GPNesia.com – Harapan tim Moto3 Leopard Racing untuk membatalkan sanksi diskualifikasi terhadap pembalap mereka, Adrian Fernandez, resmi kandas setelah upaya banding yang diajukan ditolak oleh FIM Appeal Steward.
Dengan keputusan tersebut, hukuman larangan tampil selama enam Grand Prix tetap diberlakukan tanpa perubahan.
Sanksi ini sebelumnya dijatuhkan oleh FIM MotoGP Steward Panel setelah ditemukan adanya pelanggaran teknis pada sektor mesin yang digunakan Fernandez pada awal musim Moto3 2026.
Temuan tersebut menjadi dasar penjatuhan hukuman berat yang diumumkan pada Jumat (5/6), yang langsung mengguncang persaingan di kelas ringan Grand Prix tersebut.
Dalam putusan awal, Fernandez dinyatakan didiskualifikasi dari enam seri pembuka musim yang terbagi dalam dua kategori pelanggaran terpisah.
Kasus pertama mencakup hasil pada GP Thailand, GP Brasil, GP Amerika Serikat, dan GP Spanyol.
Sementara itu, kasus kedua berkaitan dengan GP Prancis dan GP Catalunya, yang semuanya berujung pada penghapusan hasil balapan pembalap bernomor #31 tersebut.
Tidak menerima keputusan itu, Leopard Racing kemudian menempuh jalur banding resmi sesuai regulasi yang berlaku di bawah naungan FIM.
Proses banding tersebut sempat dibuka dan ditinjau oleh FIM Appeal Steward untuk dilakukan evaluasi ulang terhadap seluruh bukti dan pertimbangan yang ada.
Namun setelah melalui proses pemeriksaan menyeluruh, otoritas banding tetap menguatkan keputusan awal dari FIM MotoGP Steward Panel.
Dalam dokumen hasil banding disebutkan secara tegas bahwa permohonan yang diajukan ditolak, sehingga seluruh sanksi terhadap Fernandez tidak mengalami perubahan sedikit pun.
Meski mengalami kegagalan pada tahap pertama banding, Leopard Racing masih memiliki opsi hukum lanjutan.
Tim asal Spanyol tersebut dapat membawa kasus ini ke Court of Appeal International (CAI) atau Mahkamah Banding Internasional FIM.
Proses tersebut nantinya dapat diajukan melalui pengadilan yang berwenang di Kanton Vaud, Swiss, sesuai mekanisme hukum olahraga yang berlaku di bawah FIM.
Jika langkah hukum lanjutan itu ditempuh, maka sengketa terkait diskualifikasi Fernandez diperkirakan masih akan berlanjut dalam beberapa waktu ke depan, membuka kemungkinan adanya proses panjang di ranah peradilan olahraga internasional.
Dampak dari sanksi ini tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga sangat berpengaruh terhadap persaingan di klasemen Moto3 2026.
Diskualifikasi enam seri membuat Fernandez kehilangan seluruh poin yang ia kumpulkan pada balapan yang terdampak, sehingga posisinya langsung merosot tajam dari barisan terdepan klasemen.
Padahal sebelum keputusan tersebut dijatuhkan, Fernandez sempat menunjukkan performa kompetitif dan berada dalam jalur persaingan gelar juara dunia Moto3 musim ini.
Namun dengan hukuman yang kini masih berlaku, peluangnya untuk bersaing di papan atas klasemen menjadi jauh lebih berat.
Situasi ini sekaligus menjadi pukulan penting bagi Leopard Racing, yang kini harus menata ulang strategi mereka untuk menghadapi sisa musim tanpa kontribusi penuh dari salah satu pembalap andalannya tersebut.












