Bulega Siap Balas Dendam di WSBK Assen 2026 dengan Target Rekor Kemenangan

Avatar photo
Nicolò Bulega WSBK Assen 2026
Nicolò Bulega. Foto: GPone.com

GPNesia.com – Ajang Kejuaraan Dunia Superbike kembali berlanjut ke salah satu lintasan paling ikonik, TT Circuit Assen di Belanda, pada 17–19 April.

Seri ini menjadi putaran ketiga musim ini yang penuh tensi, sekaligus menjadi panggung penting bagi persaingan gelar, terutama bagi pembalap Ducati, Nicolò Bulega, yang datang dengan ambisi besar untuk menebus kegagalan musim lalu.

Pada musim sebelumnya di Assen, Bulega harus pulang tanpa poin akibat dua masalah teknis yang merugikan.

Situasi tersebut dimanfaatkan oleh Toprak Razgatlioglu untuk memangkas jarak di klasemen dan merebut momentum penting dalam perebutan gelar.

Kini, dengan performa yang lebih stabil, Bulega bertekad membalikkan cerita lama tersebut. WSBK Assen 2026 menjadi kesempatan emas baginya untuk kembali menguasai lintasan “Katedral Kecepatan” dan menjaga keunggulan poin yang telah ia kumpulkan.

Ambisi besar tersebut tidak akan berjalan mulus. Para rival datang dengan persiapan matang, termasuk Iker Lecuona yang berusaha memangkas jarak bersama Ducati, serta tim Bimota yang diperkuat Alex Lowes dan Alex Bassani.

Mereka mengandalkan sasis KB998 untuk mencari peluang kemenangan perdana sejak kembali ke kompetisi. Selain itu, cuaca Belanda yang tidak menentu juga menjadi faktor yang kerap mengubah jalannya balapan di Assen.

Sirkuit TT sendiri dikenal sebagai lintasan cepat dengan kombinasi tikungan mengalir yang menuntut konsistensi tinggi. Bagi Bulega, kemenangan di sini bukan sekadar tambahan poin, tetapi juga pembuktian untuk menutup luka musim lalu.

Ia menargetkan kemenangan beruntun yang bisa menyamai rekor impresif Toprak sekaligus memperlebar jarak di klasemen. Dalam konteks ini, WSBK Assen 2026 dipandang sebagai salah satu titik krusial musim ini.

Di sisi lain, persaingan di paddock juga dipenuhi nama-nama kuat yang siap mengganggu dominasi Ducati. Yari Montella berupaya bangkit setelah kecelakaan yang menghambat awal musimnya, sementara Alvaro Bautista masih mencari setelan terbaik pada motor barunya.

Dari kubu Yamaha, Andrea Locatelli, Danilo Petrucci, dan Miguel Oliveira diharapkan mampu mengangkat performa tim yang dikenal cukup kompetitif di Assen.

Tidak kalah menarik, Sam Lowes dan Lorenzo Baldassarri juga kembali dengan kondisi yang lebih bugar setelah sempat mengalami cedera pada seri sebelumnya.

Keduanya diprediksi bisa menjadi kuda hitam dalam perebutan podium jika mampu menemukan ritme sejak awal balapan.

Sementara itu, perhatian juga tertuju pada Jonathan Rea yang kembali turun lintasan bersama Somkiat Chantra sebagai pengganti sementara di salah satu tim Honda.

Di kubu Kawasaki, Garrett Gerloff berusaha bangkit setelah insiden di Portimao yang menghambat performanya.

Dengan banyaknya faktor penentu seperti kondisi cuaca, karakter lintasan, hingga persaingan ketat antar pabrikan, seri di Assen dipastikan berlangsung sengit.

Ducati memang datang dengan kepercayaan diri tinggi, tetapi tekanan dari lawan-lawan kuat membuat segalanya masih terbuka. Tidak berlebihan jika WSBK Assen 2026 disebut sebagai salah satu seri paling menentukan dalam perjalanan musim ini.

Baca berita terbaru hari ini seputar MotoGP, Moto2, Moto3, F1 dan Otomotif di GPNesia.com melalui Google News + Facebook