GPNesia.com – Sirkuit Mugello menjadi panggung dramatis penutup gelaran Moto2 Italia 2026 ketika Tim MB Conveyors SpeedRS menorehkan hasil yang disebut sebagai salah satu penampilan paling mengesankan musim ini.
Lewat aksi luar biasa pembalap bernomor #13, Celestino Vietti, tim tersebut berhasil mengamankan posisi kedua podium setelah sebuah comeback yang memukau dari awal hingga akhir balapan.
Hasil ini terasa istimewa, bahkan bagi para pendukung tim, karena performa yang ditunjukkan nyaris setara dengan kemenangan meski secara resmi hanya finis di posisi kedua.
Atmosfer Mugello pun bergemuruh saat aksi penentuan di lap terakhir terjadi, menegaskan betapa dramatisnya jalannya balapan.
Awal Sulit Berubah Jadi Kebangkitan
Balapan tidak dimulai dengan mudah bagi Celestino Vietti. Ia sempat mengalami fase awal yang sulit dan tertinggal dari kelompok depan. Namun situasi tersebut justru menjadi titik balik yang memicu respons kuat dari sang pembalap Italia itu.
Dengan determinasi tinggi, ia mulai membangun ritme balap secara bertahap, lap demi lap. Serangkaian aksi menyalip yang presisi serta kemampuan membaca situasi lintasan membuatnya perlahan merangsek ke barisan terdepan. Konsistensi dan keberanian dalam mengambil keputusan menjadi kunci utama kebangkitan tersebut.
Seiring berjalannya lomba, Celestino Vietti menunjukkan kombinasi agresivitas dan ketenangan yang seimbang. Ia mampu menjaga performa motor tetap optimal sembari terus menekan lawan-lawannya di momen krusial.
Aksi Lap Terakhir yang Menentukan
Puncak drama terjadi di lap terakhir ketika pembalap bernomor #13 itu melakukan manuver menyalip yang disebut spektakuler oleh para penonton. Aksi tersebut memastikan posisi kedua di tangan dan sekaligus menutup balapan dengan cara yang sangat emosional.
Sorakan penonton di Mugello seolah menjadi saksi bagaimana kerja keras sepanjang balapan terbayar lunas. Bagi tim MB Conveyors SpeedRS serta mitra teknis Boscoscuro, hasil ini menjadi pencapaian penting yang menegaskan potensi kompetitif mereka di kelas Moto2.
NO mercy from Vietti with this move ⚔️#ItalianGP 🇮🇹 pic.twitter.com/yBBDZZTYVE
— MotoGP™🏁 (@MotoGP) May 31, 2026
Pada titik ini, Celestino Vietti tidak hanya sekadar finis di podium, tetapi juga memperlihatkan kualitas balap kelas dunia melalui kemampuan comeback yang nyaris sempurna.
Performa Luca Lunetta Tertahan di Luar Poin
Di sisi lain garasi, pembalap Luca Lunetta menjalani balapan yang lebih menantang. Sepanjang akhir pekan, ia sebenarnya menunjukkan potensi yang cukup menjanjikan. Namun, beberapa kesalahan kecil saat balapan membuat manajemen ban tidak berjalan optimal.
Kondisi tersebut berdampak langsung pada ritme balapnya sehingga ia kesulitan mempertahankan konsistensi hingga akhir lomba. Lunetta akhirnya menyelesaikan balapan di posisi ke-16 pada GP Italia, tepat di luar zona poin, meskipun kecepatan dasarnya dianggap cukup kompetitif.
Evaluasi dan Harapan ke Seri Berikutnya
Meski hasil yang diraih berbeda bagi kedua pembalap, tim tetap membawa banyak bahan evaluasi positif. Momentum dari podium di Mugello menjadi modal penting untuk menghadapi seri berikutnya di kalender Moto2.
Dalam keterangannya, Celestino Vietti mengungkapkan bahwa balapan tersebut meninggalkan kesan mendalam secara emosional. Ia menilai hari Minggu di Mugello sebagai momen yang akan selalu diingat dalam kariernya.
“Hari Minggu yang pasti akan saya ingat. Ini bukan kemenangan, tapi rasanya seperti kemenangan, karena kemarin setelah kesalahan itu saya pikir saya telah menghancurkan seluruh akhir pekan,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa proses analisis bersama tim hingga malam sebelum balapan menjadi faktor penting dalam menemukan kembali kecepatan yang sempat hilang.
“Motor bekerja dengan sangat baik dan tim melakukan pekerjaan yang luar biasa. Saya sangat emosional karena ini adalah balapan yang sulit dan saya berhasil mengatasinya lebih baik dari yang saya harapkan. Aksi menyalip di lap terakhir benar-benar luar biasa!”
Sementara itu, Luca Lunetta menilai hasil yang ia dapat belum mencerminkan potensi sebenarnya.
“Saya tidak sepenuhnya puas karena potensinya ada untuk berbuat lebih banyak. Sayangnya, beberapa kesalahan membuat saya kesulitan mengendalikan balapan dan ban, sehingga mencegah saya meraih poin,” ungkapnya.
Ia menegaskan bahwa evaluasi menyeluruh akan dilakukan bersama tim sebagai persiapan menghadapi GP Hungaria akhir pekan berikutnya, dengan harapan bisa kembali tampil lebih kuat.
Momentum Positif di Mugello
Hasil di Mugello menjadi sorotan utama karena memperlihatkan bagaimana kerja keras, strategi, dan ketahanan mental dapat mengubah jalannya balapan. Bagi MB Conveyors SpeedRS, podium ini bukan hanya angka di klasemen, tetapi simbol dari potensi besar yang masih bisa dikembangkan lebih jauh.
Di balik semua drama tersebut, Celestino Vietti sekali lagi membuktikan dirinya sebagai salah satu figur paling menarik di Moto2 musim ini, dengan kemampuan comeback yang meninggalkan kesan mendalam bagi para penggemar balap.










