Andrea Kimi Antonelli Gagal Podium Usai Mercedes Bermasalah di Barcelona

Andrea Kimi Antonelli
FOTO: FORMULA1.COM

GPNesia.com – Harapan Andrea Kimi Antonelli untuk meraih podium sekaligus menambah pundi-pundi poin dalam perburuan gelar dunia Formula 1 harus sirna setelah masalah mekanis yang dialami mobil Mercedes pada fase akhir Grand Prix Barcelona-Catalunya 2026, Minggu (14/6).

Pembalap Italia berusia 19 tahun tersebut sebenarnya berada dalam posisi yang sangat menjanjikan untuk finis di urutan kedua di belakang pemenang balapan, Lewis Hamilton.

Dalam balapan yang berlangsung sepanjang 66 lap itu, Antonelli berhasil menyalip rekan setimnya di Mercedes, George Russell, pada tahap akhir lomba melalui manuver di Tikungan 1.

Namun sesaat setelah berhasil melewati Russell, nasib buruk menghampiri. Mobil Mercedes yang dikendarainya mendadak berhenti di lintasan ketika balapan hanya menyisakan tiga lap lagi.

Insiden itu mengakhiri peluang podium sekaligus menghentikan rangkaian lima kemenangan Grand Prix beruntun yang sebelumnya dibukukan sang pembalap muda.

Pengunduran diri tersebut juga menjadi kegagalan finis pertama yang dialami Antonelli sepanjang musim 2026.

“Sejujurnya, saat ini saya merasa sedikit hampa, tapi ya sudahlah. Balapan memang seperti ini, datang dan pergi,” ujar Antonelli usai balapan.

Meski kecewa dengan hasil akhir, pembalap Mercedes itu tetap melihat sisi positif dari performanya sepanjang lomba.

Ia mengaku sempat mengalami kesulitan pada stint pertama, tetapi mampu menemukan ritme yang lebih baik pada dua stint berikutnya.

“Tentu saja kecepatannya bagus hari ini. Saya sedikit kesulitan di stint pertama, tetapi di stint kedua dan ketiga, saya merasa memiliki kecepatan yang cukup tinggi dan tentu saja itu sangat disayangkan karena hanya tinggal tiga lap lagi, hampir sampai. Tapi seperti yang saya katakan, balapan memang seperti ini, bukan salah siapa pun dan sekarang kita menantikan balapan berikutnya,” katanya.

Dalam balapan tersebut, Andrea Kimi Antonelli memulai lomba di belakang George Russell dan Lewis Hamilton.

Mercedes memilih strategi dua kali pit stop, berbeda dengan Ferrari yang menerapkan strategi tiga kali pit stop untuk Hamilton di tengah kondisi cuaca panas yang menyelimuti sirkuit Barcelona-Catalunya.

Hamilton tampil sangat kompetitif sepanjang balapan. Dengan strategi yang dijalankan Ferrari, pembalap yang telah mengoleksi tujuh gelar juara dunia itu diperkirakan harus kembali menyalip kedua mobil Mercedes setelah menjalani pit stop terakhir.

Akan tetapi, jalannya balapan berubah ketika periode Virtual Safety Car (VSC) singkat muncul. Situasi tersebut dimanfaatkan Hamilton untuk masuk pit dan kembali ke lintasan dalam posisi yang menguntungkan hingga akhirnya memimpin perlombaan.

Menurut Antonelli, peluang jalannya balapan bisa saja berbeda apabila dirinya mampu menyalip Russell lebih cepat pada fase sebelumnya. Ia menilai kecepatannya cukup baik untuk memberikan tekanan kepada Hamilton dalam perebutan kemenangan.

“Pertama-tama, saya sangat senang untuk Lewis karena dia telah mengejar kemenangan pertamanya bersama Ferrari begitu lama dan saya sangat senang melihatnya berhasil meraihnya,” ujar Andrea Kimi Antonelli, yang masih memiliki keunggulan 41 poin atas Hamilton di klasemen pembalap.

“Saya rasa jika saya bisa melakukan manuver di stint kedua terhadap George, balapan akan sedikit berbeda karena, seperti yang saya katakan, kecepatannya sangat bagus terutama di akhir stint.”

Ia menambahkan bahwa pertarungan menuju kemenangan kemungkinan akan berlangsung sangat ketat apabila dirinya mampu berada di posisi yang lebih baik sebelum fase VSC berlangsung.

“Saya merasa mungkin pertarungan akan sangat ketat jika Lewis menggunakan VSC, jadi mungkin kami bisa bertarung, tapi ya sudahlah,” ucapnya.

Meski kehilangan kesempatan meraih podium dan memperpanjang tren kemenangan, Antonelli memilih untuk segera mengalihkan fokus ke seri berikutnya.

Ia mengakui tidak tampil maksimal pada sesi sebelumnya dan bertekad kembali dalam kondisi terbaik saat Formula 1 memasuki putaran selanjutnya di Austria.

“Saya rasa dari sisi saya juga, kemarin saya tidak bermain bagus jadi sekarang saya butuh istirahat seminggu dan kemudian siap untuk pertandingan melawan Austria, kembali lebih kuat dan dalam performa terbaik,” tutupnya.

Senin, 15 Juni 2026

Kiandra Ramadhipa Ukir Kemenangan Moto3 Junior 2026 Estoril untuk Sang Ayah

Andrea Kimi Antonelli gagal podium di GP Barcelona 2026 usai Mercedes mengalami masalah mekanis jelang finis, meski sempat tampil kompetitif.

Senin, 15 Juni 2026

Davide Tardozzi Sebut Awal 2026 Jadi Masa Sulit Ducati Usai Digeser Aprilia

Andrea Kimi Antonelli gagal podium di GP Barcelona 2026 usai Mercedes mengalami masalah mekanis jelang finis, meski sempat tampil kompetitif.

Senin, 15 Juni 2026

Marc Marquez Akui Rider Muda Kian Mengancam di MotoGP

Andrea Kimi Antonelli gagal podium di GP Barcelona 2026 usai Mercedes mengalami masalah mekanis jelang finis, meski sempat tampil kompetitif.

Senin, 15 Juni 2026

Sylvain Guintoli Soroti Hukuman Ringan di MotoGP Hungaria 2026 Usai Insiden Jorge Martin

Andrea Kimi Antonelli gagal podium di GP Barcelona 2026 usai Mercedes mengalami masalah mekanis jelang finis, meski sempat tampil kompetitif.

Senin, 15 Juni 2026

Pit Beirer Puji Acosta Usai MotoGP Hungaria 2026 di Balaton Park

Andrea Kimi Antonelli gagal podium di GP Barcelona 2026 usai Mercedes mengalami masalah mekanis jelang finis, meski sempat tampil kompetitif.

Senin, 15 Juni 2026

Kimi Antonelli Pakai Topeng Spider-Man Duduk di Tribun Penonton

Andrea Kimi Antonelli gagal podium di GP Barcelona 2026 usai Mercedes mengalami masalah mekanis jelang finis, meski sempat tampil kompetitif.

Exit mobile version