GPNesia.com – Pembalap Gresini Racing, Alex Marquez, menilai bahwa seri MotoGP Prancis 2026 yang akan digelar di Sirkuit Le Mans pada 8–10 Mei mendatang akan menjadi momen penting untuk menguji konsistensi performa motor Ducati.
Menurutnya, karakter lintasan di Prancis memiliki perbedaan yang cukup ekstrem dibandingkan seri sebelumnya sehingga akan menjadi tantangan teknis tersendiri bagi seluruh tim.
Balapan di Le Mans dipandang sebagai salah satu penentu apakah peningkatan performa Ducati benar-benar stabil di berbagai kondisi lintasan.
Hal ini menjadi sorotan setelah hasil positif yang baru saja diraih di seri MotoGP Spanyol, di mana Ducati sukses meraih kemenangan perdana pada balapan utama musim ini melalui penampilan Alex Marquez.
Kemenangan tersebut sekaligus menghentikan dominasi kemenangan beruntun yang sebelumnya dicatatkan oleh Aprilia sepanjang awal musim.
Hasil itu juga menjadi momentum penting bagi Gresini Racing dalam membaca arah pengembangan motor mereka ke depan.
Usai balapan di Spanyol, tim Gresini Racing langsung melakukan langkah cepat dengan menjalani sesi uji coba sejumlah komponen baru pada tes resmi di Jerez.
Pengujian tersebut dilakukan sehari setelah balapan berakhir, sebagai bagian dari evaluasi teknis menyeluruh untuk meningkatkan daya saing motor Ducati di sisa musim.
Dalam keterangannya, Alex Marquez menyampaikan bahwa dirinya tidak mengetahui secara detail pekerjaan teknis yang dilakukan oleh tim utama Ducati.
Namun ia menegaskan keyakinannya bahwa seluruh tim bekerja dengan sangat baik dan memiliki pemahaman yang kuat terhadap data serta pengembangan yang telah dilakukan sejauh ini.
Ia juga menekankan bahwa masih ada beberapa aspek teknis yang perlu diperbaiki agar performa motor tetap kompetitif di level tertinggi. Menurutnya, evaluasi berkelanjutan menjadi kunci untuk mempertahankan tren positif yang telah diraih.
Selain itu, Alex Marquez menyoroti pentingnya menjaga momentum yang telah dibangun dalam beberapa seri terakhir.
Ia menyebut bahwa perbedaan karakter antara Sirkuit Jerez dan Le Mans akan menjadi variabel penting untuk mengukur sejauh mana konsistensi performa motor Ducati dapat dipertahankan.
Ia menilai bahwa dua hingga tiga seri ke depan akan menjadi periode krusial untuk menguji stabilitas performa tim.
Le Mans, dengan konfigurasi lintasan yang berbeda jauh dari sirkuit-sirkuit sebelumnya, dianggap sebagai tantangan yang ideal untuk mengukur perkembangan teknis motor.
Persaingan di MotoGP Prancis 2026 diperkirakan akan berlangsung sangat ketat. Setiap pabrikan disebut tengah melakukan pengembangan teknis secara intensif demi mendapatkan keunggulan kompetitif di lintasan.
Ducati sendiri kini dikabarkan fokus mengumpulkan serta menganalisis data dari seluruh tim, baik tim pabrikan maupun tim satelit, termasuk Gresini Racing.
Strategi ini dilakukan untuk memastikan bahwa setiap pembaruan teknis dapat memberikan hasil optimal saat menghadapi balapan di Le Mans.
Dengan kondisi persaingan yang semakin rapat, MotoGP Prancis dipandang sebagai salah satu seri yang dapat memberikan gambaran jelas mengenai peta kekuatan baru musim 2026.
Di tengah situasi tersebut, performa Alex Marquez akan kembali menjadi sorotan, terutama dalam upaya menjaga konsistensi Ducati di level tertinggi kejuaraan dunia.
