GP Nesia – Yamaha disebut telah menemukan sejumlah arah pengembangan yang menjanjikan untuk meningkatkan performa motor mereka setelah menjalani sesi uji coba terbaru.
Manajer tim Pramac, Gino Borsoi, memberikan pandangan optimistis namun tetap berhati-hati terhadap hasil yang diperoleh, terutama dari sisi sasis dan aerodinamika.
Dalam sesi tersebut, tim Yamaha mencoba beberapa paket peningkatan berbeda yang mencakup sasis baru serta pembaruan aerodinamika.
Hasil awalnya dinilai cukup positif oleh para pembalap yang terlibat, termasuk perubahan yang dirasakan langsung di lintasan.
Menurut Gino Borsoi, para pembalap merasakan peningkatan kenyamanan saat menggunakan komponen baru tersebut.
Ia menyoroti bahwa pembalap Toprak merasakan perbedaan signifikan pada sasis baru, terutama saat memasuki tikungan yang kini terasa lebih stabil dan natural.
Dari sudut pandang gaya balapnya, peningkatan tersebut dianggap cukup besar.
Dari sisi aerodinamika, Jack Miller juga melaporkan rasa yang lebih baik terhadap motor. Ia merasa motor lebih mudah dikendalikan saat menikung dan memiliki respons belokan yang lebih efektif.
Hal serupa juga disampaikan oleh Fabio Quartararo yang merasakan peningkatan dalam karakter handling motor secara keseluruhan.
Situasi ini membuat tim percaya bahwa mereka telah menemukan arah pengembangan yang tepat.
Namun, sesi pengujian tersebut tidak berjalan sepenuhnya optimal. Hujan mulai turun sekitar tengah hari setelah para pembalap sempat menyelesaikan sebagian besar program uji coba di pagi hari.
Kondisi ini memaksa tim untuk menghentikan sesi lebih awal dan mengemas peralatan, sehingga tidak semua rencana pengujian lanjutan dapat dilakukan.
Terkait pembalap rookie Toprak, Gino Borsoi menilai bahwa cuaca buruk menjadi kerugian tersendiri.
Ia menegaskan bahwa waktu di lintasan tidak dapat digantikan, dan kehilangan separuh hari pengujian bukanlah hal yang menguntungkan.
Menurutnya, Toprak masih membutuhkan banyak waktu untuk beradaptasi dengan motor serta mempelajari penyesuaian gaya berkendara yang tepat.
Meski demikian, ia juga mengapresiasi sikap terbuka sang rookie yang cepat menerima masukan dan mencoba beradaptasi.
Berdasarkan data yang dianalisis, Toprak disebut sudah mampu menyamai Quartararo pada beberapa sektor lintasan, meski masih terdapat area lain yang perlu ditingkatkan. Perkembangan ini dinilai positif oleh tim.
Dalam pernyataan lain, Gino Borsoi juga menyoroti bahwa kelemahan utama motor Yamaha M1 masih berada pada tenaga mesin dan kecepatan maksimal.
Ia mengakui belum ada kepastian mengenai peningkatan signifikan dalam waktu dekat.
Menurutnya, pengembangan mesin harus dilakukan secara internal terlebih dahulu, karena peningkatan tenaga sering kali memunculkan tantangan teknis baru yang tidak sederhana.
Ia menambahkan bahwa jika Yamaha berhasil meningkatkan performa mesin, maka tahap pengembangan lanjutan akan segera dibawa ke lintasan.
Namun, ia juga mengisyaratkan bahwa perubahan besar kemungkinan tidak akan terjadi dalam waktu singkat, sehingga proses pengembangan masih membutuhkan waktu dan kehati-hatian.







