Cal Crutchlow Canda Minta MotoGP Italia Dipersingkat 10 Lap Usai Sprint Mugello

Avatar photo
Cal Crutchlow MotoGP
FOTO: MOTOGP.COM

GPNesia.com – Kembalinya Cal Crutchlow ke lintasan MotoGP pada Sprint MotoGP Italia di Sirkuit Mugello, Sabtu (30/5/2026), berlangsung penuh tantangan sekaligus diselimuti humor khas sang pembalap Inggris.

Ia bahkan melontarkan candaan akan meminta agar jarak balapan dipangkas menjadi 10 lap saja untuk mengurangi beban fisiknya.

Crutchlow didatangkan secara mendadak oleh LCR Honda untuk menggantikan Johann Zarco yang harus absen akibat cedera.

Tanpa banyak persiapan, ia langsung turun di salah satu trek paling menuntut secara fisik di kalender MotoGP, dan hasilnya pun sudah dapat diprediksi: finis di posisi paling akhir.

Meski demikian, Crutchlow tidak menunjukkan kekecewaan berlebihan.

Ia justru mengakui secara terbuka bahwa keterbatasan utama yang ia hadapi bukanlah pada motor, melainkan kondisi fisiknya sendiri yang belum kembali optimal untuk bersaing di level tertinggi.

“Merasa seperti ini sepenuhnya normal,” ujarnya seperti dikutip dari Crash.net.

Ia menambahkan bahwa dirinya tetap puas dengan jalannya balapan meski harus mengakhiri lomba di posisi buncit. “Jujur saja, saya sangat senang, dan tim juga sangat senang. Saya finis di posisi terakhir, yang memang sudah kami perkirakan. Tapi saya tetap konsisten.”

Dalam penjelasannya, ia menyoroti masalah utama yang menghambat performanya, yakni kurangnya kekuatan pada otot bahu dan lengan.

Kondisi tersebut membuatnya kesulitan mengendalikan motor RC213V, terutama saat melewati rangkaian tikungan cepat dan perubahan arah ekstrem di Mugello.

“Saya hanya perlu lebih banyak mengendarai motor. Kami datang ke sirkuit tersulit di dunia untuk mengubah arah, dan di situlah saya kehilangan banyak waktu,” katanya.

Dengan nada bercanda, ia kemudian melontarkan komentar yang mencuri perhatian. “Saya akan pergi ke ruang kontrol balapan dan meminta 10 lap besok. Bukan 23!” ucapnya sambil tertawa, merujuk pada beratnya durasi balapan Sprint yang ia jalani.

BACA JUGA:  Marc Marquez, Alex Marquez, dan Zarco Diragukan Tampil di MotoGP Italia 2026

Mantan pemenang tiga kali balapan MotoGP bersama Honda pada periode 2016 hingga 2018 itu juga menegaskan bahwa motor bukanlah sumber masalahnya.

Setelah beralih menjadi test rider Yamaha, ia tetap menjaga pandangan objektif terhadap performa Honda yang kini ia kendarai kembali.

Menurutnya, performa RC213V justru sudah sangat kompetitif.

“Honda adalah motor yang hebat. Mereka telah melakukan pekerjaan yang fantastis selama bertahun-tahun. Dan motor ini jauh lebih baik daripada saya. Tentu saja, saya tidak memacunya hingga batas maksimal, tetapi saya memacu hingga batas kemampuan fisik saya,” ungkapnya.

Ia juga menjelaskan bahwa berdasarkan data telemetri, selisih waktunya tidak terlalu ekstrem dalam beberapa sektor.

Namun, kehilangan waktu paling signifikan terjadi saat pengereman dan masuk tikungan chicane, di mana ia harus banyak mengurangi kecepatan.

“Berdasarkan data, saya tidak jauh berbeda, hanya saja saya terlalu banyak mengurangi kecepatan di tikungan chicane,” jelasnya. “Saya akan jauh, jauh lebih cepat jika saya bisa melewati tikungan-tikungan tajam. Sesederhana itu.”

