026 di Sirkuit Circuit of the Americas resmi menjadi milik pembalap Marco Bezzecchi dari Aprilia Racing setelah tampil dominan dan mencatatkan rekor baru di era modern MotoGP.

Balapan Red Bull Grand Prix Amerika Serikat yang digelar di Austin tersebut menjadi panggung dominasi Bezzecchi yang tidak hanya mengamankan kemenangan, tetapi juga menorehkan sejarah dengan memimpin jumlah lap beruntun terbanyak dalam era modern.

Pada lap keempat, Bezzecchi resmi melewati rekor sebelumnya milik Jorge Lorenzo yang mencatat 103 lap memimpin pada musim 2015. Hingga garis finis, catatan barunya mencapai 121 lap beruntun sebagai pemimpin balapan—angka yang menegaskan konsistensi luar biasa sang rider Italia.

Rentetan performa impresif ini sebenarnya sudah dimulai sejak GP Portugal 2025 di Portimao, kemudian berlanjut ke Valencia, sebelum ia menutup musim dengan finis ketiga di klasemen dunia di bawah juara dunia Marc Marquez dari Ducati Lenovo Team dan Alex Marquez dari BK8 Gresini Racing MotoGP.

Memasuki musim 2026, Bezzecchi langsung tancap gas. Ia mencetak pole position di Buriram, lalu bangkit setelah kegagalan di Sprint untuk memenangkan balapan utama. Sejak saat itu, ia tidak pernah lagi dikalahkan dalam balapan utama, bahkan tidak pernah sekalipun tersalip di lintasan Grand Prix.

Catatan tersebut membuat hasil MotoGP Amerika 2026 semakin menegaskan status Bezzecchi sebagai salah satu kandidat kuat juara dunia musim ini. Ia juga mencatatkan diri sebagai pembalap ketiga di era modern yang mampu meraih lima kemenangan Grand Prix secara beruntun, sejajar dengan legenda seperti Valentino Rossi dan Marc Marquez.

Lebih jauh lagi, hanya delapan pembalap sepanjang sejarah MotoGP yang pernah mencapai pencapaian lima kemenangan beruntun, termasuk nama-nama besar seperti Giacomo Agostini, Mike Hailwood, John Surtees, Mick Doohan, hingga Geoff Duke.

Selain itu, Bezzecchi juga mencatat sejarah sebagai pembalap pertama sejak Marc Marquez pada 2014 yang mampu memenangkan tiga balapan pembuka musim secara beruntun. Ia juga menjadi pembalap Italia pertama sejak Rossi pada 2001 yang melakukan hal serupa.

Meski demikian, dominasi Bezzecchi belum sepenuhnya sempurna. Ia masih menghadapi tantangan besar di sesi Sprint. Di Buriram ia terjatuh, di Goiania finis keempat di belakang Marc Marquez dan Fabio Di Giannantonio dari Pertamina Enduro VR46 Racing Team, sementara di COTA ia kembali gagal finis. Sprint tersebut justru dimenangkan oleh Jorge Martin.

Situasi itu membuat hasil MotoGP Amerika 2026 sekaligus memunculkan pertanyaan besar: apakah Bezzecchi mampu memperbaiki performanya di hari Sabtu untuk memperlebar keunggulan di klasemen?

Dengan sirkuit yang semakin beragam—dari Buriram yang merupakan lokasi uji pramusim, Brasil yang baru, hingga COTA yang menantang—serta kini menuju Jerez yang lebih familiar, persaingan diperkirakan semakin ketat. Bezzecchi dan Aprilia pun disebut akan berupaya mempertahankan momentum luar biasa mereka.

Rekor kemenangan beruntun MotoGP sendiri masih dipegang Marc Marquez dengan 10 kemenangan pada musim 2014. Namun, dengan performa yang sedang berada di puncak, Bezzecchi dan Aprilia mulai dianggap sebagai ancaman serius dalam perebutan gelar dunia musim ini.

Baca berita terbaru hari ini seputar MotoGP, Moto2, Moto3, F1 dan Otomotif di GPNesia.com melalui Google News + Facebook

Exit mobile version