Nicolo Bulega Tak Akan Puas dengan Ducati Jika Gagal Dapat Kursi MotoGP 2027

Avatar photo
Nicolò Bulega Jelang WSBK Balaton Park 2026
FOTO: MOTOGP.COM

POIN PENTING

  • Nicolo Bulega menegaskan ambisinya untuk mendapatkan kursi MotoGP musim 2027 dan menyatakan tidak akan puas dengan Ducati jika kesempatan itu tidak diberikan.
  • Peluangnya menuju MotoGP masih 50/50, dengan negosiasi yang berlangsung serta terbukanya satu kursi di VR46 yang bisa diperebutkan oleh beberapa pembalap termasuk Franco Morbidelli, Luca Marini, dan Celestino Vietti.
  • Performa impresif Bulega di World Superbike 2026 dengan 18 kemenangan beruntun membuatnya hampir pasti menjadi juara dan memperkuat klaimnya layak naik ke MotoGP.

GP Nesia – Pembalap asal Italia, Nicolo Bulega, menegaskan bahwa dirinya tidak akan merasa puas dengan Ducati apabila tidak mendapatkan kesempatan untuk naik ke kelas MotoGP pada musim 2027.

Pernyataan ini menegaskan ambisi besarnya setelah tampil impresif dalam beberapa musim terakhir bersama pabrikan asal Borgo Panigale tersebut.

Nicolo Bulega secara terbuka tidak menutupi keinginannya untuk mengamankan satu kursi di MotoGP pada musim mendatang.

Dengan perubahan teknis seperti penggunaan ban Pirelli serta motor 850cc yang akan digunakan di masa depan, ia menilai ini adalah momen tepat untuk melangkah ke kelas utama.

BACA JUGA:  Fabio Di Giannantonio Jadi Rebutan 4 Tim MotoGP

Ambisi tersebut semakin kuat setelah ia tampil mengesankan bersama Ducati dalam dua putaran terakhir musim 2025 saat menggantikan Marc Marquez.

Namun, peluang Nicolo Bulega untuk naik ke MotoGP masih berada dalam posisi 50/50. Saat ini ia diketahui tengah melakukan negosiasi dengan beberapa tim demi mendapatkan kursi pada musim 2027.

Dua opsi besar seperti tim pabrikan Ducati dan Gresini disebut sudah tidak lagi masuk dalam daftar pilihannya, tetapi situasi di VR46 justru membuka peluang baru setelah Fabio Di Giannantonio dikabarkan bergabung ke KTM.

Dengan kondisi tersebut, satu kursi kosong di VR46 kini menjadi rebutan. Nicolo Bulega berpotensi bersaing dengan sesama pembalap Italia seperti Franco Morbidelli, Luca Marini, dan Celestino Vietti untuk mendapatkan tempat tersebut.

Valentino Rossi disebut menginginkan pasangan pembalap Italia untuk mendampingi Fermin Aldeguer, dan menegaskan bahwa pembalap dengan performa terbaik di antara kandidat tersebut akan mendapatkan kesempatan.

Di sisi lain, performa Nicolo Bulega di World Superbike musim 2026 juga menjadi sorotan besar. Ia tercatat tampil dominan dengan memenangkan seluruh 18 balapan yang telah digelar sejauh ini.

BACA JUGA:  Adaptasi Toprak Razgatlioglu di MotoGP Diprediksi Meledak pada 2027

Dengan catatan tersebut, ia hampir dipastikan akan meraih gelar juara dunia dan semakin memperkuat keyakinannya bahwa dirinya layak mendapatkan kesempatan di MotoGP.

Dalam sebuah wawancara dengan Motosan, ia mengungkapkan bahwa dirinya tidak akan merasa senang jika Ducati tidak memberikan kesempatan untuk tampil di kelas utama.

Ia juga menegaskan bahwa hubungan dengan Ducati selama ini berjalan sangat baik.

“Saya tentu memiliki hubungan yang sangat baik dengan Ducati: kami memenangkan banyak balapan dan hubungannya fantastis,” ujarnya.

“Mereka telah memberi saya kesempatan untuk menjadi pembalap yang sangat kuat di Superbike dan saya berterima kasih kepada mereka untuk itu, serta untuk peran sebagai pembalap uji coba.”

“Namun saya juga percaya saya pantas mendapatkan kesempatan di MotoGP. Jika saya tidak mendapatkannya, saya tentu tidak akan senang. Kita lihat saja apa yang akan terjadi di masa depan.”

Meski begitu, Nicolo Bulega juga menegaskan bahwa dirinya tetap menikmati perjalanan kariernya bersama Ducati, termasuk perannya sebagai pembalap penguji di ajang MotoGP.

Ia merasa sangat nyaman dengan situasi yang sedang dijalani di WSBK 2026.

“Bisa dibilang saya sedang berada di momen yang sangat baik. Saya merasa sangat nyaman dengan motor dan juga dengan tim. Kami telah menciptakan hubungan dan suasana yang sangat santai di garasi; kami semua senang bekerja sama.”

“Lalu, tentu saja, ketika ada hasil, semuanya menjadi lebih mudah. Semangat tim yang sejati terungkap di saat-saat sulit, tetapi untuk saat ini, hanya ada momen-momen baik, jadi kami menikmati momen ini.”

Dengan performa yang konsisten, posisi negosiasi yang masih terbuka, serta dukungan pengalaman di Ducati, masa depan Nicolo Bulega menuju MotoGP 2027 kini menjadi salah satu isu paling menarik dalam bursa pembalap internasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *