Example floating
Example floating

Paolo Simoncelli Soroti Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026

Avatar photo
Paolo Simoncelli Ungkap Kekecewaan atas Hasil Minor Tim SIC58 Squadra Corse
FOTO: MOTOGP.COM

GPNesia.comPaolo Simoncelli angkat bicara terkait sanksi diskualifikasi yang dijatuhkan kepada pembalap Leopard Racing, Adrian Fernandez.

Menurutnya, hukuman tersebut menimbulkan sentimen negatif meskipun ia tidak ingin menyalahkan pihak mana pun atas kasus yang terjadi.

Fernandez menerima hukuman berat setelah seluruh hasil balapannya dari enam seri pertama musim Moto3 2026 didiskualifikasi menjelang berlangsungnya akhir pekan GP Hungaria.

Pembalap asal Spanyol itu dijatuhi sanksi setelah ditemukan adanya pelanggaran teknis serius yang berkaitan dengan mesin motornya.

Keputusan tersebut menjadi pukulan besar bagi Fernandez. Pasalnya, ia sebelumnya telah mengoleksi dua podium penting dengan finis di posisi kedua pada GP Spanyol dan GP Prancis.

Hasil-hasil itu kini tidak lagi tercatat setelah keputusan diskualifikasi diberlakukan.

Dampak dari hukuman tersebut turut memengaruhi perubahan hasil klasemen dan catatan balapan sejumlah pembalap lainnya.

Salah satu yang diuntungkan adalah pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama. Pada GP Prancis, Veda yang awalnya finis di posisi keempat berhak naik satu peringkat menjadi posisi ketiga setelah hasil Fernandez dianulir.

Perubahan tersebut juga membuat Veda mencatatkan prestasi tambahan sebagai pembalap rookie pertama yang berhasil meraih dua podium sepanjang musim sejauh ini.

Catatan itu menjadi pencapaian penting bagi pembalap muda Indonesia di kompetisi Moto3 2026.

Meski demikian, kasus yang menimpa Fernandez meninggalkan kesan kurang baik di mata Paolo Simoncelli.

Ayah dari mendiang Marco Simoncelli itu menilai peristiwa tersebut menghadirkan nuansa negatif bagi dunia balap, terlepas dari konsekuensi olahraga yang harus diterima.

“Akhir pekan itu terasa semakin tak masuk akal setelah munculnya berita mengejutkan yang melibatkan Tim Leopard Racing,” kata Paolo Simoncelli.

“(Mereka) terjerat skandal teknis yang mengakibatkan Adrian Fernandez didiskualifikasi dari enam balapan pertama musim 2026.”

BACA JUGA:  Leopard Racing di Mugello: Fernández Nyaris Podium, Pini Bertahan di Tengah Grup Padat

“Pemeriksaan teknis menemukan bukti adanya manipulasi pada segel mesin, dan pembalap asal Spanyol tersebut, yang semula berada di peringkat ketiga klasemen kejuaraan, turun ke posisi ke-20.”

“Kami tidak ingin menghakimi siapa pun, tetapi di luar implikasi olahraga, kasus seperti ini pasti akan meninggalkan kesan buruk,” ujarnya.

Selain menyoroti kasus tersebut, Paolo Simoncelli juga memberikan apresiasi terhadap performa pembalap SIC58 Squadra Corse, Casey O’Gorman, pada Moto3 GP Hungaria 2026.

O’Gorman berhasil mengakhiri balapan di posisi kesembilan dan membawa pulang tujuh poin dari seri tersebut.

“Di lintasan bersama Casey, kami melakukan tugas kami,” kata Paolo.

Ia menjelaskan bahwa kondisi lintasan di Hungaria cukup menantang bagi para pembalap.

Menurutnya, terdapat beberapa sektor yang menggunakan aspal baru dengan tingkat grip yang rendah sehingga menyulitkan pembalap saat melakukan manuver menyalip.

“Itu adalah lintasan yang rumit, dengan bagian-bagian di mana aspal baru sangat licin, hampir seperti sabun, membuat aksi menyalip sangat berisiko.”

“Banyak pembalap kesulitan karena hal itu. Terlepas dari kesulitan tersebut, Casey terus berjuang.”

Paolo menambahkan bahwa O’Gorman sempat bertarung untuk memperebutkan posisi ke-12 sebelum situasi balapan berubah akibat insiden yang terjadi di kelompok depan.

“Berjuang untuk posisi ke-12 ketika, menjelang akhir balapan, kecelakaan di kelompok terdepan, termasuk yang melibatkan Munoz, mengacaukan keadaan.”

“Pada akhirnya dia berhasil mencetak 7 poin. Ini mungkin bukan hasil yang spektakuler, tetapi dalam kondisi seperti itu, Anda harus menerima apa pun yang bisa Anda dapatkan,” tutur Paolo Simoncelli.

Kasus diskualifikasi Adrian Fernandez menjadi salah satu sorotan terbesar menjelang dan sesudah GP Hungaria 2026.

Selain mengubah hasil balapan serta klasemen, keputusan tersebut juga memunculkan berbagai respons dari kalangan paddock, termasuk dari Paolo Simoncelli yang menilai bahwa insiden semacam itu meninggalkan citra kurang positif bagi dunia balap motor.

BACA JUGA:  GP Catalunya 2026 Buka Peluang Veda Ega Pratama Rebut Podium Moto3
Minggu, 14 Juni 2026

George Russell Pole Barcelona, Akhir Nasib Buruk?

Paolo Simoncelli menyoroti diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026 yang berdampak ke Veda Ega Pratama dan respons positif pada Casey O’Gorman.

Minggu, 14 Juni 2026

Paolo Simoncelli Soroti Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026

Paolo Simoncelli menyoroti diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026 yang berdampak ke Veda Ega Pratama dan respons positif pada Casey O’Gorman.

Minggu, 14 Juni 2026

Toto Wolff Pasang Aturan Ketat untuk Duo Mercedes di Barcelona

Paolo Simoncelli menyoroti diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026 yang berdampak ke Veda Ega Pratama dan respons positif pada Casey O’Gorman.

Minggu, 14 Juni 2026

Hiroki Ono Juarai Race 2 ARRC AP250 Motegi 2026 di Jepang

Paolo Simoncelli menyoroti diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026 yang berdampak ke Veda Ega Pratama dan respons positif pada Casey O’Gorman.

Minggu, 14 Juni 2026

Hikari Okubo Menangi Race 2 ARRC SS600 Motegi 2026

Paolo Simoncelli menyoroti diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026 yang berdampak ke Veda Ega Pratama dan respons positif pada Casey O’Gorman.

Minggu, 14 Juni 2026

Hafizh Syahrin Juara Race 2 ARRC ASB1000 Motegi 2026 di Jepang

Paolo Simoncelli menyoroti diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026 yang berdampak ke Veda Ega Pratama dan respons positif pada Casey O’Gorman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *