GPNesia.com – Tim satelit LCR Honda secara resmi mengonfirmasi bahwa Cal Crutchlow akan kembali melanjutkan perannya sebagai pebalap pengganti untuk dua seri MotoGP mendatang, yakni MotoGP Brno dan MotoGP Assen 2026.
Keputusan ini diambil setelah kondisi pebalap utama mereka, Johann Zarco, belum memungkinkan untuk kembali membalap akibat cedera serius pada bagian lutut.
Pebalap asal Inggris tersebut masih akan mengendarai motor Honda RC213V milik Zarco, yang hingga kini harus menepi karena mengalami robekan ligamen lutut.
Cedera itu didapatkan setelah insiden kecelakaan beruntun saat sesi restart balapan di MotoGP Catalunya.
Pihak tim melalui bos LCR Honda, Lucio Cecchinello, sebelumnya menyampaikan bahwa masa pemulihan Zarco diperkirakan membutuhkan waktu cukup panjang, bahkan bisa mencapai hitungan bulan.
Dalam situasi tersebut, tim memutuskan untuk kembali memperpanjang kepercayaan kepada Cal Crutchlow sekaligus mendukung perkembangan pebalap rookie mereka, Diogo Moreira, yang tengah menjalani musim debutnya di kelas utama MotoGP.
Kembalinya Cal Crutchlow ke lintasan MotoGP tidak berlangsung mulus. Setelah tiga tahun tidak aktif dalam balapan kompetitif, kondisi fisiknya langsung mendapat ujian berat saat kembali bersaing di level tertinggi.
Ia bahkan sempat gagal menyelesaikan balapan di GP Mugello, Italia, setelah mengalami cedera robek otot di area dekat tulang belikat.
Meski begitu, mantan juara tiga seri MotoGP itu berhasil pulih tepat waktu dan kembali tampil penuh di GP Hongaria pada akhir pekan lalu, meskipun harus menyelesaikan balapan di posisi paling belakang.
“Ini mungkin balapan paling berat secara fisik yang pernah saya jalani,” ujar Crutchlow, dikutip dari Crash pada Rabu (10/6/2026).
Meski hasil yang diraih belum kompetitif di barisan depan, Cal Crutchlow mengaku tetap melihat perkembangan positif dari performa dirinya bersama motor Honda RC213V. Ia menilai catatan waktu yang semakin membaik menjadi tanda adanya progres yang menjanjikan untuk seri-seri berikutnya.
“Saya cukup senang karena kami memahami kondisi saat ini. Waktu lap menunjukkan peningkatan, dan saya mulai lebih nyaman dengan motor,” ungkapnya.
Selain itu, Crutchlow menegaskan bahwa semangat bertarungnya belum hilang meski sudah lama tidak turun secara reguler di ajang MotoGP. Fokus utamanya kini adalah membantu tim memahami karakter motor dengan lebih baik di setiap sesi.
“Ini memang tidak mudah, tapi saya menikmati proses kerja keras ini. Jiwa balap masih ada, dan yang terpenting kami terus berkembang serta mengambil langkah positif setiap kali turun ke lintasan,” tambahnya.
Menjelang jadwal berikutnya, Cal Crutchlow akan kembali tampil pada dua seri penting di MotoGP Brno dan Assen, sebelum kalender MotoGP menyisakan satu seri terakhir di GP Sachsenring, Jerman pada 10–12 Juli 2026, sebelum memasuki jeda paruh musim panas.












