Example floating
Example floating

Veda Ega Pratama Tembus 6 Besar Moto3 2026 di Musim Debut Gemilang

Avatar photo
Veda Ega Pratama Moto3 Hungaria
FOTO: INSTAGRAM/@veda_54

GPNesia.com – Musim perdana Veda Ega Pratama di kelas Moto3 2026 berlangsung jauh lebih impresif dibandingkan ekspektasi awal banyak pihak.

Pebalap muda yang memperkuat Honda Team Asia itu tidak hanya mampu beradaptasi dengan cepat, tetapi juga langsung tampil kompetitif sejak awal musim hingga ikut bersaing di kelompok papan atas klasemen sementara kejuaraan dunia.

Memasuki pertengahan musim Moto3 2026, Veda sudah mengumpulkan total 71 poin. Capaian tersebut menempatkannya di posisi keenam klasemen sementara pebalap, sebuah pencapaian yang terbilang menonjol untuk seorang rookie yang baru menjalani musim penuh pertamanya di level dunia.

Performa tersebut menjadi sorotan tersendiri karena target awal yang ia tetapkan bersama tim sebenarnya cukup sederhana, yakni berusaha konsisten mengumpulkan poin di setiap seri balapan.

Namun, perkembangan yang terjadi di lintasan justru membawa hasil yang jauh melampaui rencana awal tersebut.

“Ya cukup senang dengan hasilnya karena sebenernya enggak ngira kalau bisa seperti ini karena memang targetnya kan tadinya bisa dapetin poin sebanyak-banyaknya,” ujar Veda di Jakarta, Selasa (9/6/2026).

Dalam pernyataannya, Veda Ega Pratama mengakui bahwa pencapaian ini menjadi kejutan besar dalam perjalanan debutnya.

Ia tidak menyangka bisa langsung bersaing di posisi yang cukup tinggi di tengah persaingan ketat para pebalap Moto3 yang sudah lebih berpengalaman.

Salah satu titik balik penting dalam musim ini terjadi saat balapan di Thailand. Hasil di seri tersebut memberikan dorongan besar terhadap rasa percaya diri sang pebalap muda Indonesia itu.

Sejak momen tersebut, ia mulai melihat peluang untuk tidak hanya sekadar finis di zona poin, tetapi juga berpotensi bersaing di barisan depan.

“Setelah Thailand saya ngeliat saya bisa taruh di depan, tapi sampai sekarang masih banyak yang harus dipelajari,” ungkapnya.

BACA JUGA:  David Alonso Raih Kemenangan Keenam di Moto3 Jerman 2024

Meski demikian, Veda menegaskan bahwa perjalanan musim ini masih menyisakan banyak pekerjaan rumah.

Ia menyadari bahwa konsistensi dan pemahaman terhadap berbagai karakter lintasan menjadi faktor penting yang masih perlu terus diasah agar performanya bisa semakin stabil di setiap seri.

Tantangan terbesar yang dihadapi sepanjang musim 2026 adalah proses adaptasi terhadap sirkuit-sirkuit baru yang belum pernah ia jajal sebelumnya.

Kondisi tersebut menuntut kemampuan belajar yang cepat serta strategi persiapan yang matang sebelum turun ke lintasan. “Ya memang agak sulit,” kata Veda mengutip laporan Kompas.

Ia menambahkan bahwa bantuan dari tim sangat berperan dalam proses adaptasi tersebut. Data dari musim sebelumnya yang dikumpulkan dari pebalap lain menjadi salah satu referensi penting.

Selain itu, ia juga banyak memanfaatkan analisis video sebagai cara untuk memahami karakter lintasan lebih cepat.

“Tapi dari tim juga mereka juga sudah hadir data-data dari tahun kemarin dari rider lain dan juga biasanya saya mempelajari dari video juga itu cara saya agar beradaptasi lebih cepat,” jelasnya.

Perjalanan balapnya di musim ini diawali dengan sangat positif saat debut di Thailand, di mana ia berhasil finis di posisi kelima.

Hasil tersebut langsung memberikan sinyal bahwa ia mampu beradaptasi dengan cepat di level kompetisi yang lebih tinggi.

Pada seri berikutnya di Brasil, performa Veda semakin mencuri perhatian publik dan paddock Moto3. Ia berhasil finis di posisi ketiga dan meraih podium perdananya di kelas tersebut.

Lebih dari itu, hasil tersebut juga tercatat sebagai podium pertama bagi pebalap Indonesia dalam sejarah grand prix, menjadikannya pencapaian bersejarah bagi dunia balap motor Tanah Air.

Performa tersebut semakin memperkuat nama Veda Ega Pratama sebagai salah satu talenta muda yang patut diperhitungkan di ajang dunia.

BACA JUGA:  Veda Ega Pratama Pernah Double Winner di Sirkuit Mugello

Namun perjalanan musimnya tidak selalu mulus. Ia sempat gagal menyelesaikan balapan di Circuit of The Americas (COTA), Amerika Serikat.

Meski demikian, ia mampu bangkit pada seri berikutnya di Le Mans, Prancis, dengan finis di posisi keempat setelah sempat tertinggal dari rombongan depan.

Konsistensi dalam meraih poin di berbagai seri inilah yang akhirnya membawa Veda terus naik di klasemen sementara hingga menempati posisi keenam pada pertengahan musim Moto3 2026.

Dalam berbagai kesempatan, performa Veda Ega Pratama terus menjadi bahan pembicaraan di paddock karena kombinasi antara kecepatan, kemampuan adaptasi, dan mental bertanding yang stabil untuk ukuran debutan.

Dengan hasil sejauh ini, Veda Ega Pratama tidak hanya memperlihatkan potensi besar sebagai pebalap masa depan, tetapi juga telah menegaskan dirinya sebagai salah satu nama yang mulai diperhitungkan di level Moto3 dunia pada musim 2026.

Kamis, 11 Juni 2026

MotoGP Aragon Kembali Digelar 2027, Jadi Sirkuit Cadangan 2028–2031

Veda Ega Pratama bersinar di Moto3 2026, debut impresif, raih 71 poin, podium bersejarah, dan tembus posisi 6 klasemen dunia.

Kamis, 11 Juni 2026

Veda Ega Pratama Sebut Fokus Ban Jadi Kunci Performa Moto3

Veda Ega Pratama bersinar di Moto3 2026, debut impresif, raih 71 poin, podium bersejarah, dan tembus posisi 6 klasemen dunia.

Kamis, 11 Juni 2026

Veda Ega Pratama Tembus 6 Besar Moto3 2026 di Musim Debut Gemilang

Veda Ega Pratama bersinar di Moto3 2026, debut impresif, raih 71 poin, podium bersejarah, dan tembus posisi 6 klasemen dunia.

Kamis, 11 Juni 2026

Pedro Acosta Gagal Raih Kemenangan Perdana di MotoGP Hungaria 2026, Finis Kedua di Bawah Marc Marquez

Veda Ega Pratama bersinar di Moto3 2026, debut impresif, raih 71 poin, podium bersejarah, dan tembus posisi 6 klasemen dunia.

Kamis, 11 Juni 2026

Mario Suryo Aji Absen Moto2 karena Cedera Leher, Target Kembali di Jerman

Veda Ega Pratama bersinar di Moto3 2026, debut impresif, raih 71 poin, podium bersejarah, dan tembus posisi 6 klasemen dunia.

Kamis, 11 Juni 2026

Veda Ega Pratama Tertahan di Moto3 Hungaria Usai Long Lap Penalty

Veda Ega Pratama bersinar di Moto3 2026, debut impresif, raih 71 poin, podium bersejarah, dan tembus posisi 6 klasemen dunia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *