GPNesia.com – Pembalap muda MotoGP, Fermín Aldeguer, memberikan penilaian yang cenderung positif terhadap rangkaian balapan MotoGP Italia 2026 yang digelar di Sirkuit Mugello sebelum ia bersiap menuju Grand Prix Hungaria.
Meski belum sepenuhnya pulih dari cedera yang ia alami pada Januari tahun ini, ia tetap mampu menunjukkan performa kompetitif sepanjang akhir pekan balapan.
Dalam kondisi fisik yang masih menyisakan dampak cedera lama, Aldeguer mampu memaksimalkan potensi motor serta kemampuan balapnya di Mugello.
Ia menuntaskan sesi Sprint Race di posisi keenam, kemudian finis kedelapan pada balapan utama hari Minggu.
Hasil tersebut menjadi modal penting baginya setelah mengumpulkan seluruh data dan masukan selama akhir pekan di Italia, sebelum akhirnya menarik kesimpulan secara menyeluruh.
Pada evaluasinya, pembalap tersebut menilai ada beberapa aspek positif yang patut dipertahankan. Ia mengaku start balapan berjalan baik dan memberikan keuntungan awal yang membuatnya mampu bersaing di grup depan.
Ia bahkan sempat terlibat duel dengan beberapa nama besar seperti Pedro dan Marc pada fase awal balapan, yang menunjukkan bahwa ritme balapnya cukup kompetitif.
Namun, di tengah pertarungan tersebut, ia mulai merasakan penurunan performa ban yang cukup signifikan.
Baik ban depan maupun belakang mengalami degradasi yang membuat ritme balapnya tidak bisa dipertahankan secara konsisten.
Ia juga mengungkapkan bahwa belum dapat memastikan apakah kondisi tersebut dipengaruhi oleh suhu lintasan, gaya berkendara, atau faktor penggunaan ban yang terlalu agresif.
Selain itu, masalah tekanan ban juga menjadi sorotan utama. Ia merasakan penurunan tekanan yang cukup drastis di kedua ban, yang berdampak langsung pada stabilitas motor saat melaju di tikungan cepat maupun pengereman.
Kondisi ini membuatnya harus menyesuaikan gaya balap agar tetap mampu menyelesaikan lomba dengan hasil maksimal.
Meski menghadapi berbagai kendala teknis, ia tetap menilai akhir pekan di Mugello sebagai sesuatu yang layak diapresiasi.
Menurutnya, kecepatan yang ditunjukkan sepanjang sesi latihan hingga dua balapan sudah cukup konsisten, sehingga aspek tersebut menjadi modal penting untuk seri berikutnya.
Menatap Grand Prix Hungaria, ia menyampaikan optimisme bahwa dirinya bisa tampil lebih baik lagi, bahkan melampaui performa di Barcelona sebelumnya, meskipun saat itu ia sempat meraih podium.
Ia menilai karakter lintasan Balaton cukup cocok dengan gaya balapnya, berdasarkan pengalaman musim sebelumnya, sehingga ia berharap bisa kembali merasakan sensasi kompetitif yang sama dengan hasil yang lebih stabil hingga akhir balapan.
Dalam penjelasan lebih lanjut, Fermín Aldeguer juga menyoroti masalah terbesar yang ia hadapi selama balapan di Italia, yakni ban depan.
Ia mengaku sering memaksakan ban depan ketika memasuki tikungan, sebuah konsekuensi dari gaya balapnya yang agresif.
Meskipun ia berusaha menghemat penggunaan ban, tuntutan kecepatan membuatnya tetap harus memaksimalkan grip yang tersedia, yang pada akhirnya mempercepat keausan.
Dari sisi kondisi fisik, ia mengakui bahwa akhir pekan di Mugello sangat menguras tenaga. Setiap hari balapan, terutama pada hari Minggu, ia bangun dalam kondisi yang lebih berat dibanding hari sebelumnya.
Sesi pemanasan terasa sangat menantang, sementara durasi balapan yang panjang membuatnya harus mengelola energi dengan ketat.
Karakter sirkuit Mugello yang dipenuhi banyak tikungan cepat turut memperburuk kondisi fisiknya. Ia harus banyak mengandalkan kekuatan lengan, terutama bagian lengan bawah, untuk mengendalikan motor sepanjang balapan.
Akibatnya, ia mengakhiri lomba dalam kondisi kelelahan yang cukup tinggi, meski tetap mampu menyelesaikan balapan hingga garis finis.
Secara keseluruhan, meskipun belum mencapai hasil podium, ia merasa ada perkembangan yang patut diapresiasi dari sisi performa dan konsistensi.
Evaluasi dari akhir pekan di Italia ini diharapkan menjadi bekal penting untuk menghadapi seri berikutnya di Hungaria, dengan target hasil yang lebih baik dan manajemen ban yang lebih efektif.
Pada akhirnya, Fermín Aldeguer menegaskan bahwa ia sudah memberikan kemampuan terbaiknya di Mugello, dan kini fokusnya adalah terus memperbaiki detail kecil yang dapat membuat perbedaan besar pada balapan-balapan selanjutnya di kalender MotoGP.












