GPNesia.com – Grand Prix Barcelona-Catalunya 2026 menghadirkan perubahan dramatis pada hasil akhir setelah pembalap Alpine, Franco Colapinto, dijatuhi penalti waktu 10 detik akibat pelanggaran prosedur bendera kuning.
Hukuman tersebut membuatnya kehilangan posisi delapan besar yang sebelumnya hampir diraih.
Dalam balapan tersebut, tim Alpine sejatinya berada dalam situasi yang menguntungkan. Pierre Gasly dan Franco Colapinto berhasil menuntaskan lomba secara berurutan di posisi ketujuh dan kedelapan.
Hasil itu sempat membuka peluang besar bagi Alpine untuk memperkuat posisi mereka dalam persaingan klasemen tengah konstruktor.
Namun, situasi berubah setelah pengawas balapan meninjau insiden yang melibatkan Colapinto.
Pembalap asal Argentina itu dinilai tidak cukup mengurangi kecepatan ketika bendera kuning dikibarkan di salah satu sektor lintasan.
Meskipun ia sempat melakukan perlambatan, data menunjukkan bahwa penurunan kecepatan tersebut tidak memenuhi standar yang diwajibkan dalam kondisi bendera kuning.
Setelah melakukan investigasi mendalam, para steward memutuskan untuk menjatuhkan penalti waktu 10 detik serta tambahan satu poin penalti pada catatan super lisensinya.
Keputusan tersebut diambil berdasarkan evaluasi data lintasan, rekaman video, telemetri, komunikasi radio tim, hingga bukti kamera on-board.
Dalam pernyataan resminya, panel pengawas menyebutkan bahwa meski mobil nomor 43 menunjukkan sedikit pengurangan kecepatan sebelum memasuki zona bendera kuning, hal tersebut tidak dianggap cukup untuk memenuhi regulasi keselamatan yang berlaku.
Mereka juga menegaskan bahwa reaksi pembalap terhadap bendera kuning memang ada, namun tidak sesuai standar yang ditetapkan.
Akibat penalti tersebut, posisi akhir Franco Colapinto turun dari kedelapan menjadi urutan ke-10 dalam klasifikasi resmi.
Perubahan ini sekaligus mengangkat dua pembalap lain, yakni Liam Lawson dari Racing Bulls ke posisi kedelapan, serta Arvid Lindblad ke posisi kesembilan.
Situasi ini membuat Franco Colapinto harus rela kehilangan tambahan poin yang sebenarnya sangat penting bagi Alpine.
Meski demikian, hasil akhir tersebut tetap menandai finis 10 besar keempatnya pada musim ini, sekaligus menunjukkan konsistensi performanya sepanjang kejuaraan.
Dengan hasil tersebut, Franco Colapinto menutup akhir pekan di Barcelona dengan catatan satu poin, meskipun sempat berada dalam posisi ideal untuk meraih hasil yang lebih baik sebelum keputusan penalti diumumkan.