Meski hasilnya jauh dari kompetitif, Crutchlow tetap menegaskan bahwa ia menikmati proses kembali ke paddock MotoGP. Ia menyebut pengalaman tersebut sebagai sesuatu yang membangkitkan kembali insting balapnya setelah terakhir kali turun pada 2023.

Pada awal balapan, ia sempat kehilangan jarak dari rombongan setelah mengalami masalah di lap pertama. Namun, momen itu justru memunculkan kembali semangat bertarung yang sempat lama tertidur.

“Saya berpikir, ‘Saya kembali! Saya bisa bertarung dengan mereka,’ dan lima tikungan kemudian saya tidak bisa melihat mereka lagi!” ujarnya sambil tersenyum.

Dalam pernyataannya, Cal Crutchlow juga menegaskan bahwa konsistensi adalah target utama yang berhasil ia capai. Meski tertinggal jauh, ia merasa performanya stabil sepanjang balapan, yang menjadi modal penting untuk adaptasi lebih lanjut jika kembali dipercaya turun di ajang serupa.

BACA JUGA:  Cal Crutchlow Tegaskan Tak Berniat Kembali Balapan Penuh Waktu di MotoGP

Ia bahkan mengakui bahwa dirinya lambat secara keseluruhan, namun hal tersebut wajar mengingat sudah tiga tahun ia tidak aktif membalap di level Grand Prix. “Saya lambat, tapi kita tahu alasannya. Saya sudah tidak balapan selama tiga tahun,” katanya.

Catatan waktunya di Sprint menunjukkan selisih 3,666 detik lebih lambat dibandingkan pemenang balapan, Raúl Fernández, serta 0,853 detik di belakang pembalap penguji Ducati, Michele Pirro. Data tersebut memperlihatkan jarak performa yang cukup signifikan, terutama di trek teknis seperti Mugello.

Meski demikian, kehadiran Cal Crutchlow kembali di grid MotoGP tetap menjadi sorotan, bukan hanya karena hasil balapan, tetapi juga karena sikap realistis dan humorisnya dalam menghadapi keterbatasan fisik di tengah persaingan level tertinggi dunia balap motor.

Minggu, 31 Mei 2026

Diogo Moreira Bersinar di Sprint Mugello MotoGP Italia 2026

Cal Crutchlow bercanda soal MotoGP Italia di Mugello, finis terakhir Sprint 2026 karena kondisi fisik dan adaptasi setelah lama absen.

Minggu, 31 Mei 2026

Cal Crutchlow Canda Minta MotoGP Italia Dipersingkat 10 Lap Usai Sprint Mugello

Cal Crutchlow bercanda soal MotoGP Italia di Mugello, finis terakhir Sprint 2026 karena kondisi fisik dan adaptasi setelah lama absen.

Minggu, 31 Mei 2026

Pedro Acosta Minta KTM Bertahan Usai Sprint Berat di Mugello

Cal Crutchlow bercanda soal MotoGP Italia di Mugello, finis terakhir Sprint 2026 karena kondisi fisik dan adaptasi setelah lama absen.

Minggu, 31 Mei 2026

Maverick Vinales Alami Tantangan Fisik di MotoGP Mugello 2026

Cal Crutchlow bercanda soal MotoGP Italia di Mugello, finis terakhir Sprint 2026 karena kondisi fisik dan adaptasi setelah lama absen.

Minggu, 31 Mei 2026

Francesco Bagnaia Tolak Wacana Perlebar Jarak Grid Start MotoGP

Cal Crutchlow bercanda soal MotoGP Italia di Mugello, finis terakhir Sprint 2026 karena kondisi fisik dan adaptasi setelah lama absen.

Minggu, 31 Mei 2026

Marco Bezzecchi Akui Kesalahan Kecil Gagalkan Peluang di Sprint Mugello

Cal Crutchlow bercanda soal MotoGP Italia di Mugello, finis terakhir Sprint 2026 karena kondisi fisik dan adaptasi setelah lama absen.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *