GPNesia.com – Pembalap muda Indonesia Veda Ega Pratama kembali menjadi sorotan setelah memperlihatkan aksi menarik saat menjalani persiapan menuju seri Moto3 Spanyol 2026 yang akan digelar pekan depan.
Rider yang memperkuat Honda Team Asia itu memanfaatkan jeda hampir satu bulan untuk mematangkan kondisi fisik dan teknik balapnya sebelum kembali turun di lintasan.
Selama masa persiapan tersebut, Veda tidak hanya berlatih di satu jenis trek. Ia terlebih dahulu menjalani sesi latihan di sirkuit motocross untuk meningkatkan kontrol motor di medan tidak rata.
Setelah itu, ia melanjutkan program latihan di lintasan aspal bersama rekan setimnya, Mario Aji, di dua sirkuit Spanyol, yakni Sirkuit Aspar dan Alcarras.
Latihan intens tersebut juga menjadi ajang adaptasi penting menjelang seri keempat Moto3 musim ini.
Dalam sebuah video yang diunggah melalui akun media sosial resmi Honda Team Asia, terlihat Veda Ega Pratama mengendarai motor berwarna hitam dengan penuh percaya diri.
Momen menarik terjadi saat ia memasuki area garasi dan melakukan aksi stoppie yang cukup bersih dan terkontrol.
Aksi stoppie sendiri merupakan teknik freestyle di mana roda depan motor menjadi tumpuan utama sementara roda belakang terangkat ke udara.
Manuver ini membutuhkan keterampilan tinggi, terutama dalam mengatur pengereman depan yang presisi, keseimbangan tubuh, serta distribusi beban yang tepat agar motor tetap stabil.
Trik seperti ini bukan hal umum di arena balap resmi, namun beberapa pembalap dunia kerap menunjukkan kemampuan serupa dalam sesi non-kompetitif.
Salah satu nama yang dikenal sering melakukan aksi freestyle stoppie adalah Toprak Razgatlioglu, yang kini juga berkompetisi di level tertinggi MotoGP.
Menjelang balapan Moto3 Spanyol 2026, Veda Ega Pratama dipastikan kembali bersaing menghadapi para rival kuatnya.
Ia sebelumnya tampil cukup konsisten di Moto3 Thailand dan Brasil, meskipun sempat mengalami insiden jatuh di seri Amerika Serikat.
Kini, ia bersiap kembali menantang para pembalap seperti David Almansa, Brian Uriarte, Guido Pini, Alvaro Carpe, hingga pemuncak klasemen sementara, Maximo Quiles.
Pembalap jebolan Astra Honda Racing Team itu saat ini menempati posisi ketujuh klasemen sementara Moto3 2026 dengan koleksi 27 poin.
Catatan tersebut menjadi pencapaian bersejarah bagi pembalap Indonesia di ajang grand prix, sekaligus menunjukkan perkembangan positif di musim debutnya yang penuh tantangan.
Masih terdapat 19 seri balapan yang harus dilalui sepanjang musim ini. Dengan konsistensi performa dan pengalaman yang terus bertambah, peluang penambahan poin terbuka lebar bagi Veda Ega Pratama dalam persaingan ketat kelas Moto3.
Dengan persiapan yang terus dimatangkan, Honda Team Asia berharap performa pembalap muda ini semakin stabil di setiap seri.
Jika tren positif berlanjut, bukan tidak mungkin ia akan kembali mencatat hasil yang lebih baik di seri-seri berikutnya dan memperkuat posisinya di klasemen musim 2026.
Baca berita terbaru hari ini seputar MotoGP, Moto2, Moto3, F1 dan Otomotif di GPNesia.com melalui Google News + Facebook
